Telur Dadar Ala Suami


Selama saya hidup, sampai pada saat mami saya mengalami sakit, saya hanya dapat memasak nasi dengan menggunakan alat pemasak nasi yang biasa disebut dengan rice cooker, mie instan, dan puding. Setelah mami saya sakit, saya belajar memasak telur dadar dan telur mata sapi, serta membuat kaldu.

Dan selama masa pacaran, saya baru mengetahui kalau urusan makan telur, suami saya hanya menyukai satu macam masakan telur, yaitu telur dadar. Cara memasak telur dadarnya pun tidak asal memasak, tetapi ada teknik yang suami saya gunakan sendiri, dan dengan tingkat kematangan tertentu.

Jadi agar suami saya berminat untuk menikmati telur dadar buatan saya, maka satu-satunya cara saya harus mempelajari teknik memasaknya dan memperhatikan tingkat kematangan yang sesuai dengan minatnya. Karena memasak telur dadar termasuk mudah menurut saya, maka hanya satu kali saja suami saya memraktekkannya, selanjutnya saya dapat membuatkan untuknya.

Teknik memasaknya sedikit lucu menurut saya, karena mungkin tidak biasa dilakukan oleh kebanyakan orang. Misalnya saja telur yang sudah di kocok itu baru dapat dimasukkan kedalam wajan dengan minyak yang sudah dipanaskan dalam waktu tertentu, kemudian ada waktu-waktu dimana saya harus menekan-nekan telurnya, dan tingkat kematangan telur juga ada masanya.

Sedikit mengejutkan ketika lampu didapur rumah kami padam, suami saya berkata bahwa memasak telur dadar dengan caranya itu juga dapat diketahui melalui penciuman, sehingga saya benar-benar dibuatnya tertawa karena cara memasak telur dadar ini pun benar-benar dipahami oleh suami saya, sampai-sampai dengan ‘mata terpejam’ pun dia dapat mengetahui apakah telur sudah sesuai dengan tingkat kematangan yang dimaksud atau belum.

Sampai pada suatu hari, ketika suami saya merindukan telur dadar, dan meminta saya untuk memasakkan untuknya, sewaktu saya memasaknya, tiba-tiba saya mendapatkan sesuatu dari cerita tersebut diatas, yang ingin saya bagikan kepada seluruh pembaca.

Ketika kita menerima Tuhan Yesus sebagai juru selamat kita secara pribadi, maka Tuhan memberikan kepada kita Roh Kudus untuk tinggal diam didalam diri kita. Dan Roh Kudus seringkali berbicara kepada kita melalui berbagai cara, misalnya saja dengan memberikan kegelisahan untuk sesuatu hal yang tidak baik, memberikan kedamaian untuk sesuatu hal yang baik, memberikan sukacita ketika kita sedih, atau memberitahukan kepada kita tentang sesuatu hal dengan cara mengarahkan kita pada sesuatu hal, atau mengingatkan kita pada sesuatu hal, agar kita dapat mengetahui sesuatu.

Sama seperti halnya suami saya, yang dapat mengetahui telur dadar buatannya sudah dimasak dengan baik hanya dengan mencium aromanya saja, kurang lebih, Roh Kudus juga mengetahui berbagai hal, bahkan berbagai hal yang tidak nampak sekali pun.

Sehingga jika kita mengijinkan Roh Kudus untuk tinggal didalam kita, maka Roh Kudus dapat memberitahukan segala hal yang kita tidak tahu, atau sebaliknya, Roh Kudus yang tinggal didalam diri orang lain juga dapat mengetahui segala sesuatu yang tidak diketahui oleh orang lain itu tentang kita.

Jadi kita tidak perlu heran apabila kita dapat merasakan roh yang selain Roh Kudus yang ada didalam diri orang lain atau jika kita sedang berada di suatu tempat. Bahkan tanpa kita mengetahui secara detail tentang seseorang itu, maka kita dapat mengetahui kalau ada yang ‘tidak baik’ sedang terjadi dengan diri seseorang itu, atau ada karakter yang ‘tidak baik’ yang dimiliki oleh seseorang itu, yang biasanya ‘diberitahukan oleh Roh Kudus’ misalnya dengan cara memberikan kepada kita hati yang tidak damai atau perasaan yang tidak nyaman, yang sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata.

Dan sebaliknya, orang-orang yang tidak mengenal Kristus pun, yang benar-benar mendalami kehidupan bersama roh yang selain Roh Kudus juga dapat merasakan perbedaan didalam diri orang-orang yang mengijinkan Roh Kudus hidup didalam dirinya. Misalnya saja, mereka dapat merasakan kebencian yang berlebihan dan tak beralasan terhadap orang-orang yang hidupnya dipenuhi dengan Roh Kudus.

Oleh karena itu, jangan kita ‘bermain-main api’ didalam kehidupan kerohanian kita! Kita dapat melayani Tuhan dan terlihat hebat dengan kemampuan atau skill yang kita miliki, tetapi roh yang ada didalam diri kita itu benar-benar Roh Kudus atau bukan, akan terpancar keluar, cepat atau lambat akan terbukti.

Seorang pelayan gereja yang suka bergosip, menertawakan atau merendahkan orang lain, memiliki sikap hati yang angkuh, dan hanya tampil pada saat gereja mengundang seorang pembicara ternama, tidak akan pernah memberkati siapa pun, walau pun dia berpikir telah melakukannya dengan penuh pengorbanan. Karena sebenarnya kita dapat memberkati orang lain, hanya karena Roh Kudus yang memimpin kita, bukan karena ‘roh’ yang lain.

Saat ini, mari kita benar-benar mengkoreksi diri kita, dan mengijinkan Roh Kudus membantu kita untuk mencungkil segala hal yang buruk yang ada didalam hati dan pikiran kita, agar pelayanan kita murni dan layak dipersembahkan, menjadi dupa yang harum dihadapan Tuhan. Tuhan memberkati!

**inspired by Frankly Reynold Malumbot

**picture taken from:
http://www.google.co.id/imgres?q=picture+of+telur+dadar&hl=id&sa=G&biw=1280&bih=707&tbm=isch&prmd=imvns&tbnid=w7S_c8aekVkqAM:&imgrefurl=http://shw.junnne.fotopages.com/10233176/telur-dadar-kosong4-kids.html&docid=nPQMHptxRWZP_M&imgurl=http://srv.fotopages.com/2/10233176/telur-dadar-kosong4-kids.jpg&w=667&h=500&ei=ITynT8WQO8uJrAed8bT5AQ&zoom=1&iact=hc&vpx=199&vpy=110&dur=57&hovh=194&hovw=259&tx=193&ty=153&sig=115066408690274837010&page=1&tbnh=164&tbnw=216&start=0&ndsp=15&ved=1t:429,r:5,s:0,i:78

2 thoughts on “Telur Dadar Ala Suami

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s