New Year


            Di awal tahun 2008 dan di awal tahun 2009, selama dua tahun itu, saya mendengar beberapa kesaksian dari beberapa orang yang begitu bersemangat ingin melakukan banyak hal di sepanjang tahun 2008 itu dan mungkin dikarenakan beberapa hal yang menghambat, maka akhirnya niat dan tujuan itu berlanjut di tahun 2009. Saya yakin, beberapa tujuan yang belum terlaksana di tahun 2009, juga akan berlanjut di tahun 2010 ini.

            Ada beberapa hal yang mungkin memang belum bisa kita lakukan atau jika kita menginginkan sesuatu, belum bisa kita dapatkan, karena situasi dan kondisi yang tidak mendukung. Tetapi yang menjadi masalah adalah jika semangat yang ada di awal tahun itu ‘tiba-tiba’ luntur di pertengahan tahun atau karena terlalu semangat akan kesibukan menjelang akhir tahun, akhirnya semangat itu ditunda menjadi ‘tahun depan saja’.

            Misalnya saja jika kita ingin bisa membaca alkitab dari kitab Kejadian sampai Wahyu secara rutin setiap hari, dari tanggal 01 Januari sampai 31 Desember, tetapi karena mungkin kita mengalami masalah atau sedang dilanda rasa malas, akhirnya ada beberapa hari yang kita tidak membaca alkitab, sampai-sampai pembacaan tersebut tidak selesai atau kalau pun selesai, kita harus menyelesaikannya dengan terburu-buru ‘demi’ mengabulkan harapan kita di awal tahun.

            Tidak mudah membuat tubuh kita ini secara pribadi memiliki tingkat disiplin yang baik karena ada kalanya kita merasa ingin bersantai, bermalas-malasan, atau sejenak ingin bersenang-senang, ditengah semua kesibukan yang ada disepanjang tahun itu.

            Kalau kita melihat tim dancer Last Minute misalnya, mereka bisa menjadi kompak, menjadi bagus gerakannya, dan memiliki banyak ide, itu dikarenakan mereka sudah mempunyai jadwal wajib untuk berlatih bersama-sama. Apakah mereka ingin sesekali bersantai dan bersenang-senang? Ya…pasti ada keinginan itu. Ada kalanya mereka merasa bosan juga dengan semua rutinitas harus berlatih, tampil, mengajar, dan memperjuangkan berbagai hal lain, tetapi karena ada berbagai tuntutan akhirnya mereka harus melatih tubuh mereka dengan disiplin.

            Kalau kita melihat dan dapat merasakan urapan Tuhan ada dalam seorang pelayan Tuhan, baik seorang pengkotbah mau pun seorang pemuji dan penyembah Tuhan, atau pemain musik, itu dikarenakan mereka mempunyai hubungan yang sangat baik dengan Tuhan, yang dijalin dengan cara menyediakan waktu khusus walau pun mungkin hanya beberapa menit untuk saat teduh, membaca alkitab, memuji, menyembah, dan berdoa kepada Bapa nya. Apakah mereka bisa merasa lelah dan bosan dengan waktu-waktu itu? Jawabannya adalah ya…tentu saja ada kalanya mereka merasa lelah dan bosan, karena bible mengatakan bahwa daging ini lemah, ada kalanya tubuh ini ingin tidur lebih lama, ada kalanya sulit berkonsentrasi, ada kalanya keadaan di rumah sedang ramai karena ada tamu, dan ada banyak hal lainnya yang mungkin lebih menarik dibandingkan dengan saat teduh. Tetapi jika kita memang ingin dekat dengan Tuhan dan mendapatkan urapan, maka kita harus bisa mendisiplinkan diri kita, bahkan waktu-waktu liburan sekali pun untuk menyediakan waktu khusus dengan Tuhan.

            Olahragawan, seniman, artis, dan semua jabatan yang kita lihat itu adalah suatu hal yang hebat dan kita ingin bisa sampai pada level itu, maka kita harus bisa membuat tubuh jasmani dan rohani kita ini mempunyai tingkat disiplin yang sangat baik. Butuh perjuangan tentunya untuk itu.

            Apa goal kita tahun ini?

            Apa pun goal kita tahun ini…kebiasaan yang suka menunda itu adalah kebiasaan yang paling buruk yang paling mudah membuat kira gagal dan harus segera disingkirkan. Seseorang yang perfectionis kadangkala karena kesempurnaan yang ingin diraihnya akhirnya membuat seseorang itu tidak menghasilkan apa-apa, maka itu artinya harus ada yang diubah cara kerjanya. Dan yang terpenting adalah bagaimana kita bisa menerima diri kita dan semua yang berkaitan dengan diri kita ini apa adanya. Apa pun yang terjadi, belajar untuk tetap bersyukur karena memang demikianlah perintah dari Sang Pencipta kita.

            Apa pun yang menjadi goal kita di tahun ini, kita harus belajar untuk meningkatkan disiplin didalam diri kita, termasuk masalah istirahat pun kita harus belajar untuk disiplin karena seperti apa yang dikatakan oleh Jeffry Rahmat bahwa waktu tidur pun itu Tuhan yang memberikan sejak pertama kali diciptakannya manusia dan seperti pada beberapa artikel saya yang sebelumnya juga pernah menuliskan bahwa tidur itu sangat penting artinya buat tubuh dan mood kita.

            Setiap rutinitas ada kalanya membosankan dan melelahkan, jika memungkinkan kita bisa mengganti acara rutinitas itu dengan cara yang berbeda agar tidak membosankan dan ada sesuatu yang baru, tetapi jika tidak, maka kita harus bisa membuat bagaimana caranya kita bisa menikmati kegiatan rutinitas tersebut.

            Mari kita bersama-sama melatih tubuh jasmani dan rohani kita untuk lebih disiplin lagi dan berkarya lebih lagi untuk meraih semua yang kita impikan dan harapkan untuk dicapai tahun ini, sehingga diakhir tahun nanti, kita benar-benar bisa tersenyum melihat semua hasil dari perjuangan kita di sepanjang tahun ini. Tuhan memberkati!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s