Belas Kasihan Dan Iman


Tuhan yang penuh belas kasih

(dari bacaan Matius 8-11)

             Jika kita membaca isi Firman Tuhan, khususnya kisah mengenai mujizat yang Tuhan Yesus perbuat bagi umatNYA, mulai dari menyembuhkan orang sakit hingga mengusir kuasa roh jahat, maka sebagian besar yang umum kita lihat dari kisah-kisah tersebut adalah ‘bagaimana mujizat itu terjadi’. Dari kisah-kisah tersebut kita bisa mempelajari bagaimana caranya agar bisa memperoleh mujizat karena realitanya memang ada begitu banyak masalah yang terjadi didalam hidup ini dan hampir sebagian besar dari masalah itu jawabannya bergantung pada mujizat.

            Semua orang bisa membaca buku yang sama, artikel yang sama, memandang suatu gambar yang sama, mendengar kotbah yang sama, dan membaca Firman Tuhan yang sama, tetapi tidak semua orang memiliki pemikiran yang sama dan tidak semua orang bisa mendapatkan hal yang sama dari yang mereka baca, lihat, dengar, dan renungkan.

            Dari kisah mengenai berbagai mujizat yang Tuhan perbuat dan Tuhan kerjakan, jelas sekali Tuhan mengajarkan bagaimana kita bisa mempelajari dan mencontoh iman dari ‘para penderita’ yang kemudian menjadi ‘si penerima’ mujizat.

            Tetapi dari kesemuanya itu, kita sebenarnya dapat lebih mengenal Pribadi Tuhan sebagai pribadi yang penuh dengan belas kasihan.

            Misalkan saja kita melihat seseorang yang sedang menderita suatu penyakit dan dengan jelas kita mengetahui ada satu obat yang dapat menyembuhkan penyakit itu. Maka oleh karena belas kasihan, kita menginformasikan mengenai obat itu kepada seseorang itu agar dia segera meminumnya dan menjadi sembuh.

            Ketika seseorang menanyakan suatu alamat tertentu, maka kita akan menginformasikan arah kepadanya, karena ada rasa belas kasihan di hati kita melihat seseorang itu kebingungan dan ada rasa kuatir di hati kita jika seseorang itu tidak sampai pada tujuannya.

            Demikian pula Tuhan kita, DIA menyembuhkan dan mengusir kuasa roh jahat didalam diri umatNYA, karena DIA memiliki rasa belas kasihan kepada umatNYA.

            Tuhan tidak hanya sekedar melakukan misi penginjilan, agar orang banyak mengetahui segala perbuatanNYA yang ajaib, lalu membuat orang banyak mengikutiNYA. Tuhan tidak melakukan semua mujizat itu karena sekedar ingin menjadi berkat atau teladan bagi banyak orang. Tuhan juga tidak ingin melakukan mujizat karena DIA mau menunjukkan kekuatanNYA pada dunia. Tuhan tidak ingin melakukan mujizat karena sekedar tugas.

            Tuhan melakukan begitu banyak mujizat karena DIA memiliki rasa belas kasihan kepada umatNYA.

            Belas kasihan disini bukan sekedar belas kasihan yang dikarenakan suatu keterpaksaan melihat ada begitu banyak orang yang sakit dan kerasukan roh jahat, tetapi karena DIA benar-benar memiliki kasih agape, yaitu kasih yang tidak meminta balasan sedikit pun terhadap segala perbuatan yang telah dilakukanNYA.

            Tuhan sangat sayang dengan anak-anakNYA sehingga DIA memiliki rasa belas kasihan yang tulus. Tuhan ingin agar anak-anakNYA bisa merasakan anugerahNYA. DiijinkanNYA kita mengalami masalah, tetapi DIA pun bertanggung jawab atas hidup kita ini.

            Tetapi dibalik rasa belas kasihan itu, Tuhan ingin kita juga memiliki iman, rasa percaya bahwa DIA itu bisa menyelesaikan masalah kita, bisa menyembuhkan sakit penyakit dan bisa mengusir semua roh jahat yang ada.

            Jadi pada dasarnya, Tuhan sangat mengasihi kita dan berbelas kasih kepada kita, tetapi DIA pun ingin kita menjadi seorang anak yang punya rasa percaya akan pribadiNYA yang sangat istimewa itu.

            Jika manusia saja tidak suka diremehkan oleh sesamanya, maka Tuhan pun tidak ingin rasa belas kasihanNYA itu disalahgunakan oleh anak-anakNYA. Oleh karena itulah DIA perlu melihat iman kita.

            Sekarang kita sudah mengetahui bahwa DIA adalah Tuhan yang sangat lemah lembut, baik hati, murah hati, pengasih, penyayang, dan penuh dengan belas kasihan. Apakah kita bisa lebih mempercayai DIA sebagai Tuhan yang mau bertanggung jawab atas hidup kita, yang sanggup menyelesaikan semua masalah, menyembuhkan penyakit, dan mengusir kuasa jahat?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s