Sleeping Time


ide dari buku Tuhan Itu Sangat Dekat Lebih Dekat Dari yang Anda Pikirkan

by John Ortberg

page 87-89

buku Tuhan Itu Sangat Dekat Lebih Dekat Dari yang Anda Pikirkan

 

Sleeping2

            Saya paling suka jika melihat kedua keponakan saya Rachel dan Raphael tidur. Wajahnya sungguh imut, tenang, nyenyak, dan polos. Dan saya rasa, semua anak kecil pun sungguh menyenangkan jika dilihat pada waktu tidur.

            Bicara mengenai tidur dan seperti yang sering saya katakan dalam artikel-artikel saya bahwa segala sesuatu yang sudah Tuhan ciptakan itu pasti baik, maka tidur itu termasuk dari keseluruhan ciptaan Tuhan dan tidur itu baik. Tidur itu alkitabiah, dikatakan “sia-sialah kamu bangun pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah sebab IA memberikannya kepada yang dicintaiNYA pada waktu tidur”.

            Tetapi jangan sampai kita salah mengerti dengan kalimat dalam bible tersebut, karena artinya bukanlah ‘kita tidur saja, tidak perlu bekerja karena Tuhan sudah pasti menyediakan’ melainkan ‘ada saat-saat dimana kita harus tidur dan membiarkan Tuhan yang menyelesaikan’ atau ‘tidak baik juga buat kita terus menerus bekerja, berpikir, bersedih, tertekan, bahkan terlalu bersukacita sehingga akhirnya tidak tidur’. Jadi seperti yang bible katakan juga bahwa segala sesuatu itu ada masa dan waktunya masing-masing, maka tentu saja ada waktunya kita bekerja, berpikir, bersedih, dan bersukacita, serta jangan lupakan bahwa kita perlu tidur.

            Para ahli pernah mengatakan bahwa kita hidup didalam dunia dimana penduduknya memiliki hutang tidur yang lebih besar daripada hutang nasional. Kemudian ada lagi survey yang mengatakan bahwa 24.000 orang meninggal setiap tahun dalam kecelakaan mobil yang disebabkan kurang tidur dan kelelahan.

            Di lain sisi fakta mengatakan bahwa kurang tidur menyebabkan orang-orang bertengkar dengan pasangan dan teman-teman mereka, melakukan pekerjaan di bawah rata-rata, menjadi kurang mengasihi, dan lebih mudah marah terhadap anak-anak dan teman-teman, dan pada umumnya merasa sengsara.

            John Ortberg dalam bukunya Tuhan Itu Sangat Dekat Lebih Dekat Dari yang Anda Pikirkan menuliskan adalah hal yang sulit untuk hidup seperti Yesus jika Anda kurang tidur (Jika Anda tidak mempercayai saya, dekati orang yang kurang tidur dan Anda akan mengetahuinya).

Mengatur untuk mendapatkan tidur yang cukup sesungguhnya merupakan suatu tindakan pemuridan

            Dikatakan juga bahwa halangan pertama bagi orang-orang yang berusaha memiliki waktu doa yang panjang adalah kelelahan. Jika kita menjalankan saat teduh dalam keadaan mengantuk dan lelah, maka kita tidak akan pernah bisa bertemu Tuhan dengan baik. Seperti yang dituliskan oleh Frank Laubach “jika saat teduh Anda diisi dengan rasa kantuk dan kelelahan, kemungkinan Allah juga lelah dengan saat teduh Anda sama seperti Anda”. Dan itu benar. Bayangkan saja jika kita bertemu seorang teman dalam keadaan mengantuk dan kelelahan, maka mood dan konsentrasi kita pun tidak akan sepenuhnya ada dalam pembicaraan pada saat itu.

            Kita bisa mengetahui bahwa kita telah mendapatkan tidur yang cukup saat kita mampu duduk dengan nyaman sepanjang hari itu dan berdoa selama lima menit atau lebih tanpa terkantuk-kantuk, demikian John Ortberg mengatakan lagi.

Sleeping            Selain itu, sebelum tidur jangan pernah melupakan untuk menyelesaikan setiap konflik, mengingat apa yang dikatakan oleh Paulus dalam bibleapabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: jangan matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan janganlah beri kesempatan kepada iblis”.

            John Ortberg berkata “cara kita sebelum tidur pada malam hari (adanya kemarahan atau kecemasan atau percaya atau damai) menentukan suasana bagaimana kita akan menjalani hari berikutnya”, jadi jangan lupa untuk menyelesaikan apa yang sudah terjadi hari ini, kemudian beristirahatlah (tidur), dan bersiaplah untuk menjalani hari esok!

            Tidur adalah sesuatu yang berperan juga dalam hidup kita, jadi jangan sampai kita kekurangan tidur, dan juga jangan sampai kita kelebihan tidur. Penting bagi tubuh kita untuk cukup tidur, baik untuk melakukan rutinitas kita termasuk hal-hal tak terduga yang tiba-tiba harus kita lakukan serta yang terpenting adalah menjalin hubungan dengan Tuhan. Selain itu jangan lupakan bahwa persiapan tidur itu juga berpengaruh bagi suasana hati, pikiran, dan tubuh kita pada waktu bangun!

            Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s