Jangan Berubah!


Aku sudah lama mudah naik darah. Aku serba kuatir, mudah tersinggung, dan egois sekali. Setiap orang mengatakan bahwa aku harus berubah. Dan setiap orang terus menerus menekankan, betapa mudah aku menjadi marah.

Aku sakit hati terhadap mereka, biar pun sebetulnya aku menyetujui nasehat mereka. Aku memang ingin berubah, tetapi aku tidak berdaya untuk berubah, betapa pun aku telah berusaha.

Aku merasa paling tersinggung ketika sahabat karibku juga mengatakan, bahwa aku mudah naik pitam. Ia juga terus menerus mendesak supaya aku berubah. Aku mengakui bahwa ia benar, meski pun aku tidak bisa membencinya. Aku merasa sama sekalu tak berdaya dan terpasung.

Namun pada suatu hari IA berkata kepadaku: “Jangan berubah! Tetaplah seperti itu saja. Sungguh, tidak jadi soal, apakah engkau berubah atau tidak. AKU mencintaimu sebagaimana kau ada. AKU tidak bisa tidak mencintaimu”

Kata-kata itu berbunyi merdu dalam telingaku: “Jangan berubah! Jangan berubah! Jangan berubah! AKU mencintaimu”

Dan aku menjadi tenang. Aku mulai bergairah. Dan oh…sungguh mengherankan aku berubah!

Sekarang aku tahu, bahwa aku tidak dapat benar-benar berubah, sebelum aku menemukan orang yang tetap akan mencintaiku, entah aku berubah atau tidak.

“Engkau mencintaiku seperti itu, Tuhan?”

Someone

**Sebuah tulisan yang diberikan oleh seorang teman untuk mendukung weblog ini**

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s