Ambil Hati Saat Sedang Senang


Pada suatu hari di sebuah kantor, ada seseorang yang baru saja masuk kedalam ruangan dengan sedikit tergesa-gesa, dia terlihat sedang senang karena ekspresi wajahnya yang sedikit lebih ceria, dan berbicara dengan sedikit berbisik “hei teman-teman, boss sedang senang kelihatannya, ayo cepat yang mau meminta tanda tangannya, segera keruangannya!”.

Mendengar kalimat tersebut, ada yang menjawab “wah aku mau ijin untuk ambil cuti nih minggu depan, segera kukirim emailnya!”, lalu ada juga yang menjawab “aku perlu approvalnya!”, dan ada juga yang menyahut “ok, aku segera keruangannya, sudah bertumpuk-tumpuk form nih yang harus dia tandatangani”.

Tiba-tiba seluruh orang yang berada didalam ruangan tersebut menjadi sibuk dan segera mengumpulkan segala sesuatu yang memerlukan tanda tangan boss, karena mereka mendapatkan informasi bahwa boss hatinya sedang senang. Sebagai bawahan, tentu mereka tahu kalau ketika hati boss sedang senang, maka biasanya akan lebih memudahkan mereka untuk memeroleh tanda tangan atau approval-nya.

Didalam keseharian aktifitas kita, seringkali ketika kita hendak mengajukan sebuah permohonan, baik ketika kita sedang berada di rumah bersama orang tua, atau bersama pasangan, atau ingin mengungkapkan isi hati bersama teman, maka seandainya bisa, kita pasti akan mencari waktu yang pas untuk mengutarakannya pada orang yang bersangkutan, agar mendapatkan respon yang terbaik.

Misalnya saja seorang anak yang sudah mengerti kebiasaan anggota keluarganya. Ketika dia ingin meminta sesuatu dari orang tuanya, yang sekiranya belum tentu permintaannya itu bisa langsung dapat dikabulkan, maka seorang anak itu tentu akan mencari waktu yang pas untuk mengutarakan maksudnya, yaitu pada waktu orang tuanya terlihat sedang senang, agar lebih berpeluang untuk mendapatkan jawaban yang diharapkannya.

Demikian juga bila seseorang ingin menyatakan cinta pada lawan jenis yang disukainya. Tentu pada awalnya ia akan berusaha untuk mengenalinya, sering mengajaknya bicara, mungkin juga mencari banyak alasan untuk bisa berdekatan, dan apabila hubungan sudah semakin dekat, maka langkah berikutnya akan mencari waktu yang benar-benar pas untuk mengutarakan isi hatinya, dengan harapan cintanya tidak bertepuk sebelah tangan.

Sikap mengambil hati seseorang saat dia sedang senang adalah sikap yang wajar, dan tanpa diajarkan sekali pun, semua orang tentu tahu bahwa ketika seseorang hatinya sedang senang, tentu seseorang itu akan jauh lebih mampu diajak untuk bicara baik-baik, diajak untuk bertukar pikiran, dan seseorang yang hatinya sedang senang akan jauh lebih mudah untuk berpikir positif.

Amsal 17:22 mengatakan “hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang”. Seseorang yang sedih, gelisah, atau marah, tidak mungkin bisa berpikir positif, itulah sebabnya dikatakan “…mengeringkan tulang”, karena yang ada didalam pikiran mereka hanya hal-hal yang negatif, yang tidak mungkin, yang tidak ada pengharapan, dan hati mereka dipenuhi dengan kecurigaan.

*Percaya atau tidak, ada sebuah hasil penelitian tentang fertilitas dan ketidaksuburan yang mengatakan bahwa wanita yang dihibur dengan ‘lawakan’ atau ‘tertawa’ gembira sebelum berhubungan seks, memiliki kemungkinan hamil 15% lebih besar. Hal ini terjadi karena tertawa mempengaruhi sistem imunitas yang berperan dalam proses pembuahan. Penelitian tersebut juga mengatakan bahwa satu hari yang diwarnai dengan ‘cekikikan’, juga dapat mengurangi rasa cemas dan stres sekaligus memperlancar peredaran darah. Itulah sebabnya, tak heran bila Amsal mengatakan “hati yang gembira adalah obat yang manjur”.

