Moneyball


Moneyball adalah sebuah film yang berkisahkan tentang olah raga baseball, yang dibintangi oleh Brad Pitt sebagai bintang utamanya, dan berperan sebagai tokoh yang bernama Billy Beane. Didalam film ini Billy Beane adalah seorang General Manager disebuah tim baseball Oakland A, yang mana Billy Beane bertugas untuk mencari pemain-pemain baseball yang terbaik untuk bertanding dan memenangkan berbagai pertandingan baseball yang diikutinya.

Billy Beane mempunyai beberapa orang tim yang ikut membantu memberikan ide-ide dan pandangan mengenai para pemain yang hendak mereka pilih, mau pun yang tidak hendak mereka pilih. Tetapi siapa pun pemain baseball yang mereka pilih karena menurut pandangan mereka pemain-pemain tersebut adalah orang-orang yang handal, hampir-hampir membuat tim baseball mereka itu tidak pernah mengalami kemenangan didalam setiap pertandingan.

Sampai pada suatu hari Billy Beane bertemu dengan seseorang yang secara pendidikan dan pengalaman hampir-hampir tidak pernah berkaitan dengan olah raga baseball, tetapi seseorang ini mampu menganalisa para pemain yang baik. Kemudian Billy Beane mencoba untuk mempekerjakan seseorang itu, lalu Billy Beane mendengarkan setiap detail analisa yang dipresentasikan padanya, dan kemudian akhirnya memutuskan untuk menerapkannya didalam tim baseball nya.

Biasanya, para pemain itu akan dipilih berdasarkan pengamatan dengan mata biasa orang-orang yang sudah berpengalaman dibidangnya. Apabila penampilan seorang pemain itu baik didalam sebuah pertandingan, dan dianggap mampu untuk menjadi tim baseball yang dapat memberikan angka atau kemenangan didalam sebuah pertandingan, maka pemain itu tentunya akan dicari oleh oleh kebanyakan tim baseball.

Tetapi kali ini Billy Beane memilih para pemainnya berdasarkan analisis angka yang dibuat oleh seseorang yang memang menggemari pekerjaan menganalisis tersebut. Walau pun didalam analisa seseorang itu justru pemain-pemain yang tidak pernah dipilih oleh tim baseball mana pun karena dianggap tidak cukup bagus menurut pengamatan para ahlinya, namun Billy Beane berusaha untuk terus mengikuti hasil analisa yang ada dan memilih pemain-pemain yang tidak bagus tetapi dianggap bagus oleh hasil analisa tersebut.

Jadi Billy Beane mulai mengganti para pemain yang kurang bagus dengan pemain-pemain lain yang dianggap lebih baik. Didalam tindakannya ini, tentu saja Billy Beane mengalami banyak pertentangan, karena dianggap oleh para ahlinya bahwa cara pemilihan pemin yang baru oleh Billy Beane ini benar-benar-benar tidak masuk akal. Bahkan pelatih yang ada didalam timnya itu pun tidak pernah mendengarkan yang dikatakan oleh Billy Beane selaku General Manager.

Namun Billy Beane tidak menyerah dan akhirnya Billy mengambil langkah-langkah yang lebih serius dengan mengeluarkan orang-orang yang dipilih oleh pelatihnya, dan benar-benar mengganti semua orang yang dianggap bagus melalui hasil analisa yang telah dibuat.

Dan akhirnya, sejak saat itu, tim baseball yang dimiliki oleh Billy Beane dapat dikatakan hampir-hampir tidak pernah mengalami kekalahan. Cara memilih pemain yang tidak biasa, yang berdasarkan dari hasil pengamatan dan analisa, ternyata dapat diterapkan didalam memilih pemain untuk sebuah tim baseball. Cara ini pun kemudian ditiru juga oleh tim baseball yang lain. Namun Billy Beane terus menerus mengembangkan cara-cara yang lain, untuk mempertahankan kemenangan tim baseball-nya.

Setelah melihat film ini, suami saya mengingatkan saya pada Firman Tuhan didalam Roma 12:2 yang berkata “janganlah kami menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna”.

Didalam kehidupan kita ini, seringkali kita mempunyai pola pikir yang sama dari waktu ke waktu, sehingga akibatnya pola pikir kita itu membuat kita tidak hanya sekedar menjadi ketinggalan jaman, tetapi juga menghambat pertumbuhan kita secara karakter, kepribadian, pola hidup, dan tentunya juga menghambat pertumbuhan kerohanian kita.

