Strategi Bermain


Seperti yang pernah saya katakan didalam beberapa tulisan saya sebelumnya, kalau di waktu-waktu luang, kadangkala saya mengisinya dengan memainkan permainan yang ada di laptop. Demikian pula suami saya, dia juga suka mengisi beberapa waktu luangnya dengan bermain, sebagai salah satu hiburannya.

Dan didalam beberapa permainan yang kami mainkan, ada yang memerlukan sebuah strategi yang harus dipelajari, agar kami dapat memenangkan permainan tersebut, atau agar kami dapat mencapai nilai yang terbaik.

Strategi, tak hanya didalam sebuah permainan, tetapi juga didalam seluruh aspek kehidupan ini, kita harus pandai-pandai mengatur strategi agar kita dapat mencapai kata kehidupan yang maksimal, atau strategi itu berguna bagi kita untuk mencapai hal-hal yang kita harapkan atau kita inginkan terjadi.

Sebagai contoh, apabila kita ingin mempunyai banyak uang, maka selain bekerja, kita perlu mengatur strategi dengan menyisihkan sebagian uang kita untuk ditabung, lalu mencukupkan diri dengan apa yang ada, dan tidak membeli barang-barang yang tidak perlu, atau tidak sembarangan membagi-bagikan uang kepada orang lain (baca: berfoya-foya).

Contoh lainnya, apabila kita ingin memperoleh sebuah peningkatan didalam pelajaran kita disekolah, mau pun didalam kehidupan ini, dan didalam hal apa pun juga, maka kita harus mengatur sebuah strategi agar dapat mempelajari banyak hal, mengurangi sikap bermain-main, meningkatkan sikap tekun, tetap setia melakukan hal-hal kecil, dan meningkatkan berbagai hal baik yang ada didalam diri kita.

Apabila kita ingin memiliki tubuh yang sehat, maka kita harus mengatur strategi dengan memberi sedikit waktu untuk berolah raga, melatih pikiran kita untuk lebih banyak memikirkan hal-hal yang baik, dan menikmati menu makanan yang sehat, seperti sayur mayur, buah-buahan, dan lain-lain.

Didalam hal ini, saya pikir, tentunya kita semua mengerti bahwa untuk mencapai sesuatu, maka kita harus memiliki strategi yang harus dilakukan. Tetapi ada satu hal yang patut disayangkan, yaitu tidak semua orang mempunyai sebuah ide strategi yang baik.

Perputaran waktu akhir-akhir ini terasa begitu sangat cepat. Perkembangan teknologi terjadi dengan sangat cepat, terbukti dengan sebentar-sebentar kita sudah menemukan adanya teknologi yang baru lagi. Jika kita melihat orang-orang yang sudah terlebih dahulu berhasil, maka kita dapat melihat ada begitu banyak orang yang mengalami kemajuan dengan pesat. Sehingga tanpa kita sadari, rasanya kita ingin terus berlari dengan lebih cepat untuk meraih segala sesuatu yang kita harapkan terjadi.

Tetapi ketika kita sudah berlari dengan sangat cepat dan ternyata kita tidak juga mencapai hal yang kita harapkan atau inginkan, maka akhirnya kita memilih sebuah strategi ‘jalan pintas’, seperti misalnya sikut kanan kiri untuk menjatuhkan orang-orang yang sebenarnya tak bersalah atas kegagalan kita, atau menyisipkan ‘tipuan-tipuan’ kecil yang mungkin kita pikir dapat mempercepat langkah kita.

Kalau kita melihat didalam sebuah permainan, untuk mencapai sebuah nilai yang tertinggi atau untuk mengalami kemenangan, maka kita harus melalui berbagai tantangan yang sudah diatur didalamnya. Sulit bagi kita untuk bermain curang didalam sebuah permainan yang sudah diatur secara sistem. Kita juga tidak bisa marah karena hal itu hanyalah sebuah permainan yang tidak harus membuat kita sampai tertekan.

Demikian pula didalam kehidupan kita ini, apalagi jika kita sudah mengenal Firman Tuhan, dan hidup didalam kasih Tuhan, maka seharusnya kita tidak bisa menemukan strategi yang buruk, bahkan tidak seharusnya kita memikirkan sebuah rencana-rencana yang buruk hanya karena ingin mencapai sebuah keberhasilan.

Opera pernah berkata bahwa hal tersulit yang dapat kita lakukan didalam kehidupan ini adalah turut senang melihat keberhasilan orang lain. Didalam kehidupan ini, kita tidak akan pernah bisa selalu berada di posisi tertinggi setiap saat, dan pada saat ada orang lain yang dapat mencapai posisi yang lebih tinggi, maka tidak seharusnya kita membencinya, karena tidak ada salahnya mengakui keberhasilan orang lain dan turut bersuka dengannya.

Bukan berarti ketika orang lain mengalami keberhasilannya, kemudian kita merasa berhak untuk turut ‘menghabis-habiskan’ atau turut menikmati keberhasilannya sampai habis, melainkan jadikan keberhasilan orang lain itu sebagai suatu pembelajaran, untuk memperbaiki strategi kehidupan yang telah kita jalani selama ini.

Mempercepat langkah tidak sama artinya dengan memotong jalan yang harus kita lalui. Mempercepat langkah itu berarti melalui semua jalan yang harus kita lalui, tetapi dengan strategi yang baik dan cerdas.

Firman Tuhan didalam Matius 10:16b berkata “…hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati”. Tentunya Tuhan ingin kita menjadi anak-anak yang dapat menyusun strategi didalam kehidupannya untuk mencapai suatu keberhasilan, dengan cara-cara yang cerdas, cerdik (baca: tidak licik), dan hati yang tetap tulus.

Sesuatu yang diharapkan dapat selalu terjadi, tetapi tidak dengan cara memanfaatkan orang lain secara semena-mena, tidak dengan cara menipu, tidak dengan sikap yang penuh dengan kemarahan, tidak dengan cara mengintimidasi, tidak dengan cara meminta-minta atau membuat susah orang lain, tidak dengan cara mencuri, dan tidak dengan berbagai cara yang buruk.

Tetapi segala sesuatu yang kita harapkan dapat terjadi didalam kehidupan ini, apabila hati kita tulus, dan kita dapat mengatur strategi dengan cerdik (baca: cerdas), yaitu dengan sikap yang setia, tekun, mau belajar, mau berjuang, jujur, dan mengisi kehidupan ini dengan berbagai hal yang baik.

Matius 7:8 berkata “karena setiap orang yang meminta, menerima, dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan”.

Tuhan memberkati.

**picture taken from:
http://www.google.co.id/imgres?q=picture+of+bisnis+strategi&start=84&um=1&hl=id&sa=N&biw=1280&bih=687&tbm=isch&tbnid=Tq2I6Xxs75RUvM:&imgrefurl=http://hutantropis.com/menang-dalam-persaingan-bisnis&docid=xYvXcRBI4srheM&imgurl=http://hutantropis.com/wp-content/uploads/2011/06/persaingan-bisnis1.jpg&w=400&h=300&ei=f3yGT5KxLIPRrQfp-tzEBg&zoom=1&iact=hc&vpx=187&vpy=98&dur=3592&hovh=194&hovw=259&tx=164&ty=119&sig=115066408690274837010&page=5&tbnh=146&tbnw=193&ndsp=20&ved=1t:429,r:5,s:84,i:16

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s