Move Forward


Firman Tuhan didalam Roma 12:2 mengatakan “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna”.

Melalui ayat tersebut, seringkali orang beranggapan bahwa sebagai seseorang yang mengatakan dirinya sebagai ‘anak Allah’ itu harus memiliki perbedaan dengan dunia ini. Berbeda dalam hal apa? Tentu saja semua orang memiliki jawaban dan perilaku atau caranya yang masing-masing untuk menunjukkan perbedaan tersebut. Tetapi sayangnya, perbedaan yang dibuat itu belum tentu “baik dan berkenan kepada Allah” sesuai dengan ayat tersebut diakhir kalimat.

Kadangkala perbedaan yang kita lakukan itu baik, tetapi belum tentu berkenan kepada Allah. Sedangkan perihal berkenan atau tidak, yang dapat memberikan penilaian tentu hanya Tuhan yang mampu melihat hati seseorang (Amsal 21:2 “setiap jalan orang adalah lurus menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati”).

Tetapi kadangkala, seseorang dapat melihat dan menilai hati orang lain dari ucapan dan perilakunya. Amsal 4:23 mengatakan “jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan”, seringkali segala sesuatu yang ada didalam hati kita, seperti rasa tidak suka pada sesuatu atau seseorang, atau hati yang memiliki kasih, bisa terlihat dari cara kita berbicara atau perilaku kita pada seseorang.

Didalam kehidupan ini selalu ada pro dan kontra. Kita tidak pernah bisa memaksa orang lain untuk menyukai kita, walau pun kita tahu seseorang sedang tidak suka pada kita melalui perkataan dan tingkah lakunya. Sewaktu kita mengetahui seseorang itu tidak suka pada kita, maka yang bisa kita lakukan adalah mengkoreksi diri kita sendiri, agar bisa melakukan perubahan diri ke arah yang lebih baik.

Tetapi masalahnya, ketika kita dinilai buruk oleh seseorang, lalu kita sudah berusaha untuk berubah menjadi lebih baik, seringkali tidak semua orang dapat berusaha untuk mengubah caranya memandang dan menilai kita, sehingga pandangan yang tetap negatif itu yang seringkali membuat kita mudah putus asa terhadap diri kita sendiri.

Mungkin tak hanya orang lain, tetapi cobalah kita koreksi diri kita sendiri, apakah kita pernah mempunyai pandangan yang negatif tentang orang lain dan ketika orang lain itu sudah berusaha untuk menjadi lebih baik, kita tetap tidak mau mempercayai perubahannya itu?

Didalam kehidupan ini, seringkali kita ingin orang lain mendengarkan dan melakukan saran kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik, tetapi mengapa ketika mereka sudah mencoba untuk berubah, kita tidak bisa mengubah cara pandang kita terhadap orang lain itu?

Ada seorang pria dan seorang wanita yang setelah beberapa waktu lamanya mengalami berbagai masalah dan akhirnya menjadi teman dekat, akhirnya memutuskan untuk menjalin hubungan. Tetapi didalam hubungan ini mereka berusaha untuk menjadi lebih baik dan memang hanya mereka dan keluarga yang dapat melihat perubahan yang terjadi.

Sehingga sayang sekali jika orang lain disekitar mereka yang tidak benar-benar mengikuti perkembangan hidup mereka tetapi setiap saat, secara terus menerus menilai mereka adalah seseorang yang buruk dan contoh yang tidak patut untuk diteladani. Tentunya, penilaian itu tidak bijaksana, karena orang lain menilai dengan pemikiran yang lama, ketika seorang pria dan seorang wanita itu baru saja melakukan kesalahan di waktu yang lampau.

Tetapi seandainya orang lain itu mampu berpikir bahwa waktu sudah berjalan dan ada kemungkinan perubahan yang baik telah terjadi, tentunya penilaian yang diberikan untuk seorang pria dan seorang wanita ini akan berbeda. Kita tidak dapat menilai seseorang pada saat ini dengan pengetahuan kita tentang yang dilakukan oleh seseorang itu di waktu yang lampau.

Move forward jika diterjemahkan berarti bergerak ke arah depan (maju) atau dengan kata lain yaitu mengalami kemajuan. Kemajuan yang diinginkan setiap orang adalah keberhasilan, kesuksesan, kekayaan, kehormatan, dan segala hal yang dinilai atau terlihat baik. Sedangkan Firman Tuhan didalam Roma 12:2 mengatakan bahwa perubahan yang baik adalah perubahan oleh budi atau pemikiran kita.

Jadi kalau kita ingin bergerak ke arah perubahan yang baik, cobalah untuk sekaligus membawa cara berpikir kita untuk berubah menjadi lebih baik juga. Cobalah untuk tidak membiasakan diri kita untuk mengatakan “ah, orang tua seseorang itu memang tidak baik, bagaimana anaknya bisa baik?” atau “ah seseorang itu memang selalu melakukan hal buruk”! Tetapi cobalah membiasakan diri untuk berpikir positif, seperti “dia mungkin sedang mengalami masalah sehingga perilakunya sedikit buruk, nanti pasti lebih baik” atau “dia itu baik orangnya tetapi waktu ini sedang mempunyai suasana hati yang buruk”.

Mungkin dahulu seseorang itu pernah menyakiti kita, tetapi setelah beberapa waktu lamanya kita tidak pernah berjumpa dengannya, barangkali seseorang itu sudah bertobat dan berjuang untuk menjadi lebih baik. Bila benar demikian, bukankah tidak adil bila kita terus menerus memberikan penilaian yang buruk pada seseorang itu? Mari kita memajukan pemikiran kita, karena seseorang bisa saja sudah berubah menjadi lebih baik.

Filipi 3:13b “…aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku”.

Tuhan memberkati!

**inspired and idea from Vania Orchida Buana

**picture taken from:
http://www.google.co.id/imgres?q=picture+of+move+forward&um=1&hl=id&sa=N&biw=1280&bih=707&tbm=isch&tbnid=NPg36aYs4W1FUM:&imgrefurl=http://www.iquit-smoking.com/quit-smoking-mindset.html&docid=ITpJrrtVrEV-hM&imgurl=http://www.iquit-smoking.com/images/move-forward.jpg&w=338&h=355&ei=OFnZT-XYDsPOrQfU9vXnBg&zoom=1&iact=hc&vpx=205&vpy=259&dur=2455&hovh=230&hovw=219&tx=125&ty=143&sig=115066408690274837010&page=1&tbnh=164&tbnw=188&start=0&ndsp=15&ved=1t:429,r:10,s:0,i:99

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s