Menjadi Lingkungan yang Mempengaruhi


Dalam sebuah rutinitas, perjalanan dari suatu tempat ke tempat yang lain, dalam satu kota, seorang gadis terdengar sedang menceritakan apa yang dialami dan dirasakannya akhir-akhir ini kepada kekasihnya.

Si gadis bercerita bahwa dia sedang belajar untuk bisa mempercayai dan beriman kepada Tuhan. Si gadis mengatakan bahwa hal itu sangatlah sulit baginya untuk bisa mempercayai Tuhan dengan tanpa meragukanNya. Dia berkata “mempercayai manusia yang kelihatan dan yang kukenal saja sangat sulit bagiku, apalagi mempercayai Tuhan yang tidak kelihatan”.

Si gadis menambahkan, tak jarang dia mencurigai Bapa dengan pemikiran seperti ‘jangan-jangan DIA hanya memberikan janji-janji saja tetapi tidak sungguh-sungguh menepati’, atau ‘jangan-jangan saya memang hidupnya ditakdirkan untuk harus susah dan hanya untuk menyenangkan orang lain saja’, dan banyak hal lainnya lagi.

Sang kekasih pun mengerti apa yang sedang dirasakan oleh si gadis. Walau pun secara pribadi, sang kekasih tidak dapat memahami sepenuhnya apa yang dirasakan oleh si gadis, karena bagi sang kekasih, untuk mempercayai Tuhan bukanlah sesuatu hal yang sulit seperti yang dialami oleh si gadis. Tetapi dengan mendengar cerita si gadis, sang kekasih pun jadi mengerti bahwa semua orang mempunyai pengalaman dan kemampuan untuk mempercayai Tuhan yang berbeda.

Semua orang memiliki masalah yang ‘sama’, yang tentunya sesuai dengan kapasitas masing-masing, tetapi dalam proses penyelesaian masalah tersebut, ada orang-orang yang sangat sulit untuk mempercayai Tuhan dan sering mengeraskan hati mereka sehingga mereka harus diperhadapkan masalah itu dalam jangka waktu yang sangat lama, sebaliknya ada orang-orang yang mudah untuk mempercayai Tuhan dan ‘penurut’ sehingga dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama, mereka sudah mengalami kemenangan.

Diantara sekian banyak faktor yang dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk mengatasi masalah yang dihadapinya, sebagai anak-anak Tuhan, kita sama-sama mempercayai bahwa hati manusia ada didalam tangan Tuhan. Kadangkala seseorang itu menjadi keras hati karena Tuhan mengijinkan hal itu terjadi. Tetapi disisi lain, jika ditelusuri, ternyata pengalaman bersama Tuhan, cara dan kemampuan seseorang untuk benar-benar bisa mengenali Tuhan serta mempercayaiNYA, salah satunya dipengaruhi oleh lingkungan dan latar belakang keluarga dimana seseorang itu berada dalam waktu yang cukup lama.

Ada orang-orang tertentu yang merasa bahwa Tuhan itu akan memaksakan kehendakNYA, bisa jadi karena selama hidupnya, orang-orang itu selalu diharuskan untuk melakukan apa yang menjadi kehendak orang yang memiliki otoritas diatas mereka.

Ada juga orang-orang tertentu yang merasa bahwa Tuhan itu selalu memberikan pilihan, karena orang-orang itu selama hidupnya selalu diberi kebebasan untuk menentukan jalan hidupnya, dan tidak pernah ada seorang pun yang akan melarang kehendaknya.

Beraneka ragam orang di dunia ini yang memiliki pendapatnya masing-masing tentang Tuhan. Walau pun Tuhan mempunyai caraNYA sendiri untuk melakukan ‘pendekatan’ pada semua umatNYA, tetapi ketika kita mengetahui kebenaran ini, alangkah baiknya, jika kita bisa menciptakan lingkungan yang membuat orang-orang disekitar kita itu ‘lebih mudah’ mengenal dan mempercayai Tuhan dan hal ini bisa dimulai dari keluarga kita sendiri.

Sebagai orang tua yang mengenal Tuhan, bisa dibayangkan, betapa sedihnya jika memiliki anak-anak yang ternyata mengalami kesulitan dalam mempercayai Tuhan, padahal dalam hidup mereka, itulah yang terpenting. Anak-anak bisa memiliki segalanya, tetapi jika mereka sulit untuk mengetahui bahwa Tuhan itu ada dan bahwa Tuhan itu mampu mengatasi masalah mereka, maka sia-sialah semuanya.

Sebagai saudara, sebagai teman, dan dalam posisi apa pun kita, walau pun kadangkala kita bisa menjadi marah, bisa berbuat salah atau berdosa, tetapi ketika kita bisa membuat saudara atau teman kita bisa mempercayai dan mengenal Tuhan dengan segenap hati, maka hal itu pun dapat membantu menyelesaikan masalah mereka. Paling tidak, kita dan sekitar tahu bahwa ada Tuhan yang hebat dan pada akhirnya setiap kita dapat menjadi pemenang.

Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s