Lagi-Lagi Belajar


Selama ini, hampir sebagian orang, khususnya yang bekerja dibidang administrasi, akan selalu berhubungan dengan beraneka ragam alat tulis, salah satunya alat tulis klip kertas. Sesuai namanya, klip berguna untuk menyatukan beberapa lembar kertas agar tidak terpisah-pisah, tetapi mudah dilepaskan apabila diperlukan.

Tetapi ternyata tidak semua orang mengetahui dengan benar maksud dari bentuk pada klip kertas yang berbentuk segita tersebut. Jika kita bisa membayangkan bentuknya, pada satu sisi agak panjang, kemudian disisi lainnya lagi pendek, dan di sisi yang pendek itu seperti ada lekukan kecil.

Jadi jika kita bisa membayangkan kembali posisi klip ketika sudah berada bersama kertas-kertas yang dijepitnya, maka posisinya akan menjadi bagian yang panjang ada dibelakang kertas dan bagian yang pendek didepan kertas, kemudian lekukannya menghadap keluar kertas. Padahal sebenarnya lekukan itu seharusnya menghadap ke kertas yang kita ingin jepit, karena ternyata lekukan itu berguna untuk menahan kertas-kertas yang kita jepit.

Demikian pula pada jaman sekarang ini, ada begitu banyak alat yang diciptakan, mulai dari yang sangat sederhana seperti alat tulis tersebut diatas, sampai dengan yang paling rumit. Handphone misalnya, saat ini sudah ada begitu banyak tipe nya, dan semua orang dapat memilih dan membeli sesuai dengan yang mereka inginkan. Tetapi yang menjadi masalah adalah apa yang dibeli, belum mereka benar-benar mengerti cara menggunakannya.

Benar…ada begitu banyak orang yang sudah membeli berbagai barang, tetapi belum tentu barang itu benar-benar dapat bekerja dengan maksimal sesuai dengan kemampuannya. Misalnya saja handphone, begitu cepat muncul tipe handphone yang baru, dengan berbagai macam spesifikasi. Dan begitu cepat juga orang-orang berganti-ganti handphone. Entah karena mereka benar-benar ingin menggunakannya dengan maksimal dank arena mereka membutuhkannya, atau karena mereka hanya merasa gengsi, dan hanya karena tidak ingin tersaingi. Mungkin saja mereka hanya bisa menggunakan handphone canggih dan terbaru itu untuk menelpon, SMS, dan maksimal untuk mem-foto serta menyimpan hasil foto tersebut.

Apakah hal itu salah?

Tentu saja tidak ada salahnya jika seseorang itu membeli semua barang yang diinginkannya, selama mereka tidak membuat repot atau menyusahkan hidup orang lain, dan selama seseorang itu memiliki niat hati yang murni, maka sah-sah saja semua orang membeli barang-barang yang mereka inginkan, bahkan yang tidak dibutuhkannya dan tidak dapat menggunakannya dengan maksimal, walau pun sebenarnya hal itu adalah sia-sia.

Seperti hal nya didalam hidup ini, di Indonesia ada beberapa kepercayaan yang bisa dipilih, dan masing-masing kepercayaan memiliki kitab suci, yang dipercayai bahwa itu adalah kitab kehidupan atau sebagai kitab petunjuk hidup.

Namun sayangnya, ada banyak orang yang hanya membeli mungkin karena dilihatnya kitab itu memiliki cover yang bagus dan beda dari pada yang lain, atau mungkin saja karena takut malu jika pada waktu beribadah menjadi seseorang yang tidak memiliki kitab suci, sehingga takut dikira orang dia tidak mampu membeli kitab suci. Tetapi setelah memiliki, kitab suci itu tidak pernah dibaca (sama dengan tidak tahu cara penggunaannya), dengan berbagai alasan.

Akibatnya, didalam menjalani hidup ini dengan segala permasalahannya, seringkali orang tidak pernah mengerti apa itu janji Tuhan, apa itu perintah Tuhan, dan bahkan ada orang-orang yang beragama yang ternyata masih ragu apakah Tuhan itu benar-benar ada atau hanya ceritaan belaka.

Ada begitu banyak hal yang ternyata kurang maksimal didalam hidup ini. Itulah sebabnya selama kita hidup masalah itu akan selalu ada karena tidak ada yang sempurna didalam hidup ini. Kita harus terus menerus belajar untuk menjadi lebih baik lagi. Apa yang sudah baik bagi kita, ternyata belum tentu itu benar-benar sudah mencapai kata baik. Dan selama kita hidup, kita akan selalu menemukan hal-hal yang ternyata masih harus diperbaiki. Itulah sebabnya tidak ada manusia yang berhak untuk memegahkan dirinya (menjadi sombong)

Mungkin saat ini kita lelah dan mungkin merasa bahwa semua tidak ada ujungnya. Perlu diketahui bahwa semua hal diciptakan atau dibuat tentu ada tujuannya. Tuhan menciptakan manusia karena ada tujuanNYA, dan selama hal itu belum mencapai kata maksimal bagiNYA, maka kita tidak bisa dan tidak boleh menyerah. Semua masalah akan berakhir ketika Tuhan sendiri yang berkata sudah selesai. Itulah sebabnya manusia tidak berhak untuk mengakhiri hidupnya sendiri, karena ketika dia menghadap Tuhan, hidupnya ternyata belum maksimal dan hal itu tidak berkenan dihadapanNYA.

Oleh karena itu, maksimalkan hidup ini, pergunakan waktu dengan sebaik mungkin, kembangkan talenta, bacalah kamus kehidupan yang ditulis sebagai bekal kehidupan kerohanian kita, dan teruslah belajar mengenai kehidupan ini agar kita menjadi seorang yang lebih baik, serta belajarlah mengenai banyak hal lainnya. Tuhan mengijinkan berbagai hal tercipta agar manusia dapat menjalani hidupnya dengan baik.

Nikmati hidup ini, karena hidup ini hanya sekali, tetapi jangan sampai kenikmatan itu menjadi batu sandungan bagi orang lain, melukai diri sendiri dan orang-orang disekitar kita, dan terlebih lagi jangan sampai menyakiti hati Tuhan.

Bersikaplah dewasa dan bijaksana, yang benar-benar tumbuh dari dalam hati yang murni, bukan karena kemarahan atau iri hati, karena penilaian itu datangnya dari Tuhan, yang mengetahui hati semua umatNYA.

Tuhan memberkati.

**info tentang penggunaan klip dari Frankly Reynold Malumbot

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s