Pentingnya Urapan


Pada jaman saya ketika mulai duduk di bangku Sekolah Menengah Atas atau sekarang lebih dikenal dengan sebutan high school, kami semua para siswa dan siswi sudah harus mulai memikirkan dan menentukan jurusan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) atau IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) yang nantinya akan kami minati.

Sebagai sedikit informasi, jurusan IPA biasanya terdiri dari serangkaian mata pelajaran berhitung, seperti Matematika, Fisika, dan Kimia. Sedangkan jurusan IPS terdiri dari serangkaian mata pelajaran hafalan, seperti Ekonomi, Sosial, Geografi, dan lain-lain.

Saya secara pribadi lebih suka mata pelajaran berhitung. Tetapi sebelum saya yakin untuk masuk di jurusan IPA, saya menanyakan pada orang tua saya. Bila orang tua setuju, maka saya akan memutuskan jurusan yang berdasarkan dari persetujuan orang tua saya.

Hal yang sama terjadi, ketika saya memilih Fakultas di sebuah Universitas. Selain membuat berbagai pertimbangan dari Fakultas yang saya pilih, bagi saya adalah suatu kewajiban untuk menanyakan pendapat orang tua saya juga mengenai Fakultas tersebut.

Tak berhenti sampai disitu, ketika saya memilih tempat pekerjaan setelah lulus kuliah, persetujuan dari orang tua saya pun menjadi salah satu pertimbangan saya untuk menentukan dimana saya akan mencari pengalaman kerja.

Demikian pula untuk pelayanan yang saya lakukan. Ketika saya memutuskan untuk melayani di bidang tari, tentu saya harus memperoleh dukungan dan persetujuan dari orang tua saya untuk melakukan pelayanan itu. Termasuk ketika saya memutuskan untuk melayani di bidang tulis menulis, saya juga memperoleh dukungan dan persetujuan dari orang tua saya.

Setelah saya menikah, maka ijin dari suami adalah salah satu hal yang terpenting bagi saya untuk menentukan dan membuat keputusan pekerjaan dan pelayanan apa yang hendak saya lakukan dan jalani.

Dukungan dan persetujuan yang saya minta, baik dari orang tua, mau pun dari suami, bagi saya sangat penting artinya, karena ketika saya mendapatkan anggukan kepala tanda setuju dari mereka, seolah-olah saya mendapatkan doa dan dukungan dari mereka yang memiliki otoritas atas saya. Dan dukungan itulah yang menurut saya, dapat membuat saya sukses dan semakin menjadi lebih baik hingga saat ini.

Dukungan dan doa dari orang tua atau suami saya dalam cerita tersebut diatas, mungkin dapat memberikan gambaran bagi kita semua, arti sebuah urapan dari Tuhan atas hidup kita. Kita semua tentu mempunyai talenta dan kesukaan terhadap suatu bidang pelayanan didalam atau diluar gereja. Dengan talenta yang kita miliki, kita tentu dapat melakukan suatu bidang pelayanan itu dengan sangat mahir dan mungkin dapat membuat orang lain terkagum-kagum. Tetapi tanpa urapan, percayalah bahwa semua bidang yang kita lakukan itu tidak akan dapat membuat kita bertumbuh, apalagi memberkati orang lain.

Urapan tidak hanya sekedar membuat orang lain yang mendengar suara kita atau mendapatkan sentuhan dari kita bisa merasa merinding atau bisa merasakan suatu getaran misalnya. Tetapi urapan yang Tuhan beri itu bahkan dapat membuat kita memiliki sebuah wibawa dan karakter yang dapat menyentuh dan memberkati orang lain.

Sebuah pujian dan penyembahan dapat dinyanyikan dengan kemampuan teknik vokal yang luar biasa oleh semua singers atau worship leaders. Alunan musik juga dapat dimainkan dengan keahlian pemain musik. Dan Firman Tuhan juga dapat disampaikan dengan kemampuan berkata-kata yang mungkin terdengar cukup menarik.

Tetapi dari setiap keahlian yang dimiliki, tanpa adanya urapan dari Tuhan, maka suatu kebaktian didalam sebuah gereja akan tampak biasa-biasa saja, seperti suatu rutinitas, dan tidak ada sesuatu pun yang dapat menyentuh hati, apalagi memberkati diri sendiri mau pun jemaat. Oleh karena itu, urapan, atau perkenanan dari Tuhan atas kita, sebagai pelayan Tuhan, sangat penting artinya, karena kita dapat memberkati ketika Tuhan berkenan atas kita.

Urapan Tuhan itu sebenarnya sudah diberikan atas kita (1 Yohanes 2:27 “Sebab didalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari padaNYA…”), tetapi yang membuat kita sering kehilangan urapan itu adalah karena kita tidak benar-benar menjaga hidup kita secara konsisten untuk melekat pada Tuhan, Sang Empunya pengurapan (1 Yohanes 2:27 “…demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia”).

Tidak tetap tinggal didalam Tuhan adalah suatu sikap dimana seorang anak Tuhan, melakukan pelayanannya hanya karena dia sedang ditugaskan atau karena dia harus bertugas. Sehingga yang dilakukannya hanya sekedar mengandalkan keahlian, tanpa bersungguh-sungguh menjaga kehidupannya dalam keseharian sebagai persiapannya untuk melayani.

Tetap tinggal didalam Tuhan adalah suatu sikap dimana seorang anak Tuhan dapat menjaga hidupnya dengan mencintai Firman Tuhan dan merenungkanya siang malam (Mazmur 1:1-3), sehingga buah kehidupannya itu dapat menyentuh dan memberkati orang lain.

Kita tidak perlu memaksa Tuhan untuk memberikan urapanNYA atas kita, karena dari hubungan kita yang dekat dengan Tuhan, pengurapan Tuhan itu akan selalu ada untuk kita setiap hari, bahkan ketika kita tidak melakukan tugas pelayanan didalam gereja, wibawa dan karakter dari Tuhan atas hidup kita itu akan dapat dirasakan oleh orang lain.

Suatu keahlian dalam suatu bidang pelayanan atau pekerjaan itu sangat penting. Tetapi bila kita yang mengaku sebagai anak Tuhan tidak benar-benar memiliki hubungan yang baik dengan Tuhan setiap hari dan tidak memiliki urapan dari Tuhan, maka setiap kesaksian dan setiap hal yang kita lakukan hanyalah suatu rutinitas biasa yang tidak akan pernah dapat menyentuh dan memberkati orang lain.

Mintalah pengurapan dari Tuhan dan yang tak kalah pentingnya adalah tetaplah memiliki sikap yang rendah hati, agar pelayanan kita semua berkenan dihadapanNYA, serta dapat memberkati orang lain!

Tuhan memberkati!

**picture taken from:
http://www.google.co.id/imgres?q=picture+of+blessing&hl=id&sa=X&biw=1280&bih=707&tbm=isch&prmd=imvns&tbnid=-VGVV3FXsdGtgM:&imgrefurl=http://www.treesforlife.org.uk/groves/grovepage.php%3Fid%3D905&imgurl=http://www.treesforlife.org.uk/groves/grovepix/905.jpg&w=350&h=350&ei=DgA7UPOwCoKsrAfMwYGABw&zoom=1&iact=hc&vpx=1014&vpy=369&dur=106&hovh=225&hovw=225&tx=142&ty=192&sig=115066408690274837010&page=1&tbnh=165&tbnw=180&start=0&ndsp=16&ved=1t:429,r:15,s:0,i:116

One thought on “Pentingnya Urapan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s