Komunikasi


Komunikasi adalah salah satu hal yang terpenting didalam sebuah hubungan, tetapi juga salah satu hal yang tidak mudah untuk diterapkan didalam sebuah hubungan.

Hubungan didalam keluarga, diantara satu anggota keluarga dengan anggota keluarga yang lain, akan berjalan dengan lancar apabila terjadi adanya sebuah komunikasi yang baik. Dan komunikasi yang baik tidak hanya penting untuk diterapkan didalam keluarga, tetapi juga penting didalam hubungan pertemanan, hubungan persahabatan, dan didalam hubungan setiap aspek kehidupan kita setiap harinya, misalnya saja didalam sekolah atau didalam tempat kerja.

Jujur saja, didalam keluarga orang tua saya komunikasi tidak terjadi dengan baik, sehingga tak jarang hubungan diantara anggota keluarga seringkali terjadi kesalahpahaman, walau pun seseorang yang satu merasa sudah mengerti seseorang yang lain, tetapi sebenarnya ada waktu-waktu dimana pemahaman diantara satu dengan yang lain itu dirasa tidak tepat.

Teringat juga pada awal saya masuk di tempat kerja yang baru, sering terjadi perasaan tidak nyaman dan timbul pemikiran negatif diantara seorang teman dan saya. Dalam suatu waktu saya merasa seorang teman itu sedang memanfaatkan saya, dan di suatu waktu yang lain, seorang teman merasa saya sepertinya tidak tidak melakukan tugas dengan baik. Kami tidak pernah saling berbicara satu dengan yang lain, dalam arti bukan bermusuhan, melainkan sibuk dengan tugas kami masing-masing.

Pada awal hubungan saya dengan Frankly, kami sering mengalami pertengkaran hanya karena masalah sepele. Beberapa kali Frankly marah karena saya lupa memberinya kabar ketika saya sedang bepergian. Pada akhirnya saya juga ikut marah karena saya merasa tidak berbuat hal yang salah.

Kini saya mempunyai keluarga yang baru didalam kehidupan saya, dan dengan adanya sebuah jarak yang memisahkan kami, saya dan suami berada di Pulau Bali, dan seluruh keluarga ada di Surabaya, tentunya diantara kami semua mempunyai peluang yang sangat besar untuk berpikir negatif terhadap satu dengan yang lain, karena ada tindakan atau ucapan yang dirasa kurang berkenan di hati, mungkin melalui SMS atau melalui telepon yang hanya dilakukan seperlunya saja.

Tetapi artikel ini pun muncul ketika saya sering meluangkan waktu untuk berbincang-bincang, baik bersama keluarga saya, keluarga suami saya, dan tetap menjalin hubungan baik dengan teman-teman dekat saya. Saya dapat merasakan bahwa komunikasi yang baik itu dapat membuat sebuah hubungan itu juga menjadi lebih baik. Komunikasi yang baik itu tentunya harus terjadi dari sebuah kejujuran, keterbukaan, dan kasih diantara kedua pihak.

Komunikasi itu bukan hanya sekedar berbincang-bincang satu dengan yang lain, tetapi komunikasi itu juga harus disertai dengan sikap saling mengerti, saling memahami, saling menerima, serta ketulusan diantara satu dengan yang lain.

Hubungan tidak akan menjadi lebih baik apabila didalam komunikasi tidak ada sikap saling jujur dan berasal dari hati yang tulus. Bisa dibayangkan, ketika seorang teman setiap hari hanya membicarakan hal-hal yang penuh dengan kebohongan, tentunya kita tidak akan dapat memiliki hubungan yang baik dengannya. Dan bisa dibayangkan juga, ketika ada seorang saudara yang menjalin komunikasi untuk mengambil keuntungan dari kita, tentunya kita akan merasa malas untuk menjalin hubungan lebih lanjut dengannya.

Hubungan juga tidak akan terjalin dengan baik, ketika masing-masing pihak tidak dapat menerima satu dengan yang lain. Masing-masing orang mempunyai pendapat dan prinsip yang dapat berbeda satu dengan yang lain. Pendapat dan prinsip itu akan diketahui oleh orang lain, apabila mereka berkomunikasi, dan ketika didalam komunikasi itu mereka tidak dapat saling menerima pendapat dan prinsip satu dengan yang lain, maka hubungan mereka tidak akan pernah dapat terjalin dengan baik.
Pada akhirnya, saya dapat bekerja didalam sebuah tempat kerja yang baru selama lima tahun lamanya, karena saya dan teman-teman sama-sama berusaha untuk saling memahami satu dengan yang lain, serta mau menerima dalam setiap perbedaan pendapat dan prinsip diantara kami.

Saya dan Frankly, suami saya akhirnya dapat saling memahami karakter kami masing-masing dan niat didalam hati kami, karena kami masing-masing mau menjelaskan maksud kami, kemudian kami saling mengerti dan menerima satu dengan yang lain.
Dan semua hubungan dapat terjalin dengan baik karena adanya komunikasi yang baik, tidak hanya sekedar berbincang-bincang, tetapi kemauan untuk saling mengerti, saling menerima, saling terbuka, saling jujur, dan melakukan komunikasi dengan hati yang tulus.

Apabila saat ini hubungan Anda dengan orang lain sedang tidak baik, maka cobalah untuk mendengarkan isi hati orang lain itu, dan berbicaralah dari hati ke hati, tentunya harus disertai dengan niat hati yang tulus dan sikap yang mau menerima. Jangan memaksakan diri agar orang lain dapat menerima kita, sebelum kita bersedia untuk menerimanya! Dan usahakanlah untuk menjalin komunikasi yang baik, agar hubungan kita juga menjadi lebih baik diantara satu dengan yang lain.

Tuhan memberkati.

**picture taken from:
http://www.google.co.id/imgres?q=picture+of+communication&um=1&hl=id&sa=N&biw=1280&bih=687&tbm=isch&tbnid=yhsc8EkXnZADbM:&imgrefurl=http://jerrylwoodard.com/tag/communication&docid=EGgGv3_Ne-gT8M&imgurl=http://jerrylwoodard.com/wp-content/uploads/2012/02/Communication.jpg&w=400&h=300&ei=nJFUT4S5LYysrAe1yIXPDQ&zoom=1&iact=hc&vpx=602&vpy=150&dur=1142&hovh=194&hovw=259&tx=115&ty=106&sig=115066408690274837010&page=5&tbnh=146&tbnw=195&start=78&ndsp=21&ved=1t:429,r:2,s:78

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s