Knowing


Knowing's filmSebuah film di bioskop, yang dibintangi oleh Nicolas Cage sebagai John Koestler. Yang mana didalam film itu diceritakan bahwa ada seorang anak kecil, yang bernama Lucinda Embry, yaitu seorang anak perempuan yang mempunyai ‘indera ke-6’, yang bisa ‘mendengar suara-suara’ mengenai angka-angka.

            Diawali dengan adanya suatu ide untuk memasukkan gambar, hasil kreasi dari masing-masing murid di suatu sekolah, kedalam suatu tabung (kapsul). Yang mana tabung (kapsul) tersebut akan dibuka kembali pada 50 tahun kemudian dan hasil dari gambar-gambar tersebut, kemudian dibagikan kembali ke murid-murid yang ada pada 50 tahun ke depan di sekolah itu.

Knowing's film3

            Dari salah satu gambar yang dimasukkan, ada yang merupakan ‘gambar’ karya dari Lucinda. Lebih tepatnya gambar yang dilukiskan oleh Lucinda adalah berupa angka-angka. Seluruh kertas penuh bertuliskan angka-angka saja.

            Singkat cerita, kertas yang bertuliskan angka-angka tersebut, ditemukan oleh Caleb Koestler anak dari John Koestler dalam cerita tersebut. Dan setelah diselidiki oleh John Koestler, ternyata angka-angka tersebut mempunyai makna.

Knowing's film2

            Jadi angka-angka tersebut menunjukkan waktu/tanggal, tempat kejadian yang dituliskan dalam bentuk lintang dan bujur, serta jumlah korban yang diakibatkan oleh kejadian tersebut.

            Sampai pada puncaknya, film Knowing ini mengisahkan tentang suatu kejadian, yang biasa disebut sebagai ‘akhir jaman’ atau ‘kiamat’, dimana suatu kejadian yang akan terjadi yang mengakibatkan bukan hanya beberapa orang saja yang menjadi korban namun seluruh penduduk bumi yang menjadi korban.

            Setelah saya mengerti akhir cerita tersebut, saya berpikir: apakah mungkin orang yang tidak benar-benar mengerti tentang akhir jaman, bisa mengerti jalan cerita film tersebut?

            Karena menurut saya, film tersebut dibuat benar-benar tidak menyerupai film rohani. Jadi yang menurut saya adalah ‘malaikat’, didalam film tersebut digambarkan sebagai seorang pria yang ‘menyeramkan’. Ditambah lagi latar belakang musik yang benar-benar membuat dag dig dug dan bertanya-tanya “penjahat siapakah dia?”.

            Ternyata beberapa hari setelah saya melihat film tersebut, teman-teman saya yang bisa dikatakan non-kristen dan hampir dapat dikatakan tidak pernah ke gereja, bisa mengerti jalan cerita film tersebut dan menyukainya. Bahkan mereka sempat berkata bahwa mereka ‘merindukan’ gerejanya.

            Wow…

            Saya senang sekali mendengar apa yang dikatakan oleh teman saya tersebut.

            Di akhir cerita…sebelum kejadian yang terakhir yang dituliskan atau diramalkan oleh Lucinda terjadi, anak-anak kecil yang memiliki kemampuan untuk mendengarkan “suara” tersebut diajak atau dijemput oleh ‘malaikat-malaikat’ itu ke “bumi yang baru”. Dan pada waktu itu, Caleb Koestler hendak mengajak John Koestler ayahnya juga untuk bersama-sama pergi ke “bumi yang baru”, namun keinginannya dicegah oleh (yang saya sebut) malaikat, dikatakan bahwa “hanya yang terpilih/terpanggil yang boleh ikut bersama mereka”.

            Wow…hal itu jelas sekali dikatakan oleh bible bahwa memang hanya mereka yang terpilih atau terpanggil yang bisa ada bersama-sama Bapa di surga.

            Bedanya kalau di film Knowing ini, diceritakan bahwa ‘sepertinya’ masih ada kesempatan sebelum kejadian ‘akhir jaman’ itu terjadi, untuk orang-orang seperti John Koestler untuk memperbaiki dirinya atau yang biasa kita sebut dengan ‘bertobat’.

            Sedangkan realitanya nanti, jika Tuhan sudah benar-benar datang kembali ke dunia, sudah tidak ada kesempatan lagi untuk umat manusia bertobat atau memperbaiki kesalahan-kesalahannya.

            Jika memang masih ingin diberi kesempatan, ya sekarang inilah waktunya untuk kita benar-benar berjalan didalam jalanNYA.

            Jadi sebenarnya melalui film Knowing ini, kita semua (baik kristen mau pun non-kristen) diajak kembali untuk mengingat bahwa suatu saat nanti Tuhan Yesus pasti datang kembali ke dunia ini. Dan selama masih ada kesempatan, yang tidak ada seorang pun yang mengetahuinya sampai kapan kesempatan itu diberikan, maka marilah kita benar-benar mengejar apa yang dikehendakiNYA (berpegang pada perintahNYA yang banyak sekali telah tertulis didalam Firman Tuhan).

            Kejar apa itu kasih…dan lakukanlah…! Kejar apa itu keadilan…dan berlakulah adil! Kejar apa itu kebenaran…dan berlakulah benar! Kejar apa itu yang namanya kekudusan…dan berlakulah kudus! Kejar semua yang diperintahkanNYA, mengerti lebih dalam lagi isi FirmanNYA dan yang yang terpenting adalah melakukanNYA! Sebelum semuanya terlambat!

            Ingatlah bahwa hanya yang terpilih yang bisa masuk dalam kerajaan surga!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s