CERITANYA BELUM BERAKHIR


Tak jarang kita menghakimi atau memutuskan bahwa suatu film atau pertandingan itu akan berakhir dengan tidak menyenangkan. Misalnya saja ketika kita melihat suatu pertandingan basket, group koala bertanding dengan group kanguru. Pada awal pertandingan, group koala begitu terlihat bersemangat dan dapat mencapai angka (2-0 misalnya). Padahal group koala bermain curang, namun tidak ada yang dapat membuktikan kecurangannya itu. Kemudian dengan melihat kejadian tersebut, apakah penonton boleh memutuskan bahwa group kanguru akan kalah? Belum tentu. Pada detik-detik terakhir, group kanguru bisa saja mencetak angka.

Employee of the month         Seperti pada salah satu contoh film yang baru-baru ini diputar di bioskop-bioskop, Employee Of The Month. Dari awal hingga mendekati akhir cerita, diceritakan bahwa demikianlah persaingan yang ada di dalam dunia kerja. Yang kelihatannya ‘bukan orang baik-baik’, justru dialah yang mampu berprestasi, entah dengan cara yang licik atau dengan cara yang baik (tidak ada yang mengetahuinya) seseorang itu mencapainya.

         Sekuat-kuatnya seorang yang ‘benar’ berusaha, begitu sulitnya mengalahkan seorang yang ‘tidak baik’. Entah bagaimana atau entah apa yang telah diperbuatnya, benar-benar sangat sulit untuk dikalahkan. Padahal jelas-jelas, si ‘orang benar’ melihat bahwa si ‘tidak baik’ ini begitu liciknya atau hanya cari muka saja, tetapi atasan dan kawan-kawan, serta customers pun sangat ‘mencintai’nya.

         Jika melihat di awal hingga mendekati akhir cerita, akan berkesan bahwa dunia kerja memanglah seperti demikian, yang bisa mencari muka, yang selalu menang, akan selama-lamanya menang. Bagaimana pun seseorang yang sudah menang akan sulit untuk dikalahkan.

         Baiklah, sedikit cerita tentang Employee of The Month agar ada gambaran bagi pembaca:

Employee of the month2         Di suatu supermarket ada seorang pria yang selalu memperoleh bintang setiap bulannya karena ia telah berhasil menjadi seorang teller yang tercepat didalam melayani customers, mampu membersihkan setiap makanan yang tumpah, tidak pernah datang terlambat, dan selalu melayani dengan baik setiap customers yang datang (membawakan barang sampai ke mobil).

         Kemudian suatu hari ada seorang perempuan cantik yang berasal dari cabang lain yang dipindahtugaskan. Dan karena perempuan ini, maka ada seorang pria lagi yang bernama Zack, berusaha untuk mendapatkan hatinya dengan cara harus memperoleh bintang itu pada suatu akhir bulan, yang mana pada bulan tersebut, diberikan hadiah mobil juga bagi pemenang atau pemegang bintang.

         Dan dimulailah suatu persaingan didalam 1 (satu) bulan tersebut. Zack berusaha untuk bangun lebih awal agar tidak pernah datang terlambat, bekerja dengan cepat, dan berusaha lebih giat bekerja serta memiliki berbagai inisiatif untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan, agar memperoleh penilaian yang baik. Pada awalnya, sulit sekali memperoleh nilai yang baik karena atasan selalu melihat bahwa Zack masih kurang. Sampai pada pertengahan bulan, Zack mulai mencapai nilai yang terbaik.

         Teman-teman dekatnya sempat tidak menyukainya karena Zack mulai terlihat menjadi seperti lawannya (yang selalu memperoleh bintang) dan Zack hampir saja membatalkan niatnya untuk memenangkan bintang pada bulan tersebut. Tetapi di hari yang sangat menentukan, akhirnya teman-teman Zack pun mendukungnya dan Zack berhasil melalui hari terakhir di bulan tersebut.

         Sayangnya, penilaian terakhirnya memutuskan bahwa Zack tidak memenangkan bintang dan mobil di bulan tersebut. Tetapi sebelum cerita berakhir, seorang security yang selalu mengawasi rekaman di televisi yang merekam semua kegiatan yang ada di supermarket tersebut, melihat bahwa ada kecurangan yang dilakukan oleh lawan Zack. Dan pada akhirnya Zack lah menjadi pemenangnya.

         Perlu diketahui bahwa Tuhan kita adalah Tuhan yang maha adil. Sekali pun itu hanyalah sebuah cerita, tetapi di akhir cerita justru seharusnya hal itu dapat mengingatkan kembali kepada kita bahwa Tuhan itu maha adil. Dia mampu melihat usaha kita, jika kita mengusahakan sesuatu dengan baik dan jujur serta tulus dari hati kita, maka kemenangan itu akan diberikan kepada kita.

         Tidak hanya dalam sebuah cerita, yang mungkin bisa dibuat-buat oleh sutradara, tetapi dalam kehidupan sehari-hari pun tak jarang pada detik-detik terakhir Tuhan membuat mujizat untuk kita, memberikan kemenangan untuk kerja keras kita. Apalagi jika kita melakukannya dengan jujur, tanpa kecurangan, maka Tuhan tidak akan pernah tutup mata untuk memberikan kemenangan untuk kita.

         1 (satu) pelajaran yaitu jangan pernah menghakimi Tuhan sebelum pekerjaannya berakhir atau dapat dilihat akhirnya. Jangan pernah menghakimi atau menyimpulkan sesuatu cerita, jika cerita itu belum berakhir.

Tuhan memberkati.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s