Malas Memulai Dari Awal Atau Diam Di Tempat


Kebanyakan orang yang mempunyai account di Facebook akan mengenal permainan yang bernama Farmville. Saya adalah salah satu penggemar permainan ini karena saya suka permainan yang dapat bergerak-gerak, seperti Farmville, tanaman-tanamannya dapat tumbuh dalam jangka waktu yang ditentukan, hewannya juga dapat berjalan-jalan serta menghasilkan sesuatu, misalnya sapi akan menghasilkan susu. Berbeda dengan permainan Mafia War, permainan perang-perangan yang hanya berisikan tulisan dan gambar yang tidak bergerak.

Tetapi permainan-permainan yang ada didalam fasilitas Facebook ini harus mengajak teman lainnya. Jadi seperti permainan Farmville ini, kita harus mengajak sebanyak-banyaknya teman untuk menjadi tetangga kita, gunanya untuk memperluas wilayah kebun kita. Selain itu, ada bangunan yang materialnya didapat dari teman-teman yang ikut main Farmville tersebut.

Jadi didalam setiap permainan ada hal-hal tertentu yang harus mengandalkan bantuan dari teman-teman. Kalau teman-teman tidak bermain, maka permainan hanya akan berjalan biasa saja alias kurang seru. Sedangkan permainan farmville ini sudah berjalan cukup lama, jadi hampir dapat dikatakan tidak ada teman-teman yang berminat untuk bermain, karena jumlah teman-teman yang mau menjadi tetangga pun sudah tidak bertambah lagi, sehingga wilayahnya sulit untuk diperluas dan bantuan material pun menjadi berkurang. Akhirnya permainan seringkali berjalan begitu-begitu saja. Padahal dari pihak farmville sudah berjuang untuk menciptakan ide-idenya yang baru. Tetapi jika sudah menjadi bosan, siapa yang bisa memaksa seseorang untuk bermain terus menerus?

Ada seorang teman yang membuat accountnya yang baru karena yang satu account khusus dibuatnya untuk bermain farmville, sehingga siapa pun yang bermain farmville dia undang (add) menjadi teman dan account yang baru ini dibuat untuk teman-teman yang benar-benar dikenalnya (lebih privasi).

Tetapi untuk menambah jumlah tetangga didalam permainan farmville, maka dia pun membuat account-nya yang baru ini juga untuk bermain. Walau pun demikian, dia tidak sungguh-sungguh memainkannya, katanya dia malas untuk memulai sesuatu hal yang baru dan kalau dia hendak memainkannya maka dia harus benar-benar membangun semuanya dari awal. Jadi dia memainkan farmville dengan menggunakan account yang lama, tetapi permainannya pun tidak dapat berjalan dengan lancar, mengingat teman-temannya sudah banyak yang tidak bermain lagi.

Kadangkala didalam hidup ini, kita merasa malas jika harus memulai sesuatu apalagi dalam hal yang sama. Misalnya saja untuk membuka cabang untuk usaha kita yang sudah berjalan lancar disuatu tempat yang lain, atau untuk memulai suatu hubungan dengan orang lain, pada saat kita sudah merasa nyaman dengan pasangan kita, tetapi karena keluarga tidak menyetujui atau karena pasangan merasa tidak nyaman dengan kita, atau untuk berpindah-pindah rumah bagi yang masa kontrak sudah habis, dan sebagainya.

Kita mempunyai dua pilihan untuk semua hal yang harus kita mulai dari awal untuk hal yang sama, yaitu kita tidak mau memulainya (karena malas) tetapi kita akan diam ditempat dan mengalami pertumbuhan yang lambat atau bahkan tidak bertumbuh, atau alternatifnya kita mau memulainya walau pun terasa sangat sulit.

Ada banyak kejadian yang memaksa kita harus mulai lagi dari awal, misalnya saja untuk rumah kontrakan yang sudah habis masanya dan pemiliknya tidak menghendaki kita untuk memperpanjangnya lagi, sehingga mau tidak mau kita harus mencari kontrakan di tempat lain dan beradaptasi lagi dengan lingkungan yang baru.

Tetapi jika itu adalah suatu usaha yang hendak kita kembangkan, maka kita masih mempunyai pilihan. Kebanyakan orang tidak suka repot, tetapi jika kita ingin bertumbuh, berbuah, berkembang, dan menghasilkan banyak hal, memang kita harus bersedia untuk repot dan menjadi repot tidaklah menyenangkan.

Oleh karena itu, seringkali didalam hidup ini Tuhan mengoyakkan tempat nyaman kita agar kita mau mengembangkan kapasitas kita. Jika tidak, maka selamanya kita akan memilih tempat yang nyaman dan kapasitas kita akan tetap sebesar itu saja.
Lihat saja orang-orang yang berhasil, mereka tidak berhasil dalam sekejab, ada harga yang harus dibayar. Entah mereka sendiri yang menciptakan ketidaknyamanan itu karena mereka benar-benar ingin mengembangkan diri, atau Tuhan yang mengijinkannya terjadi (memaksanya untuk berkembang). Tetapi yang pasti, apa yang kita lihat baik atau “enak” didalam kehidupan orang lain karena keberhasilannya, itu pasti ada harga yang mahal yang harus dibayarkan, dan bagi yang menjalaninya itu pasti tidak enak.

Sekali pun Tuhan membuat seseorang harus keluar dari zona nyamannya, jika seseorang itu tidak mau, maka seseorang itu pun selamanya tidak dapat bertumbuh, bahkan hidupnya akan menjadi lebih buruk.

Hidup ini adalah pilihan, tetapi sesungguhnya itu semua tergantung dari sifat malas kita. Maukah kita mencoba untuk memulai sesuatu dari awal sekali pun itu adalah hal yang sama, tetapi kedepannya akan membawa hasil, ataukah kita lebih baik diam dan berjalan lambat dengan apa yang sudah ada sekarang?

Tuhan memberkati.

**Inspired by Heidy Sutandio

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s