Kelebihan Berat Badan


            Hampir setiap waktu di dunia ini, kebanyakan wanita muda khususnya, ‘meributkan’ tentang berat tubuhnya. Hal ini bukanlah hal yang tidak wajar, karena di majalah, di televisi, dan di media mana pun, kebanyakan akan ‘menggunakan’ foto seorang artis yang memiliki tubuh yang kurus. Dan yang cukup menyakitkan adalah komentar dari sebagian besar orang yang ‘bisa-bisanya’ memiliki pandangan buruk atau cenderung ‘merendahkan’ sesamanya yang memiliki berat badan yang berlebih. ‘Seperti’nya seseorang itu pantas dihargai, pantas dikagumi, pantas dipuji, jika memiliki tubuh yang kurus.

            Sebenarnya jika seseorang yang kelebihan berat badan berkeinginan atau dianjurkan atau diharuskan menurunkan berat badannya itu untuk kesehatannya, maka keinginan atau anjuran tersebut harus benar-benar didukung dan dilaksanakan. Tetapi kenyataannya, kebanyakan orang melakukan diet dan berusaha mati-matian untuk menjadi kurus, hanya untuk bisa diterima oleh sesamanya.

            Herannya lagi, seseorang yang sudah sangat amat kurus sekali, masih berkeinginan untuk diet dan merasa berat badannya masih sangat berlebih, sehingga seseorang itu tampak tidak cantik lagi, tetapi terlihat sangat tua karena tulang pipinya terlihat sangat jelas, kakinya kurus seperti tiang listrik, kepalanya terlihat lebih besar dari tubuhnya, dan benar-benar tampak seperti seseorang yang sedang mengalami sakit.

            Bagi seseorang yang sudah memiliki berat tubuh yang ideal, bukankan lebih baik seseorang itu berolah raga untuk mengurangi timbunan lemak daripada dia harus menyiksa perutnya karena lapar atau menyiksa tubuhnya yang kemungkinan besar bisa kekurangan zat-zat dan vitamin yang dibutuhkan karena dia tidak makan dengan porsi yang seharusnya?

            Mengapa kita dilarang merokok? Sedangkan Firman Tuhan tidak dengan detail mengatakan larangan itu. Sebenarnya Tuhan menciptakan kita dengan segala kondisinya yang ada ini untuk dijaga dan dipelihara dengan baik, seperti makan dengan ‘porsi normal’ (tidak berlebih atau tidak berkekurangan), berolah raga, dan istirahat teratur misalnya.

             Selain itu, Tuhan juga pasti menginginkan kita bisa menerima kondisi tubuh kita ini apa adanya. Dan tidak lupa selanjutnya Tuhan juga ingin kita bisa menghargai keberadaan orang lain, termasuk jika seseorang itu terlalu gemuk atau terlalu kurus.

             Dalam suatu wawancara, Kate Winslet, wanita asal Inggris, kelahiran tahun 1975 itu mengatakan bahwa dia tidak menginginkan anaknya Mia, berpikir kalau menjadi kurus akan membuatnya di terima oleh lingkungan masyarakat, lalu terinspirasi dan juga ingin tumbuh menjadi seseorang yang bertubuh kurus.

             “Aku berharap semua orang bisa merasakan apa yang kurasakan, punya suami yang begitu penuh cinta, anak-anak yang baik, dan tidak perlu untuk mengurangi bobotku hanya untk hal-hal remeh seperti memenuhi kehendak produser atau sutradara” ujar Kate Winslet.

             Pengkotbah mengatakan bahwa segala sesuatu adalah sia-sia, termasuk jika kita ingin kurus agar bisa diterima oleh orang lain, maka itu adalah hal yang sia-sia saja. Berbeda jika kita ingin kurus karena kita menyadari bahwa segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, seperti jika berat badan berlebih, maka tubuh ini bisa terjangkit penyakit-penyakit tertentu. Meng-komentari berat badan orang lain yang berlebih juga adalah suatu hal yang sia-sia, karena hal itu hanya akan membuat orang itu tertekan, malu, tersinggung, dan banyak hal lainnya. Berbeda jika komentar-komentar itu diganti dengan pemberian semangat dan atau saran-saran agar seseorang itu bisa menjadi lebih baik.

             The Biggest Loser, salah satu acara reality show kompetisi menurunkan berat badan yang kelihatannya ‘cukup menyiksa’ para pesertanya dengan berbagai kegiatan didalamnya demi menurunkan berat badan sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan hadiah ratusan ribu dollar. Tetapi jika kita mendengar komentar para pesertanya, maka kita bisa mengetahui tujuan dan pandangan yang ‘benar’. Sebagian besar dari mereka adalah ingin bisa menikmati kehidupan bersama keluarganya, yang artinya mereka ingin memiliki tubuh yang sehat agar bisa berkumpul bersama orang-orang yang dicintainya.

              Kita harus bisa menerima keadaan tubuh kita saat ini, baik itu gemuk, mau pun kurus. Baru kemudian kita melihat apakah berat badan kita ini berlebih atau terlalu kurus atau sudah ideal? Biasanya yang paling membuat sedih dan menjadi masalah jika kita menyadari bahwa berat badan kita berlebih. Selanjutnya, kita mulai berusaha untuk melakukan diet dan berolahraga, tetapi kita harus melakukan diet dan olah raga itu dengan tujuan dan keinginan untuk menjadi sehat. Dengan demikian, kita pasti bisa melakukan diet dan olah raga tanpa dengan tekanan yang sampai membuat kita stress.

              Tuhan tahu apa yang menjadi pergumulan dan kesedihan kita, termasuk perasaan kita yang tertekan karena kelebihan berat badan kita ini, ditambah dengan berbagai perkataan orang yang tidak bisa kita cegah yang bisa membuat kita putus asa dan sakit hati. Tetapi ketika kita mengganti cara pandang kita serta mau berusaha, maka Tuhan pun akan memberkati usaha kita untuk mengurangi berat badan itu.

             Tuhan memberkati.

4 thoughts on “Kelebihan Berat Badan

  1. Memiliki tubuh yg ramping dan sehat memang sangat menyenangkan, tapi seharusnya bukan spy kita diterima atau dipuji oleh orang lain.
    “Jika engkau makan atau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah” I Kor.10:31
    Salam damai selalu…

  2. Dulu Istriku langsing, sekarang beratnya dah hampir seperti ibu Mertua… ternyata asyik-asyik aja. Xixixi..

    Yang penting tetep jaga kesehatan, dan “be yourself” – Suami suka, TUHAN juga.
    Lagian: tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus, -dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Please dijaga,ya 🙂

    KakinoFamily

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s