Jangan Banyak Membuat Alasan!


Sembilan puluh sembilan persen kegagalan dihadapi oleh orang yang memiliki kebiasaan membuat banyak alasan

(George Washington Carver)

Anda Pasti Bisa oleh John Mason

            Wow…

            Satu kalimat tersebut saja, saya rasa sudah berbicara banyak dan sepertinya sudah jelas bagi para pembaca.

            Seseorang, sebut saja namanya Lemon. Setiap kali istrinya memberikan saran atau masukan mengenai bisnisnya atau apa pun juga, selalu dibantahnya dengan berbagai macam alasan. Hingga suatu kali, istrinya lelah dan tidak berani berkomentar apa pun, dibiarkan suaminya ingin melakukan apa pun juga. Dan hasilnya? Tidak satu pun usahanya yang berhasil, kerugian itu lah yang selalu ditelannya.

            Bandingkan dari cerita seseorang yang lain, bernama Bintang, yang selalu mempertimbangkan dan merenungkan apa yang menjadi saran atau masukan dari istrinya terhadap segala sesuatu. Sekali pun Bintang tidak selalu mengikuti apa yang menjadi saran atau masukan dari istrinya, tetapi tidak adanya satu alasan pun yang keluar dari bibir lidahnya untuk mengelak atau mempertahankan harga dirinya, yang ada hanyalah menyaring semua saran dan masukan, akhirnya membuat Bintang mejadi seorang yang sukses.

            Tidak semua saran atau masukan itu buruk. Jika baik, lakukanlah itu! Tetapi sebaliknya jika kita tidak mampu melakukannya, silakan lupakan itu! Semua keputusan tidaklah merugikan si pemberi saran.

            Kegagalan terhadap diri sendiri, bukanlah sesuatu hal yang bisa membuat kita mempunyai alasan untuk menyalahkan orang lain atau sesuatu. Kegagalan terjadi bukan salah si A atau si B.

            Kalau kita berani menyalahkan atau membuat alasan atas kegagalan kita, itu berarti kita bukanlah seseorang yang gentleman, yang berani menanggung resiko atas kegagalan kita, bahkan bisa jadi kita tidak berani untuk kembali bangkit dan memulai untuk meraih yang namanya kesuksesan.

            Karena yang kita isi hanyalah sebuah penyesalan: “mengapa tadi saya tidak begini?”, “mengapa tadi saya mengikuti sarannya?”, “mengapa tadi dia tidak begini?”, “pasti gara-gara dia saya begini”, dan seterusnya.

Menyesal

            Kalau ada pepatah mengatakan penyesalan selalu datang terlambat, ya itu benar! Tetapi kali ini saya punya satu pepatah baru: penyesalan tidak dapat memberikan keuntungan bagi seseorang (satu kalimat dari buku Anda Pasti Bisa oleh John Mason).

            Suatu penyesalan karena ‘suatu kegagalan’ itu pasti ada di alam bawah sadar kita. Tetapi kita tidak perlu menyimpan penyesalan itu didalam hati kita, apalagi jika kemudian kita mulai menyalahkan orang lain dan diri sendiri, SAMA SEKALI TIDAK ADA GUNANYA kalau boleh saya katakan.

            Percuma saja kita memberikan ribuan alasan untuk menyalahkan sesuatu atau seseorang, bahkan diri sendiri karena kegagalan kita. Pemberian berbagai alasan dan sikap saling menyalahkan hanyalah pembuangan energi yang sia-sia.

            Yang baik untuk kita lakukan adalah membiarkan kesedihan dan pnyesalan itu ada sesaat dan kemudian kita mengerahkan semua energi kita untuk kembali bangkit dan lebih semangat untuk menghadapi hal-hal didepan.

            Ingat: waktu terus berjalan, tak terasa suatu saat kita ada pada satu titik tertentu, dan bisa jadi semuanya sudah terlambat atau kesuksesan ada ditangan kita.

            Apa yang bisa kita lakukan sekarang? Apa yang bisa kita lakukan di kemudian hari?

            Apakah kita akan terus menerus mempunyai berbagai macam alasan untuk sesuatu yang tidak bisa kita perbuat demi membela diri kita dan menutupi semua kesalahan atau kegagalan kita sendiri? Ataukah kita terus berusaha memperbaiki diri dan terus maju, berjuang, membuat langkah baru yang lebih baik?

            Saya memilih untuk belajar tidak membuat alasan yang bertubi-tubi untuk membela diri saya, tetapi menjadi seorang yang berani menghadapi apa yang sudah menjadi pilihan saya. Saya percaya, ketika saya mantap dan yakin dengan pilihan yang saya buat (tentu saja tidak mengabaikan yang namanya doa dan apa yang sudah saya dapatkan dari Tuhan sendiri), maka Bapa saya yang akan membela dan membuka setiap pintu berkat bagi saya. Dan kemenangan dan kesuksesan itu akan saya raih.

Semangat

            Ayo! Jangan banyak membuat alasan ini itu lagi! Maju terus bersama Tuhan! Kalau jatuh, ayo bangkit lagi! Jangan berlama-lama dengan membuat alasan untuk menetapkan langkah maju, karena itu hanya akan membuang waktu saja!

            Tuhan maju bersama anda yang mau maju bersamaNYA.

            Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s