Kalau Tersinggung Berarti Benar


Suatu hari, ada seseorang yang menegur tulisan saya, kurang lebih kalimat yang dia katakan kepada saya seperti demikian “Lia, kenapa tulisanmu begitu, apakah kamu sedang menyinggung saya?”.

Saya agak terkejut ketika dia bertanya kepada saya, karena terakhir saya bertemu dia ketika lulus Sekolah Tingkat Atas, dan saya bertemu dia melalui Facebook beberapa sebelum dia menegur saya tersebut.

Sedangkan tulisan itu sudah saya buat sejak satu bulan yang lalu, dan biasanya karena banyaknya ide, maka untuk dimuat memerlukan waktu beberapa lama, karena satu per satu harus dimunculkan, jadi tidak bisa sekaligus semuanya dimuat.
Saya bertanya “apakah kamu sedang berlaku seperti yang saya tuliskan?”. Agak lama kemudian dia kembali menjawab “ehmm…bukan demikian, tetapi saya merasa kamu sedang menyinggung saya”.

Saya tersenyum, kemudian saya tunjukkan naskah asli beserta tanggal penulisan, dan saya jelaskan bahwa menulis sama sekali tidak pernah bermaksud untuk menyinggung pihak mana pun juga, tetapi apabila ada yang tersinggung, maka saya hanya dapat berharap mereka dapat mengetahui bahwa yang dia lakukan itu salah dan mau berubah menjadi lebih baik.

Artikel-artikel yang saya buat itu berdasarkan dari pengalaman yang didapat oleh orang lain mau pun oleh saya sendiri, dan saya sama sekali tidak pernah menulis untuk menyinggung orang lain, tetapi saya selalu berharap, ketika orang lain membaca tulisan saya, dan mungkin merasa cerita-cerita yang tertulis mirip dengan cerita hidupnya, maka mereka bukan menjadi tidak suka kepada saya melainkan mereka dapat menyadari kesalahan mereka dan mau berubah untuk menjadi lebih baik.

Percaya atau tidak, tulisan-tulisan saya itu sering memberkati diri saya sendiri. Jadi harapan saya tidak hanya agar orang lain yang menjadi lebih baik, tetapi saya sendiri juga ingin lebih baik. Kita bersama-sama belajar untuk menjadi lebih baik, karena tidak ada seorang pun yang jauh lebih baik dibandingkan orang lain.

Ada orang-orang yang juga sering bertanya kepada saya, apakah cerita saya didalam salah satu artikel itu tentang orang tua kandung saya, atau orang tua suami saya, atau tentang saudara saya, atau tentang sahabat saya? Saya dalam hati hanya tersenyum, karena sebenarnya tidak ada gunanya setiap orang mencari tahu siapa yang sedang diceritakan didalam tulisan saya.

Bukankah didalam II Timotius 3:16 dikatakan bahwa segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan, dan untuk mendidik orang dalam kebenaran?

Saya percaya, sebelum tulisan saya dimuat, tentu ada seorang editor yang akan memperbaiki, menambahkan, atau mengurangi tulisan-tulisan yang tidak perlu, dan bahkan tidak akan memuatnya apabila tulisan saya dirasa tidak layak untuk dimuat. Dan sebenarnya didalam hidup ini tidak pernah ada segala sesuatu yang kebetulan, karena didalam Roma 8:28 dikatakan bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi DIA.

Sehingga saya percaya bahwa bukanlah hal yang kebetulan apabila Anda membaca artikel-artikel saya, dan bukanlah hal yang kebetulan apabila Anda merasa ‘tersinggung’ atau merasa saya sedang menyinggung Anda, karena mungkin saja Tuhan menghendaki Anda belajar bersama-sama dengan saya tentang sesuatu.

Janganlah kita merasa tersinggung atas perkataan orang lain, baik yang dikatakan dengan niat sengaja untuk menyinggung, mau pun yang dikatakan secara tidak sengaja! Karena ketika kita tersinggung dan menjadi marah oleh perkataannya, maka dapat dipastikan bahwa yang dikatakan oleh orang lain tentang kita itu benar.

Kita juga tidak perlu memberikan penjelasan apa pun ketika seseorang membuat kita tersinggung, tetapi yang perlu kita lakukan adalah mengampuni dan memperbaiki diri sendiri.

Tetapi apabila seseorang dengan sengaja menyinggung kita dan kita tidak merasa bersalah, kemudian kita mempunyai kesempatan atau orang lain itu sedang dapat diajak bicara, maka tidak ada salahnya jika kita memberikan penjelasan agar orang lain tidak perlu salah sangka terhadap kita.

Tuhan memberkati.

**Picture taken from sites:
http://www.google.co.id/imgres?q=picture+of+cartoon+angry&hl=id&biw=1280&bih=687&tbm=isch&tbnid=tA64NZOUNgiopM:&imgrefurl=http://www.123rf.com/photo_6940363_a-cartoon-rotten-egg-with-an-angry-expression.html&docid=PS4Pm5m-5cVPzM&imgurl=http://us.cdn4.123rf.com/168nwm/cthoman/cthoman1005/cthoman100500133/6940246-a-cartoon-boss-with-an-angry-expression.jpg&w=166&h=168&ei=JCtLT5D7I4eHrAeJy9nADw&zoom=1&iact=hc&vpx=383&vpy=12&dur=1193&hovh=134&hovw=132&tx=91&ty=100&sig=115066408690274837010&page=4&tbnh=134&tbnw=132&start=67&ndsp=24&ved=1t:429,r:7,s:67

One thought on “Kalau Tersinggung Berarti Benar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s