Drumline


Sebuah film lama yang berkisahkan tentang seorang drummer yang bernama Devon, yang bergabung dengan sebuah kelompok drum band atau marching band yang paling terkenal di kotanya. Untuk itu, setiap hari Devon harus mengikuti semua kegiatan latihan yang cukup berat, seperti semacam latihan para tentara yang sering kita lihat di layer televisi.

Sampai pada suatu waktu, Devon yang memiliki kemampuan menangkap nada drum dengan cepat, sudah merasa sangat kesal dengan cara dan berbagai aturan yang diberlakukan oleh senior yang memimpin latihan tersebut sehingga terjadilah perselisihan dan persaingan yang menjadi permasalahan dalam film Drumline ini.

Setelah sekian lamanya kelompok marching band ini tidak pernah mengalami kekalahan, hingga suatu ketika mereka mengalami kekalahan. Konflik yang timbul diantara Devon dan seniornya membuat keadaan tidak semakin membaik. Devon merasa dirinya mampu belajar dan bermain drum dengan sangat baik, sedangkan sang senior merasa Devon seharusnya tidak melawannya.

Sampai suatu ketika mereka berdua bersama-sama bertemu dan menyelesaikan konflik diantara mereka. Setelah konflik diantaranya sudah selesai, mereka justru bekerja sama membuat suatu rangkaian musik sehingga akhirnya mereka bersama timnya mengalami kemenangan.

Melalui synopsis cerita tersebut diatas dan jika kita melihat filmnya secara langsung, maka kita bisa mencoba membayangkan apa yang mungkin ada didalam hati Devon dan seniornya.

Devon merasa dirinya mampu menangkap dengan cepat semua nada drum yang diajarkan tanpa memerlukan waktu yang lama dan tanpa membaca not balok, sehingga baginya semua latihan yang harus diikutinya beserta hukuman yang harus dijalankan jika dia melanggar aturan atau melakukan kesalahan adalah sesuatu hal yang bertele-tele.

Sedangkan senior yang melatih Devon dan teman-temannya merasa dia adalah seseorang yang (seharusnya) lebih hebat daripada Devon karena pengalamannya yang sudah cukup lama berada dalam tim itu dan sering memenangkan lomba, sehingga seniornya itu merasa Devon seharusnya hormat dan taat padanya.

Masing-masing pihak merasa dirinya yang paling mampu, dan perasaan ini biasa kita sebut dengan kesombongan. Kesombongan adalah dosa yang tersembunyi. Bahkan diri kita sendiri tidak akan pernah menyadari bahwa diri kita ini sombong, kecuali jika ada yang menegur kita.

Kesombongan itu biasanya akan dirasakan oleh orang lain. Kesombongan akan terlihat paling mudah melalui sikap seseorang ketika dia mendapat teguran. Jika seseorang memberikan penjelasan ketika dia mendapat teguran, maka itu sesuatu yang wajar, tetapi jika seseorang itu kemudian menjadi marah karena tidak bisa menerima teguran itu dan kemudian akan selalu berusaha untuk menunjukkan bahwa dirinya itu tidak bersalah.

Tuhan menciptakan harga diri didalam diri semua manusia. Jadi adalah sesuatu yang wajar jika seseorang itu merasa tidak enak ketika mendapat teguran. Tetapi bukan berarti kita tidak bisa menerima teguran itu. Jika teguran itu memang sesuatu hal yang baik, maka tidak ada salahnya kita mengakui kesalahan dan mencoba untuk memperbaikinya.

Tuhan Yesus adalah Pribadi yang dapat kita jadikan sebagai panutan yang paling sempurna. Kita semua pasti pernah menonton film Passion Of The Christ, dari film itu kita bisa melihat bagaimana sikap Tuhan Yesus ketika Dia di hina, di caci maki, di fitnah, Dia tidak sedikit pun membela dirinya dan menjadi marah dengan sikapNYA itu. Ya, Dia menjelaskan dan memberi jawaban ketika ditanya, tetapi pancaran mataNYA selalu memancarkan kasih terhadap semua orang yang telah menyakiti hatiNYA itu.

Sebenarnya, masalah kesombongan itu sering sekali muncul dalam kotbah, renungan, mau pun artikel-artikel rohani. Tetapi karena kesombongan itu memang dosa yang tersembunyi, maka mungkin saja ada hati yang masih merasa bahwa teguran itu untuk orang lain. Jadi jika kita membaca artikel ini kembali, maka mari kita semua kembali mengkoreksi diri kita masing-masing.

Segala kemuliaan, pujian dan hormat, datangnya dari Tuhan, diberikan oleh Tuhan untuk kita, dan sudah seharusnya kita kembalikan untuk Tuhan Sang Pencipta dan Penguasa bumi ini dan hidup kita.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s