Turn It Up (Center Stage 2)


Center Stage2 - picture1

            Sebuah film yang menceritakan tentang seorang penari bernama Kate Parker (yang dibintangi oleh Rachele Brooke Smith) yang sangat menginginkan untuk bisa masuk di American Academy of Ballet, yang merupakan sekolah balet yang amat terkenal dan terbaik di Amerika. Sampai-sampai dia rela meninggalkan kampung halamannya di Detroit untuk ke New York untuk bisa masuk ke sekolah tersebut, karena pada waktu itulah kesempatannya untuk bisa mendapatkan beasiswa.

            Tetapi sayangnya dia tersaingi oleh seseorang bernama Suzanne Von Stroh (yang dibintangi oleh Sarah Jayne Jensen), anak dari seorang yang teramat kaya raya dan satu-satunya yang membiayai sekolah balet tersebut, sehingga sangat tidak mungkin jika dia tidak diluluskan dari audisi tersebut. Maka mau tidak mau, juri memutuskan untuk tidak meluluskan Kate Parker.

Center Stage2 - picture3

            Kate Parker melamar dari sekolah balet yang satu ke sekolah balet yang lain, namun tidak ada satu pun yang menerimanya. Sampai akhirnya dia diterima bekerja di satu bar dan berkenalan dengan seorang tokoh bernama Tommy Anderson (yang dibintangi oleh Kenny Wormald), yang adalah pasangan Suzanne Von Stroh menari.

            Oleh karena ia membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak, maka Kate Parker bersedia membantu Tommy Anderson belajar menari, hingga akhirnya dia mampu menyewa sebuah tempat tinggal.

            Tommy Anderson yang melihat bahwa sebenarnya Kate Parker mampu menari dengan baik (tidak hanya sekedar menari balet tetapi juga hip hop), ia menyarankan agar Kate Parker mendaftarkan diri kembali ke sekolah American Academy of Ballet.

Center Stage2 - picture2

            Setelah lama berpikir, akhirnya Kate Parker bersedia mendaftarkan dirinya. Namun karena adanya berbagai konflik, akhirnya Kate Parker mengundurkan dirinya.

            Singkat cerita, adik dari Kate Parker yang sangat merindukan Kate Parker datang dari Detroit untuk menemui Kate Parker. Namun Kate Parker yang sudah putus asa, memaksa adiknya untuk kembali pulang ke kampung halamannya dan melupakan mimpi-mimpinya.

            Namun adiknya ini terus menerus mendukung Kate Parker untuk mewujudkan mimpinya, dengan menunjukkan sebuah formulir pendaftaran pemilihan penari balet untuk tokoh Cinderella dan saudara tirinya, yang dibuka untuk umum, pemberian Tommy Anderson.

            Awalnya Kate Parker menolak, namun demi menyenangkan adiknya, maka Kate Parker bersedia mengikuti audisi tersebut. Dan lagi-lagi dia harus berhadapan dengan Suzanne Von Stroh yang memiliki resume terlengkap dan terhebat. Sedangkan Kate Parker selama ini belajar menari hanyalah dengan menonton DVD saja, karena ayahnya hanya peduli pada lotre dan tidak rela uangnya digunakan untuk anaknya sekolah balet.

            Kate Parker sudah hampir menyerah dan putus asa. Namun pada audisi terakhir, ketika Tommy Anderson disuruh menari dengan Suzanne Von Stroh oleh para juri, dia justru mengajak Kate Parker untuk menjadi pasangannya. Dan dari situ, juri yang adalah tokoh balet terkenal, bisa melihat bahwa mereka pasangan yang serasi dan tarian mereka sungguh luar biasa. Sukseslah acara konser yang diadakan di kota itu.

Center Stage2 - picture4

             Sampai-sampai Suzanne Von Stroh yang tadinya sangat cemburu dan kesal karena kekalahannya, akhirnya mengakui bahwa Kate Parker memang hebat. Dan pimpinan dari American Academy of Ballet pun akhirnya mengakui bahwa ia telah salah menilai dan tidak memberinya kesempatan pada waktu audisi beasiswa sebelumnya.

             Sebuah pesan yang diberikan oleh pimpinan itu kepada Kate Parker adalah apa pun yang harus kamu lakukan untuk melewatinya dan sampai disini itulah yang sungguh dibutuhkan untuk menjadi besar.

