Siramlah Dengan Cepat!


Suatu hari seorang ibu sedang menyapu lantai dirumahnya dan ketika dia sampai di teras rumahnya, dia berhenti menyapu lalu mengambil wadah kecil untuk semua kotoran dan membuangnya ke tempat sampah.

Setelah selesai, sang ibu menguras bak kamar mandinya dan menyikat semua lantai dan dindingnya. Sampai ketika pada saat tahap membersihkannya dengan menyiramkan air bersih, sang ibu menyiramnya dengan perlahan sehingga kotoran kotoran itu beberapa masih kembali lagi mengikuti aliran air dan masih mengotori lantainya. Karena terlalu lama akhirnya sang ibu menyiramnya dengan cepat sampai akhirnya kotoran yang ada tidak sempat kembali lagi tetapi langsung menuju ke saluran pembuangan.

Kita bisa membayangkan sedikit kegiatan sang ibu pada cerita tersebut diatas atau mungkin mempraktekkannya sendiri di rumah, misalnya saja membersihkan remah-remah kue yang jatuh pada baju kita, yang pertama gunakan cara dengan mengambil satu per satu remah-remah itu dengan dua jari kita, maka akan kita buktikan bahwa yang terjadi remah-remahnya akan semakin banyak dan baju akan semakin kotor, sebaliknya ketika kita menggunakan cara lain yaitu dengan mengibaskannya segera, maka remah-remah itu akan segera dapat dibersihkan.

Dalam hidup ini, tanpa kita sadari iblis dengan caranya yang sangat cepat membawa kita kepada kesalahan demi kesalahan, sampai-sampai kita tidak sempat merasa bahwa kita sudah berbuat salah. Setiap kali kita hendak mengkoreksi, iblis pasti langsung mengalihkan pandangan kita kepada hal-hal yang enak dan nyaman, bahkan agar kita tidak sempat berpikir apakah yang kita lakukan itu benar atau salah.

Sebaliknya, Bapa kita itu penuh kasih dan cara-caraNYA selalu lembut. DIA tidak pernah memaksakan kehendakNYA. HatiNYA sangat sabar pada kita. Untuk menjadi seorang yang berkenan dihatiNYA, kita perlu waktu, kita perlu membiasakan diri untuk selalu mempunyai waktu sendiri denganNYA, dan kita perlu selalu setia membaca Firman Tuhan.

Keadaan yang tentunya sangat amat jauh berbeda. Yang satu untuk berbuat jahat dan curang, bisa kita lakukan dengan sangat cepat, sampai-sampai kita tidak sempat berpikir bahwa hal itu buruk, dan sebaliknya yang satu lagi, untuk berbuat baik, kita harus membiasakan diri berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun untuk bertekun dalam perbuatan baik kita.

Itulah sebabnya, reputasi yang baik yang dibangun bertahun-tahun bisa hancur hanya dalam waktu tidak sampai lima menit. Melakukan kejahatan tidak perlu dipelajari dan tidak perlu kita bertekun didalamnya, semua bisa diatur dalam hitungan detik. Jika kita mau menghilangkan kejahatan itu, maka kita harus bertekun didalam perbuatan baik, dan bisa jadi hal itu memerlukan waktu yang sangat lama untuk memulihkannya.

Oleh karena itu, ada pepatah mengatakan “jangan bermain api!” yang artinya “jangan mencoba apa pun yang kita sudah tahu bahwa itu salah atau jahat”. Firman Tuhan berkata “jangan mencobai Tuhan Allah mu!” yang artinya “jangan mencoba-coba berbuat dosa walau pun Allah kita itu penuh Kasih dan Maha Pengampun!”. Caranya adalah dengan ‘menyiram’ dosa atau kejahatan, bahkan pikiran jahat itu dengan cara yang sangat cepat. Seperti Yusuf, dia berlari dengan cepat ketika istri Potifar menggodanya.

Untuk memiliki hati yang baik (mempunyai integritas dan kedewasaan rohani) kita memang harus menyirami hati kita setiap hari dengan Firman Tuhan, dan kita harus membiasakan diri untuk selalu berbuat kebaikan. Tidak ada yang instan, semua pasti akan mengalami proses untuk menguji semua perbuatan baik kita itu (hati yang murni akan diuji dalam perapian untuk menghasilkan kemurnian).

Tetapi tidak ada istilahnya ‘pikir-pikir dulu’ (diproses dalam pikiran) untuk sesuatu yang sudah kita ketahui bahwa itu jahat. Kita harus berani untuk cepat mengatakan “TIDAK!”. Karena ketika kita memikirkannya, sebenarnya kita sedang mempertimbangkan baik buruknya hal jahat itu dan jika kita akhirnya menemukan bahwa hal itu ternyata ada hal baiknya, maka kita akan sulit berlari menjauhi kejahatan itu.

Tentunya, kejahatan itu akan menghancurkan segala hal yang baik yang sudah kita bangun didalam diri kita.

Tuhan memberkati.

One thought on “Siramlah Dengan Cepat!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s