Pembelajaran Itu Tak Pernah Berhenti


Setiap gereja, selalu mempunyai jadwal latihan untuk acara kebaktian hari Minggu nya. Biasanya, selalu ada satu hari selain hari Minggu yang telah disepakati bersama untuk dijadikan sebagai hari latihan, dihadiri oleh beberapa orang pelayan mimbar yang bertugas, bersama para pelayan lainnya, seperti bagian multi media dan sound system juga turut serta dalam acara latihan bersama ini. Tujuan latihan diadakan setiap minggunya adalah agar acara kebaktian hari Minggu selalu dapat diadakan dengan baik dan lancar.

Biasanya, beberapa hari sebelum hari latihan dimulai, yang bertugas untuk menjadi worship leader harus mengirimkan format atau urutan lagu-lagunya, agar singers dan tim musik dapat mempersiapkan lagu-lagu yang akan dinyanyikan tersebut. Paling tidak, format lagu yang sudah diberikan itu dapat dipelajari terlebih dahulu oleh singers dan tim musik, sehingga sekaligus dapat menghemat waktu latihan.

Pada suatu hari, ada seorang worship leader, yang berasal dari sebuah kota besar, dan untuk sementara waktu dipindahtugaskan di sebuah pulau di Indonesia. Untungnya, di pulau tersebut, ada cabang dari gereja yang biasa dihadirinya selama ini. Dan worship leader ini pun tidak segan-segan melayani Tuhan sebagai worship leader mau pun sebagai singer, walau pun mungkin gereja di pulau tersebut tidak sebesar seperti gereja di kotanya.

Worship leader yang satu ini sedikit keheranan karena ternyata lagu-lagu yang sudah dianggap sebagai lagu yang sangat lama, bahkan sudah tidak pernah dinyanyikan di gerejanya yang sebelumnya, justru menjadi lagu-lagu yang sangat baru bagi gereja di pulau tersebut. Padahal walau pun dapat dikatakan sebagai gereja kecil, namun gereja ini mempunyai visi dan cara kebaktian yang dapat dikatakan cukup modern, dengan segala pemikiran yang cukup maju.

Oleh karenanya, setiap kali mendapatkan kesempatan untuk memimpin pujian, worship leader ini selalu memberikan satu lagu yang dianggap baru di gereja tersebut, dengan tujuan, agar para pelayan mimbar semakin banyak belajar, dalam hal ini mempelajari lagu baru, menjadi orang-orang yang terus berkembang walau pun hanya melayani di gereja yang tidak besar, dan menjadi berkat, apalagi gereja ini cukup sering dikunjungi oleh banyak orang dari berbagai daerah, baik sekedar untuk berlibur, mau pun untuk bekerja.

Tetapi pada suatu waktu, ada seorang singer yang dengan nada tinggi, di hadapan banyak orang, lalu berkata kepada worship leader tersebut bahwa dia tidak mau menyanyikan lagu yang selalu baru, padahal seorang singer ini juga menjadi salah seorang worship leader di gereja tersebut, dan dia salah satu orang yang dipercaya oleh bapak gembala untuk mengatur segala sesuatu yang berkenaan dengan pelayanan praise and worship.

Jadi sebenarnya, keberadaan dirinya didalam gereja tersebut itu dapat dikatakan memegang peranan yang cukup penting. Tetapi sayangnya, dia bersikap emosi dan marah hanya karena harus mempelajari sebuah lagu baru. Tak hanya menolak adanya lagu baru tersebut, tetapi dia juga membanting kursi, mengeluh, dan memasang raut muka yang membuat semua orang jadi kehilangan minat untuk berlatih.

Sikap yang penuh dengan emosi hanya karena harus mempelajari sesuatu yang baru itu dapat dikatakan sebagai sikap yang sangat kekanak-kanakan. Dan sikap yang enggan untuk mempelajari sesuatu yang baru itu hanya akan membuat seseorang menjadi sulit untuk mengalami suatu terobosan dan suatu tingkatan yang lebih maju.

Saya yakin, setiap Pembaca tentu ingin menjadi seorang yang berhasil, seorang yang sukses, seorang yang mulia (baca: dipuji-puji). Tetapi keberhasilan itu tentu tak dapat diraih dalam sekejab, karena ada proses yang harus dilalui. Dan namanya proses itu tidak pernah menyenangkan. Sama seperti seekor anak burung rajawali yang pada waktunya harus belajar terbang, anak burung rajawali ini harus diobrak abrik sarangnya oleh ibunya, agar dia belajar untuk mengepakkan sayapnya, dan hal itu tentunya tidak menyenangkan bagi si anak.

