Ada Didalam Tangan Siapa?


Support 

           Papi saya adalah seseorang yang sangat pandai atau ahli dalam hal mesin, dan selama ini papi lebih banyak menekuni dan menggemari hal-hal yang berkaitan dengan mobil. Saya akui bahwa dalam urusan mobil, papi yang terbaik, papi mengerti banyak hal dan didalam perawatannya pun mobil yang tadinya kelihatan kurang bagus, bisa jadi sangat bagus.

            Papi saya kadangkala melakukan jual beli mobil, dan setiap kali jika mobil-mobil yang dijualnya laku, saya melihat mobil-mobil itu keluar dan pergi dari garasi rumah kami dalam keadaan bagus, gagah, dan keren. Dan selama ini, setelah mobil itu keluar dari rumah kami, saya jarang sekali bertemu kembali dengan mobil-mobil tersebut. Hingga pernah suatu kali saya melihat satu dua mobil yang pernah menjadi milik papi, ternyata sudah tidak terlihat bagus lagi, kotor, dan rupanya si pemakai kurang pandai merawatnya.

            Demikian juga pekerjaan saya di kantor, report yang saya buat, hasilnya cukup berbeda jika saya yang membuat dan jika teman saya yang membuat ketika saya tidak masuk kantor karena sakit atau karena cuti. Saya orangnya sangat rapi dan teratur, mulai dari tulisan, saya sama ratakan semuanya agar terlihat seragam, sebaliknya teman saya mungkin hanya asal membuat, sehingga tampak bedanya mana yang rapi dan mana yang kurang rapi.

            Dan masih ada begitu banyak contoh perbandingan yang lain yang ada di sekitar kita, seperti perbandingan antara tata letak rumah yang satu dengan yang lain, mungkin sama-sama besar, sama-sama mewah, sama-sama tampak bagus dari luar, tetapi ketika kita masuk, mungkin didalamnya tidak sama bersihnya, atau mungkin tidak sama rapi nya.

            Ada lagi dalam hal masakan, mami saya tidak pernah menggunakan vitsin kalau memasak, tetapi ketika kita makan, kita semua tidak pernah complain, dalam arti memang masakan mami saya enaknya luar biasa.

            Segala sesuatunya bisa tampak atau terasa berbeda, tergantung dalam tangan siapa sesuatu itu di rawat atau di masak. Semua fasilitas bisa tersedia, semua kemudahan bisa diberikan, tetapi tidak semua orang bisa menggunakan semua fasilitas dan kemudahan itu dengan baik dan maksimal.

            Jika ada beberapa orang yang diperhadapkan dengan satu persoalan yang sama, maka tidak semua orang memiliki persepsi atau pandangan atau pendapat yang sama terhadap persoalan tersebut. Apa yang membedakannya?

            Perbedaannya terletak dari iman mereka. Ada yang merasa lebih baik menghindari persoalan tersebut daripada urusan menjadi lebih panjang dan rumit. Ada yang merasa takut dan kuatir yang berlebihan sehingga untuk memikirkannya pun mereka tidak mau. Ada yang merasa marah dan malu karena merasa tidak siap menghadapi masalah tersebut. Ada juga yang tetap tenang dan percaya bahwa segala sesuatu jika Tuhan ijinkan terjadi itu baik. Dan ada yang tetap tersenyum, karena mereka punya iman bahwa mereka bisa menghadapi dan menyelesaikannya bersama Tuhan.

            Karakter dan kepribadian masing-masing orang bisa berbeda-beda, tetapi jika masing-masing orang tersebut bisa saling menghargai dan mencoba untuk memiliki satu iman, maka sebenarnya mereka bisa menyelesaikan persoalan yang ada dihadapan mereka itu dengan baik.

            Sekarang, kepada siapa kita percayakan pengharapan dan iman serta seluruh aspek kehidupan kita ini?

            Saya memilih untuk meletakkan semua pengharapan dan seluruh aspek kehidupan saya didalam tangan Bapa, Empunya langit dan bumi, pencipta dan perancang yang paling berkuasa dan sempurna.

            Karena saya percaya, Bapa saya adalah perancang hidup yang paling sempurna. Jika saya diijinkan bisa sampai dengan posisi hari ini, dan mungkin ada banyak doa yang ‘sengaja’ tidak dijawabNYA, maka semua itu adalah karena kasih karunia dan anugerahNYA saja. DIA tahu yang terbaik untuk saya dan DIA pun membantu saya untuk terhindar dari hal-hal buruk sehingga DIA tidak segan-segan mengabaikan beberapa doa saya, tetapi DIA menggantinya dengan jawaban-jawaban doa yang jauh lebih luar biasa indahnya.

            Sekali pun manusia di muka bumi ini memiliki karakter dan kepribadian yang berbeda-beda, tetapi ketika kita sama-sama memiliki satu iman, sama-sama meletakkan dan mempercayakan hidup kita didalam Tuhan, maka pada akhirnya kita bisa lebih mudah untuk memahami satu dengan yang lain. Dan yang terlebih indah lagi, kita bisa sama-sama memberikan dukungan ketika ada yang mulai lemah.

Tuhan memberkati!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s