RancanganKU Bukanlah Rancanganmu


Plans3

            Ada begitu banyak orang yang tadinya ke gereja namun kemudian kepahitan, entah dengan anggota keluarganya sendiri mau pun dengan orang di sekitarnya, dan akhirnya meninggalkan gereja, berpindah dari suatu gereja yang satu ke gereja yang lain.

            Ada begitu banyak orang yang mengaku dan menyebutkan dirinya sebagai pelayan Tuhan tetapi masih saja bersikap munafik, pelayanan kesana dan kemari, tetapi realitanya apa yang diberitakannya tidak ada satu pun yang dilakukannya, masih menyimpan kebencian dan sakit hati serta kemarahan (sama artinya dengan tong kosong nyaring bunyinya).

            Ada begitu banyak orang yang mengakui bahwa dia adalah anak Tuhan, rajin ke tempat ibadah, tetapi realitanya masih suka bergosip, suka mengadu domba, suka memfitnah, merendahkan orang lain (bersikap sombong), menyimpan kesalahan orang lain, dan berlaku berbagai hal yang tidak baik dan sangat dibenci oleh orang lain, serta sama sekali tidak bisa menjadi contoh atau panutan, yang ada hanya membuat orang lain menjadi sakit hati dan kepahitan, dan demikianlah seterusnya.

            Disisi lain, ibadah terus menerus berjalan, Firman Tuhan terus menerus diberitakan, buku-buku rohani terus diterbitkan dan dibeli serta dibaca, dan ada berbagai macam artikel yang terus menerus berusaha diberikan bagi setiap anak-anak Tuhan dan orang-orang yang belum mengenal Tuhan.

            Ada kejadian demi kejadian yang timbul, tetapi ada juga usaha-usaha untuk memperbaiki agar kejadian yang buruk tidak semakin berlarut-larut, yang bersalah bisa segera sadar dan segera memperbaiki kesalahannya, dan yang baik agar terus dipertahankan.

            Tetapi Firman Tuhan mengatakan “rancanganKU bukanlah rancanganmu

            Manusia diciptakan Tuhan memang harus hidup dalam usaha-usaha yang tidak boleh mengenal kata menyerah. Harus maju terus…pantang menyerah! Apalagi jika seorang yang salah, maka yang lain harus mengingatkan. Jika seorang belum mengenal Tuhan, maka seorang yang lain harus mengenalkan Tuhan kepadanya.

            Itulah gunanya ibadah terus dilangsungkan, Firman Tuhan terus diberitakan, buku-buku rohani dan positif terus menerus diperjualbelikan, kaset dan CD kotbah terus menerus dipasarkan, dan artikel-artikel terus dimuat. Agar setiap orang boleh mendengarkan dan membaca tentang kebenaran dan melakukannya.

            Sekali pun sayangnya, ada begitu banyak orang yang sudah merasa bahwa dirinya jauh lebih tua usianya, punya banyak pengalaman, dan paling benar, maka sekali pun ia membaca ribuan artikel dan buku yang tebal, serta berkali-kali membaca Firman Tuhan dari kitab Kejadian sampai dengan Wahyu, hal itu tidak akan pernah mengubah dirinya, karakternya, dan sikap hatinya.

            Rasanya sedih melihat realita yang ada. Sangat sedih ketika melihat orang-orang yang mengaku bahwa dirinya anak Tuhan dan bahkan melayani Tuhan tetapi merasa dirinya paling benar dan tidak mungkin bisa berubah pola pikir, sifat, dan sikap-sikapnya.

            Tetapi kita semua hanya bisa berusaha dan berdoa.

            Dan FirmanNYA berkata “rancanganKU bukanlah rancanganmu”, yang berarti bahwa apa yang menurut kita baik belum tentu baik untuk orang lain. Bahkan apa yang menurut kita baik untuk diri kita, belum tentu itu yang terbaik menurut Tuhan.

            Setiap usaha itu baik. Setiap niat itu mungkin bisa dikatakan baik. Tapi kalau ternyata rencana Tuhan berbeda, maka rencana Tuhan itu yang pasti tetap akan terlaksana. Seberapa pun besarnya atau kerasnya usaha kita, jika Tuhan tidak menghendaki dan jika Tuhan mempunyai rencana yang berbeda, maka percayalah bahwa sebenarnya itu yang terbaik diantara yang terbaik yang Tuhan ijinkan terjadi.

            Bukan berarti niat kita itu salah, tetapi mengertilah bahwa Tuhan itu Maha Tahu, DIA yang punya kehidupan ini, apa yang direncanakanNYA tidak pernah buruk dan tidak pernah gagal.

            Yang dapat menggagalkan rencana Tuhan atas hidup kita hanyalah diri kita sendiri, jika kita tidak mau, maka Tuhan tidak akan memaksa. Tetapi itulah yang baru dinamakan suatu kegagalan terbesar dalam hidup ini.

Plans2

            Kadangkala menyerah kepada Tuhan itu menyenangkan, karena dari situ kita bisa melihat “apa sih yang sebenarnya Tuhan mau lakukan?” dan dari hasilNYA, baru kita bisa terkagum-kagum. Semakin cepat kita menyerah, semakin cepat kita bisa melihat hasilNYA. Tetapi semakin kita mengulur-ngulur waktu dan mengeraskan hati, maka semakin lama pula kita melihat hasilNYA.

            Kita boleh berusaha, tetapi jangan pernah lupakan bahwa rancangan Tuhan, bukanlah rancangan manusia. Belum tentu apa yang menjadi rencana kita itu sesuai dengan rencana Tuhan. Tetapi yang pasti adalah rencana Tuhan itu yang terbaik diantara yang terbaik yang telah DIA sediakan bagi orang-orang yang mengasihiNYA.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s