Firman Tuhan berkata agar kita berubah oleh pembaharuan budi kita, agar kita tidak menjadi serupa dengan dunia, hal ini berarti agar kita belajar untuk mengubah cara pandang atau cara berpikir kita, agar kita dapat melihat setiap kejadian, setiap persoalan, dan bahkan setiap pribadi orang lain dengan cara pandang dan pola pikir yang berbeda.

Sebagai contoh apabila kita melihat seseorang yang sedang mengalami keberhasilan didalam hidupnya, maka jangan sampai kita terpaku pada pola pikir lama yang mungkin hanya dapat merasa iri hati, lalu kita bersikap memusuhinya, berusaha untuk menyainginya secara tidak sehat, atau berusaha untuk merendahkannya!

Tetapi ketika kita melihat orang lain berhasil, maka kita harus dapat mengubah pola pikir kita dengan yang baru, seperti misalnya membuka hati untuk turut merasa senang dengan keberhasilan seseorang itu, memberinya selamat, dan memberi dukungan bagi seseorang itu apabila ia membutuhkannya. Atau, kita dapat belajar darinya, kemudian memacu diri kita sendiri untuk bangkit dan bersama-sama mengalami keberhasilan.

Menjadi tua itu pasti, tetapi menjadi dewasa itu adalah pilihan. Kebanyakan orang menjadi semakin tua bukannya bersikap dan berperilaku menjadi semakin dewasa, tetapi justru memelihara sifat kekanak-kanakan yang sama sekali tidak memberkati orang lain dan mengecewakan orang lain.

Kita masih dapat memilih hendak berdiri di sisi sebelah mana ketika kita diperhadapkan pada sebuah masalah atau penilaian pada seseorang. Kita tidak harus selalu berdiri di sebelah sisi negatif, tetapi kita dapat memilih untuk berdiri di sebelah sisi positif. Seorang yang dewasa, dapat menilai seseorang dengan pandangan yang positif, dan dapat memilih untuk berpikir positif ketika diperhadapkan pada sebuah persoalan.

Tidak mudah untuk menjadi seorang yang dewasa, tetapi ketika kita mau memutuskan untuk senantiasa memperbaharui pola berpikir dan sudut pandang kita ke arah yang lebih baik, maka kita akan menjadi seseorang yang lebih baik lagi daripada saat ini.

Tuhan memberkati.

**1st picture taken from:
http://www.google.co.id/imgres?q=picture+of+moneyball&um=1&hl=id&sa=N&biw=1280&bih=687&tbm=isch&tbnid=8VPVRCtEXxlRSM:&imgrefurl=http://moviereviewfaqs.blogspot.com/2011/09/moneyball.html&docid=SYrPQ-HT-xmdAM&imgurl=http://4.bp.blogspot.com/-cwjo9k375tI/Tn9c4gjM_8I/AAAAAAAAAlw/j8S4Sj_bQVI/s1600/moneyball-1316797425.jpg&w=530&h=315&ei=Fs9qT4uiKIftrQfp3ZWlAg&zoom=1&iact=hc&vpx=948&vpy=77&dur=1090&hovh=173&hovw=291&tx=187&ty=122&sig=115066408690274837010&page=4&tbnh=161&tbnw=232&start=58&ndsp=20&ved=1t:429,r:19,s:58

**2nd picture taken from:
http://www.google.co.id/imgres?q=picture+of+moneyball&um=1&hl=id&sa=N&biw=1280&bih=687&tbm=isch&tbnid=cAyyLdSMYc52YM:&imgrefurl=http://www.amoeba.com/blog/2012/01/pen-is-mightier-than-the-sword/2011-oscar-nomination-predictions-by-brad-jackie-.html&docid=AWsykRaDG7c_zM&imgurl=http://www.amoeba.com/dynamic-images/blog/Brad/moneyball-1.jpg&w=1124&h=1672&ei=Fs9qT4uiKIftrQfp3ZWlAg&zoom=1&iact=hc&vpx=842&vpy=27&dur=4103&hovh=274&hovw=184&tx=89&ty=177&sig=115066408690274837010&page=4&tbnh=161&tbnw=108&start=58&ndsp=20&ved=1t:429,r:18,s:58

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s