Have a dream


“Jika Anda tidak berpikir bahwa Anda bisa sukses, maka hal itu tidak akan pernah terjadi. Jika Anda tidak berpikir bahwa Tuhan sanggup mengubah situasi di sekelilingmu, maka kemungkinan Ia juga tidak akan melakukannya. Manakala Anda menyatukan pikiranmu dengan pikiran Tuhan dan Anda mulai merenungkan janji-jani FirmanNya, dan senantiasa merenungkan kemenanganNya, kemurahannya, kuasa dan kekuatanNya, maka tidak ada satu pun yang mampu menarik anda kembali. Ketika Anda berpikir positif, pikiran yang cemerlang, maka Anda akan mengalami lompatan yang tinggi, naik daun, dipromosikan dan diberkati Tuhan secara ajaib

Markus 11: 24 berbunyi: Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu”

Joel Osteen         Demikianlah ungkapan dari Joel Osteen dari renungannya pada tgl 07 March yang berjudul Mencapai Potensi Hidup Yang Maksimal.

 

 

         Ada sebuah kisah seorang anak bernama Lois yang tidak pernah berani bermimpi didalam hidupnya, karena ayahnya yang selalu hanya memberi ‘angin surga’ bagi dirinya, jadi ayahnya sering sekali hanya berjanji padanya untuk memberikan ini itu jika ayahnya memiliki uang, tetapi dilihatnya ketika ayahnya benar-benar memiliki uang lebih, ayahnya tidak memberikan apa yang dijanjikannya dengan berbagai-bagai alasan. Dan hal itu seringkali terjadi selama hidupnya bersama ayahnya. Sehingga yang ada didalam dirinya hanyalah kekecewaan.

 

         Tidak hanya cukup sampai di situ, entah mengapa…mungkin karena rasa percaya diri Lois yang kurang, mempengaruhi kepercayaannya kepada Tuhan juga, sehingga Lois pun seringkali dikecewakan oleh lingkungannya, ada banyak hal dan seringkali Lois tidak pernah memperoleh apa yang diinginkannya, sehingga Lois tidak berani untuk bermimpi atau menginginkan sesuatu, kecuali jika Lois benar-benar mempunyai uang dan mampu membeli sesuatu, maka Lois akan langsung membelinya.

         Sampai suatu hari Lois ke gereja dan seorang pendeta menyampaikan firman bahwa jika seseorang itu berani bermimpi dan mendoakannya, serta berjalan meraih mimpi itu, maka tiada yang mustahil bagi Tuhan untuk menjawab mimpinya itu bahkan mungkin saja lebih baik dari apa yang diharapkannya.

         Lois seperti tergugah oleh kotbah sang pendeta dan selama beberapa hari Lois hampir-hampir tidak dapat melupakan apa yang dikatakan oleh pendeta itu, sehingga akhirnya Lois menyerah dan berlutut berdoa kepada Tuhan “Tuhan, saya harus bermimpi apa? Saya harus memiliki cita-cita apa? Visi apa yang ingin Engkau berikan kepadaku? Saya mau bermimpi, saya mau miliki visi yang dariMu itu. Amin”

         Beberapa hari kemudian Lois melihat seorang anak yang menangis menginginkan sebuah mainan tetapi oleh karena ibunya tidak mempunyai uang cukup, maka ibunya tidak dapat membelikannya mainan yang diinginkannya itu. Lois jatuh hati dan bisa merasakan kesedihan anak tersebut, kebetulan Lois juga memiliki uang lebih, maka akhirnya Lois membelikan mainan tersebut.

         Dari situ, Lois menjadi tergerak hatinya untuk membuka toko mainan anak-anak, yang isinya tidak hanya sekedar menjual mainan anak-anak, tetapi juga disediakan ruang bermain dan berbagai fasilitas yang memungkinkan anak-anak di dunia ini untuk bisa bermimpi, mengembangkan kreatifitas, dan mengembangkan ide apalagi yang bisa mereka wujudkan untuk dunia di masa yang akan datang.

         Tetapi Lois tidak punya cukup uang untuk mewujudkan idenya membuka toko mainan tersebut. Lois ingat akan kotbah pendetanya lagi dan Lois juga ingat bahwa ia sudah berdoa dan mungkin saja ini adalah jawaban doanya.

         Maka Lois pun menabung dan terus menerus mendoakan visi, mimpi, atau cita-citanya itu setiap hari. Lois memiliki mimpi atau visi yang sangat baik, Lois tidak ingin anak-anak di dunia ini menjadi seperti Lois yang tidak memiliki mimpi, tidak memiliki kreatifitas, ide atau apa pun untuk dunia ini. Lois selama ini hanya berjalan apa adanya yang ada didepannya, bahkan Lois juga pernah tidak punya ide ingin sekolah di jurusan apa dan bekerja di bidang apa. Lois ingin anak-anak di muka bumi ini mengembangkan bakatnya, ide-idenya untuk kemuliaan Tuhan.

         Kurang lebih selama setahun kemudian, Lois tiba-tiba mendapat tawaran dari seseorang yang sangat baik, bukan teman yang dekat dengannya, dan juga bukan orang yang benar-benar dikenalnya, tetapi seseorang ini tiba-tiba menawarkan kepada Lois untuk mengelola sebuah toko. Seseorang ini hanya mempunya uang tetapi tidak tahu harus mengelola toko apa.

         Segera saja Lois mengatakan idenya itu dan tanpa berpikir panjang, sang pemilik modal ini menyetujui usul Lois. Dan Lois pun bergerak dengan cepat mewujudkan visi dan mimpinya itu.

         Singkat cerita, toko tersebut berhasil dan ramai dikunjungi oleh anak-anak dari seluruh penjuru muka bumi ini, dan begitu banyak orang tua yang mengatakan dan memberikan masukan bahwa toko ini sungguh bermanfaat bagi anak-anaknya didalam mengembangkan ide dan kreatifitas serta membuat anak-anaknya menjadi berani untuk bermimpi.

         Mendengar hal itu, sang pemilik modal akhirnya 100% mempercayakan toko itu kepada Lois, dan ketika dihitungnya modalnya telah kembali, maka sepenuhnya toko itu diberikan kepada Lois, sehingga Lois benar-benar menjadi pemilik toko tersebut.

         Setelah Lois benar-benar dapat mewujudkan mimpinya itu, Lois tidak lupa untuk mendoakan dan membentuk tim doa, yaitu dari para pegawainya untuk mendoakan anak-anak itu, agar mimpi-mimpi mereka semuanya terwujud untuk kemuliaan uhan dan biarlah visi yang dari Tuhan itu diberikan kepada anak-anak itu.

         Tidak selalu mimpi akan terwujud oleh karena modal kita sendiri. Sekali pun Lois sudah menabung, tetapi hasil tabungannya itu mungkin akan berhasil mewujudkan mimpinya bertahun-tahun lagi lamanya. Semuanya adalah atas waktuNya Tuhan sendiri. Jika Tuhan menginginkan kita mewujudkan mimpi kita dari uang kita sendiri, maka jangan kuatir, kita pasti akan diberikan kemampuan untuk menabung dan selalu memiliki uang lebih untuk ditabung. Tetapi jika Ia ingin memberikan secara cuma-cuma, maka seperti pada cerita tersebut diatas, Tuhan akan mengirimkan orang-orang yang memiliki hati untuk memberi.

         Tiada yang mutahil bagi Tuhan. Jika kita berani untuk bermimpi, mendoakannya, dan Tuhan berkenan atas mimpi kita itu, maka pada waktu yang tepat, Tuhan akan mewujudkan semuanya itu. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s