Demikian pula didalam kehidupan ini, apa pun profesi yang kita miliki, proses pembelajaran itu tak akan pernah berhenti. Tuhan dapat memaksakan suatu proses pembelajaran didalam kehidupan kita, atau kita sendiri yang dapat memacu diri kita untuk mempelajari sesuatu demi suatu kemajuan.

Saya, saat ini memilih untuk menjadi seorang ibu rumah tangga. Apabila seseorang berpikir bahwa saya bisa bermalas-malasan dirumah karena tidak ada yang perlu saya kerjakan, maka saya pastikan bahwa seseorang itu salah besar! Karena walau pun didalam rumah, saya berusaha untuk mengembangkan diri saya, misalnya saja pada awal pernikahan saya mencoba untuk belajar memasak.

Saya yang tadinya sama sekali tidak pernah menyentuh barang-barang dapur, akhirnya kini saya dapat membuat beberapa menu makanan yang mungkin dapat dikatakan sederhana, yang dapat saya sajikan untuk makan malam bersama suami, dan suami saya sangat menyukainya.

Tak hanya untuk urusan rumah, saya juga memperkaya pengetahuan saya didalam hal pengetahuan bahasa, misalnya saja mempelajari kembali grammar pelajaran bahasa inggris, yang ternyata selama ini masih banyak yang belum saya ketahui. Dan karena saya menyukai bidang karya tulis, saya pun berusaha untuk memperkaya pengetahuan mengenai cara menulis dan memperbanyak karya tulis dari ide-ide yang saya dapatkan selama ini.

Mungkin ada yang berkata bahwa saya dapat mempelajari banyak hal karena saya belum memiliki anak. Tetapi saya percaya, ketika saya mempunyai anak nanti tentu ada hal-hal baru yang dapat saya pelajari dan saya akan menjadi semakin kaya akan banyak hal. Tuhan mengijinkan saya untuk mengalami berbagai proses didalam hidup ini, tetapi saya secara pribadi juga memacu diri saya untuk mempelajari banyak hal, sehingga walau pun didalam rumah, saya tetap mempunyai banyak kesibukan seperti orang-orang pekerja.

Anda, para Pembaca juga jangan pernah membatasi kehidupan dan rutinitas Anda untuk mengalami suatu kemajuan. Misalnya saja Anda saat ini adalah seorang singer, didalam sebuah gereja kecil, cobalah untuk mempelajari banyak lagu, atau dengan kata lain, cintailah lagu-lagu baru! Tahun-tahun kedepan, seandainya Tuhan membawa Anda menjadi seorang singer terkenal di dunia, maka mempelajari banyak lagu adalah salah satu persiapan yang dapat Anda lakukan di hari ini.

Ingat: Tuhan memberkati orang-orang yang sudah siap. Orang-orang yang sudah siap untuk diberkati adalah orang-orang yang tidak pernah berhenti belajar. Orang-orang yang tidak pernah berhenti belajar adalah orang-orang yang sedang berjalan ke arah kesuksesan.

Artikel ini mungkin terbatas, karena sebenarnya ada berbagai macam contoh yang ingin saya sampaikan, tetapi dari semuanya itu, intinya adalah jangan mudah menyerah untuk belajar, karena kita tidak pernah tahu, berkat apa yang telah disediakanNYA untuk kita esok hari! Siapkah diri Anda untuk menerima berkat-berkatNYA?

Tuhan memberkati!

**picture taken from:
http://www.google.co.id/imgres?q=picture+of+cartoon+learning&start=84&hl=id&biw=1280&bih=707&tbm=isch&tbnid=o_g2cS3c5stfnM:&imgrefurl=http://users.rowan.edu/~dillon59/LearningCentral.html&docid=eKaOB3-KejfyHM&imgurl=http://users.rowan.edu/~dillon59/kids-study-cartoon.jpg&w=400&h=332&ei=WyOaT-axF82zrAeA3YmxDg&zoom=1&iact=hc&vpx=479&vpy=6&dur=4914&hovh=204&hovw=246&tx=107&ty=138&sig=115066408690274837010&page=5&tbnh=166&tbnw=200&ndsp=24&ved=1t:429,r:14,s:84,i:35

3 thoughts on “Pembelajaran Itu Tak Pernah Berhenti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s