Tuhan Itu Perlindunganku


Tak perlu merasa heran apabila ada seseorang yang merasa kecewa atau raut wajahnya yang ceria tiba-tiba berubah menjadi masam, ketika mengetahui bahwa ada sesuatu permintaannya yang tidak dapat terpenuhi. Kita secara pribadi, tentu pernah merasa sangat kecewa ketika segala sesuatu yang sudah kita rencanakan, kita harapkan, dan menjadi sebuah keinginan hati kita, namun ternyata tidak dapat terpenuhi.

Didalam kehidupan saya secara pribadi, ada begitu banyak hal yang sering saya harapkan dan saya inginkan, tetapi hampir sebagian besar tidak pernah saya dapatkan. Dan rasa kecewa akibat keinginan yang tak terpenuhi itu hampir-hampir membuat saya tidak lagi suka mengharapkan sesuatu. Beberapa waktu lamanya, saya selalu berpikir “saya diciptakan sebagai seseorang yang tidak beruntung, jadi biarlah saya menjalani kehidupan ini apa adanya”.

Karena memang demikianlah rasanya hati ini, tentu akan merasa sangat kecewa, bila ada sesuatu yang sangat diinginkan atau diharapkan, tetapi ternyata tidak dapat terpenuhi (Amsal 13:12 “harapan yang tertunda menyedihkan hati, tetapi keinginan yang terpenuhi adalah pohon kehidupan”).

Namun berjalannya waktu, saya mulai menyadari bahwa sebenarnya selalu ada berkat Tuhan didalam kehidupan saya, dan saya mulai mengerti ketika saya menoleh kembali kearah kehidupan saya yang sudah berlalu, sebenarnya tidak hanya sekedar Tuhan memberikan jawaban yang jauh lebih baik daripada yang saya inginkan, tetapi Tuhan sebenarnya juga sedang melindungi saya.

Misalnya saja ketika selesai mencuci pakaian, saya berencana untuk menjemurnya di halaman rumah, agar terkena terik panas matahari, dan pakaian bisa segera kering. Sampai pada waktu saya hendak mencuci pakaian, langit masih terlihat cerah, saya berpikir rencana saya akan berjalan dengan baik. Tetapi ternyata ketika saya selesai mencuci pakaian, tiba-tiba langit menjadi sangat mendung, dan sama sekali tidak terlihat sinar matahari.

Sebenarnya bukanlah masalah besar bila langit tiba-tiba berubah menjadi mendung, karena pakaian tetap akan bisa kering walau pun memerlukan waktu yang lebih lama, melainkan keinginan saya agar pakaian cepat kering yang menimbulkan sedikit rasa kecewa.

Beberapa waktu kemudian, tiba-tiba listrik padam selama kurang lebih hampir enam jam, karena adanya pemadaman bergilir sebagai proses pemeliharaan jaringan listrik. Dalam keadaan cuaca yang sangat panas, tentu hati ini akan merasa jengkel bila listrik padam. Tetapi ternyata kisah ini dapat menjadi sebuah cerita dimana Tuhan sedang mengijinkan langit mendung, dengan diberikanNYA angin sepoi-sepoi untuk memberikan kesejukan bagi saya, dikala listrik padam. Inilah yang dikatakan sebagai perlindungan Tuhan didalam hidup saya.

Demikian juga didalam kehidupan orang lain, dengan mengingat setiap cerita mereka kepada saya, saya semakin mengerti bahwa selalu ada perlindungan Tuhan bagi anak-anakNYA. Suami saya juga sering bercerita bagaimana Tuhan selalu melindunginya dari sebuah kesalahan dan dari niat jahat orang terhadapnya.

Ada seorang rekan kerja yang sengaja datang mendekat ketika suami saya sedang berbicara dengan salah seorang pimpinan. Sebenarnya rekan kerja ini ingin mengatakan kepada seorang pimpinan itu mengenai kekurangan yang dimiliki oleh suami saya, mungkin sebagai cara untuk mencari perhatian seorang pemimpin.

Namun ternyata seorang pimpinan itu tidak mendengar perkataannya dan sebelum seorang rekan kerja itu sempat mengulangi kembali perkataannya, seketika itu juga seorang pimpinan itu menegur seorang rekan kerja itu mengenai sesuatu hal yang lain. Hingga seorang rekan kerja itu akhirnya segera membalik kata-katanya sendiri menjadi sebuah pujian bagi suami saya. Kata-kata pujian yang ditujukan untuk suami saya itulah yang justru didengar oleh seorang pimpinan itu. Dan itulah salah satu bentuk perlindungan Tuhan bagi suami saya.

Mungkin saat ini kita sedang merasa kecewa karena jawaban doa kita tak kunjung datang. Kita mungkin merasa bahwa harapan kita itu hanya satu-satunya yang dapat menolong kita untuk keluar dari kesulitan, dan ternyata Tuhan tidak mengijinkan kita untuk mendapatkannya. Saat itulah sebenarnya Tuhan sedang melindungi kita dari sesuatu hal yang buruk dan yang tidak bisa kita tanggung.

I Korintus 10:13 mengatakan “pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai IA akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya”.

Sekarang kita tidak hanya sekedar dapat mengimani bahwa kita akan mendapatkan jawaban atas doa-doa kita, bahkan mungkin kita akan mendapatkan yang jauh lebih baik, tetapi kita juga dapat mempercayai bahwa Tuhan itu melindungi kita dari yang jahat dan dari segala hal yang tidak dapat kita tanggung.

Tuhan memberkati.

**inspired by Frankly Reynold Malumbot
**picture taken from:
http://www.google.co.id/imgres?q=picture+of+God+hug+people&um=1&hl=id&biw=1280&bih=707&tbm=isch&tbnid=2f9fpnMOKcndnM:&imgrefurl=http://www.turnbacktogod.com/jesus-christ-wallpaper-sized-images-pic-set-20/&imgurl=http://www.turnbacktogod.com/wp-content/uploads/2009/03/jesus-hugging-girl.jpg&w=302&h=415&ei=hxJIUIPVGIqPrgem7oBI&zoom=1&iact=hc&vpx=183&vpy=129&dur=200&hovh=263&hovw=191&tx=84&ty=153&sig=115066408690274837010&page=1&tbnh=163&tbnw=116&start=0&ndsp=16&ved=1t:429,r:0,s:0,i:66

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s