Didalam hubungan kita dengan Tuhan, mungkin seringkali kali kita merasa sulit untuk mendapatkan jawaban atas doa-doa kita. Bisa saja ‘sulitnya kita mendapatkan mujizat atau jawaban doa’ itu disebabkan karena Tuhan sedang merasa tidak senang dengan sesuatu yang ada didalam hati kita, atau ada sesuatu yang tidak berkenan didalam tindakan kita di hadapanNYA.

Walau pun kita semua tentu tahu bahwa Tuhan itu sangat baik. Tanpa kita berusaha untuk bersikap baik-baik padaNYA, DIA sudah dapat mengetahui seluruh isi hati dan pikiran, serta maksud kita. Ketika DIA tahu kebutuhan kita, maka DIA pasti akan memenuhi dan memelihara kita, tepat pada waktuNYA.

Tetapi dengan segala kesadaran yang kita miliki, bahwa kita ini hanyalah seorang hamba, yang juga mengaku sebagai seorang anak Tuhan tentu kita tahu bahwa kita perlu menyenangkan hati Tuhan, yang adalah Tuan dan Raja kita.

Dan untuk menyenangkan hati Tuhan, maka kita harus tahu segala sesuatu yang Tuhan sukai agar kita berkenan dihadapanNYA. Selain melakukan Firman Tuhan, pujian dan penyembahan kita tentu juga akan menyenangkan hatiNYA.

Sungguh penting bagi kita untuk mengetahui betapa penting arti pujian dan penyembahan yang kita tujukan kepada Tuhan. Kita bernyanyi didalam gereja setiap hari Minggu, tidak hanya sekedar sebagai suatu rutinitas karena ada didalam susunan acara, tetapi pujian dan penyembahan yang kita naikkan itu Tuhan benar-benar sedang mendengarnya.

Hati kita benar-benar serius ketika menyanyikannya dan hati kita benar-benar tertuju pada Tuhan, tentu yang tahu hanya Tuhan sendiri. Kita ingin sekedar tampil untuk dilihat jemaat dan ingin sekedar menunjukkan kualitas suara kita kepada jemaat agar dikagumi, yang tahu juga hanya Tuhan.

Dengan menyenangkan hati Tuhan, sangat mungkin membuat kita mendapatkan mujizat, tetapi sebenarnya menyenangkan hati Tuhan tidak sekedar untuk mendapatkan jawaban doa. Sebagaimana kita selalu ingin menyenangkan hati orang tua dan pimpinan kita, mungkin agar suasana rumah dan atau suasana kantor menjadi menyenangkan, maka kehadiranNYA didalam ruang doa kita, saat kita menaikkan pujian dan penyembahan itulah yang paling penting untuk kita dapat merasakannya, karena Tuhan adalah Tuan kita yang dapat memberikan kedamaian, sukacita, kelegaan, dan segala-galanya didalam hati kita.

Tuhan memberkati!

*http://id.she.yahoo.com/tertawa-bikin-rahim-subur-035300403.html

**picture taken from:
http://www.google.co.id/imgres?q=picture+of+cartoon+attempt+to+persuade&hl=id&biw=1280&bih=707&tbm=isch&tbnid=RgBn2rEvYknzvM:&imgrefurl=http://harshad-rane.blogspot.com/2012/06/mba-for-dummies-lesson-3-sales-pitch.html&docid=erKaHpR_Fgpj2M&imgurl=http://4.bp.blogspot.com/-gZobY4GolIw/T-pOszqYfOI/AAAAAAAAAUM/F3acqIMV2kQ/s400/sales%25252520cartoon.gif&w=380&h=288&ei=Hjl2ULPZKIvzrQfzs4DADw&zoom=1&iact=hc&vpx=768&vpy=365&dur=219&hovh=195&hovw=258&tx=167&ty=151&sig=115066408690274837010&page=5&tbnh=164&tbnw=219&start=78&ndsp=20&ved=1t:429,r:3,s:78,i:329

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s