             Suzanne Von Stroh memang mempunyai bakat untuk menari, apalagi dia didukung dengan pendidikan tari balet yang luar biasa dari ayahnya yang kaya raya. Sampai dia bisa lulus audisi masuk ke American Academy of Ballet sebenarnya hanya karena pimpinan sekolah takut ayahnya menarik semua dana yang telah dikeluarkan untuk sekolah tersebut. Jadi sebenarnya dia sudah kalah dengan Kate Parker yang murni memiliki kemampuan dan layak mendapatkan beasiswa tersebut.

Center Stage2 - picture6

             Perjuangan Kate Parker itulah yang dapat dikatakan sebagai suatu kesuksesan, sampai-sampai orang lain bisa mengakui dan mengatakan bahwa dia hebat.

             Hidup memang perlu perjuangan. Tetapi tidak adil jika kita melihat suatu potensi dari diri seseorang hanya karena apa yang dia miliki (dalam hal ini materi).

             Bisakah kita belajar melihat bahwa ada potensi yang dimiliki oleh seseorang itu yang benar-benar murni memang dia miliki, daripada sekedar karena kemampuan materi yang dia atau keluarganya miliki?

             Setiap orang memang perlu bukti, apalagi untuk sesuatu hal yang penting didalam karir atau hidup dalam jangka panjang, tidaklah mudah mempercayai potensi seseorang itu hanya berdasarkan feeling atau kasat mata, tetapi andaikan kita bisa memberikan dukungan dan kesempatan bagi banyak orang di sekitar kita tanpa terlebih dahulu memperhatikan materi yang dia miliki khususnya, maka kita bisa melihat bahwa ada banyak potensi yang bermunculan, karena Tuhan menciptakan semua manusia itu dengan potensi yang luar biasa.

             Memang benar bahwa ada syarat-syarat atau aturan-aturan main yang harus ditaati. Tapi kadangkala, untuk hal-hal tertentu yang bisa mendapatkan toleransi, atau katakan bahwa tidak menyalahi aturan dan tidak memerlukan toleransi apa-apa, hanya membutuhkan toleransi dari hati nurani kita yang paling dalam, apakah kita bisa memberikan kesempatan bagi orang-orang yang berpotensi dan tentu saja juga diharapkan adanya dukungan yang bisa kita berikan untuknya?

             “Kesempatan itu pasti selalu diberikan, silakan saja kalau memang mau berkarir atau menunjukkan potensi yang ada didalam diri” demikian setiap pimpinan mengatakan. Tetapi adakah dukungan yang bisa diberikan? Karena percuma saja jika kesempatan selalu diberikan tetapi tidak pernah memberikan dukungan yang benar-benar berarti.

             Realitanya hidup ini memang tidak mudah dan ada banyak yang harus diperjuangkan. Dan seseorang yang benar-benar bisa dikatakan berhasil adalah orang-orang yang mau terus menerus berusaha membuktikan bahwa dirinya mampu, mempunyai potensi dan berbakat.

             Teruslah semangat! Perjuangkan apa yang masih bisa diperjuangkan! Teruslah maju…karena kita tidak pernah tahu apa yang ada didepan…jika suatu hari nanti kita berhasil mencapai sesuatu yang kita inginkan, maka kita akan bangga bahwa apa yang sudah kita dapatkan adalah hasil dari perjalanan yang sudah dengan susah payah kita lalui, itulah kesuksesan yang sesungguhnya!

2 thoughts on “Turn It Up (Center Stage 2)

  1. terimakasih atas kata2 bijak ny. . .tapi bgymana carany supaya kita sllu semangat? Meski pantang menyerah tapi tetap sja tak sbrgairah ktika kita sdg semangat. .

    • Halo … Sebelumnya, terima kasih untuk komentarnya🙂
      Mengenai pertanyaan Anda, kita bisa selalu semangat, bila kita memutuskan untuk semangat.
      Kita bisa memerintahkan tubuh kita untuk selalu semangat setiap pagi, misalnya saja dengan bercermin dan mengatakan bahwa kita akan semangat untuk menjalani hari ini. Setiap hari kita katakan kata-kata positif saat bercermin sebelum memulai beraktifitas. Hasilnya pasti juga positif🙂
      Jangan lupa untuk didampingi dengan tidur yang cukup!
      Selamat mencoba dan semoga bermanfaat🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s