Mujizat Bukan Akhir


Seperti yang kita ketahui bahwa selama kita hidup, kita akan selalu bertemu dengan persoalan. Persoalan kecil sangat mungkin kita temui dalam aktifitas sehari-hari, misalnya saja saat kita terlambat bangun tidur dapat menyebabkan kita terlambat untuk memulai aktifitas, atau saat seseorang tidak sengaja menumpahkan minuman hingga terkena pakaian kita juga dapat membuat kita kehilangan suasana hati yang baik.

Masalah-masalah yang kelihatannya sepele, yang seharusnya tidak perlu membuat kita merasa terlalu tertekan hingga berhari-hari dan tidak perlu membuat kita harus berlutut sepanjang hari untuk mendapatkan mujizat, namun yang namanya masalah tetaplah masalah, karena ternyata pada saat kejadian masih dapat menimbulkan kemarahan, kejengkelan, dan kekecewaan didalam hati.

Dulu saya sering merasa panik ketika saya harus datang terlambat ke kampus atau ke kantor, hanya karena macetnya lalu lintas saat perjalanan ke kantor. Padahal saya berangkat dari rumah selalu lebih awal. Seringkali yang terjadi saat saya sudah panik, ternyata pada hari itu kuliah ditiadakan, atau para atasan di kantor ternyata juga datang lebih terlambat daripada saya.

Sehingga saya belajar saat timbul masalah kecil didalam aktifitas saya sehari-hari, saya tidak perlu sampai panik yang berlebihan, karena kadang-kadang masalah kecil yang diijinkan terjadi itu sengaja membuat kita terhambat untuk mendapatkan masalah yang lebih besar lagi. Tetapi saat mengalami masalah, didalam hati saya tetap berdoa, agar Tuhan tetap menolong saya untuk melalui sepanjang hari itu dengan baik.

Tak hanya sekedar masalah-masalah kecil, tetapi didalam kehidupan ini juga ada masalah-masalah besar yang sangat sulit untuk kita selesaikan dan kita tanggung. Misalnya saja saat kita sakit dan tidak segera mendapatkan kesembuhan, tentu penyakit kita itu akan sangat mengganggu dan akan membuat kita ingin segera mendapatkan mujizat kesembuhan, agar dapat kembali beraktifitas.

Selain itu, masalah ekonomi juga tak jarang membuat seseorang menjadi sangat tertekan, menjadi sangat kepikiran, menjadi sangat sedih, menjadi sangat muram, dan merasa sangat membutuhkan mujizat. Saat hutang mulai menumpuk, saat kita tidak mampu lagi membayar cicilan dan beragam tagihan, saat-saat susah itu tidak akan mampu membuat kita tertawa. Di pikiran kita mungkin hanya ada serangkaian cara yang mungkin bisa menghasilkan uang dengan cepat. Tetapi cara-cara itu juga mungkin tidak berhasil.

Saat kita memiliki masalah yang berat, biasanya akan membuat kita selalu ingat akan Tuhan. Dalam setiap waktu mungkin hati kita akan terus berdoa, memohon pertolongan Tuhan. Di saat kita mengalami kesusahan dan berdoa memohon mujizat, ada doa-doa yang mungkin sudah dijawab dengan segera, dan ada doa-doa yang mungkin memerlukan waktu hingga mendapatkan jawaban Tuhan.

Bahkan ada orang-orang yang berkata bahwa ada doa yang mungkin juga tidak mendapatkan jawaban. Sebenarnya, doa-doa yang tidak mendapatkan jawaban itu pengertiannya adalah jawaban Tuhan itu tidak sesuai seperti yang kita bayangkan dan yang kita harapkan. Tetapi kita harus percaya bahwa didalam setiap persoalan yang kita hadapi, jawaban Tuhan itu pasti ada dan yang terbaik untuk kita.

Tuhan mengijinkan persoalan terjadi, tentu disertai dengan kunci jawabannya. Tetapi sebenarnya didalam proses saat mengalami persoalan yang terjadi, bukan hanya mujizat yang perlu kita pergumulkan didalam doa, tetapi juga ada yang paling penting yaitu mengetahui kehendak Tuhan atas hidup kita melalui proses yang sedang terjadi.

Kita tidak mungkin duduk di bangku sekolah terus menerus. Kita juga tidak mungkin berada didalam usia yang sama, karena setiap tahun usia kita pasti akan bertambah. Demikian pula didalam persoalan yang kita hadapi, mujizat itu pasti Tuhan berikan.

Tetapi yang menjadi masalah dan yang sering dilupakan adalah pada saat kita sekolah dan naik kelas, apakah kita benar-benar memahami ilmu yang sudah kita pelajari? Kita pasti bertambah tua, tetapi apakah kita benar-benar telah dewasa? Kita pasti mendapatkan mujizat didalam persoalan kita, tetapi apakah kita benar-benar telah mengerti apa maksud dan tujuan Tuhan mengijinkan persoalan itu terjadi?

Saya belajar, saat saya mengalami berbagai masalah yang bagi saya sangat berat hingga saya sendiri tidak tahu bagaimana jalan keluarnya, saya tidak hanya sekedar menantikan mujizat, tetapi juga memahami rencana Tuhan dan mengenal pribadiNYA.

Misalnya saja, saat saya bergumul untuk mendapatkan kesembuhan, didalam proses menantikan kesembuhan itu, sebenarnya Tuhan sangat mampu untuk mengulurkan tanganNya dan memberikan saya kesembuhan. Tetapi lebih daripada itu, Tuhan lebih rindu agar saya benar-benar memiliki rasa percaya bahwa Tuhan punya berbagai cara untuk menolong saya dan mengenal pribadiNYA lebih lagi, karena mungkin pada awalnya Tuhan menilai saya sebagai seseorang yang kurang percaya dan didalam pemikiran saya mungkin kesembuhan itu hanya akan terjadi bila saya rajin minum vitamin dan minum obat, serta mematuhi peraturan dokter untuk banyak beristirahat.

Mujizat itu penting, tetapi sebenarnya mujizat hanya sekedar jawaban atas doa-doa kita. Sedangkan proses hingga mendapatkan mujizat itu yang membuat kita menjadi pribadi yang lebih dewasa dan mengenal pribadi Tuhan itu yang sebenarnya mampu membuat kita benar-benar naik level (meningkat).

Jadi ketika kita mengalami persoalan, cobalah untuk mengerti maksud dan Tuhan atas kehidupan kita. Kenali pribadiNYA. Agar ketika seseorang bertanya kepada kita mengenai Tuhan, kita dapat benar-benar bersaksi dan menjadi yakin bahwa Tuhan adalah pribadi yang baik.

Tuhan memberkati.

**idea by Silvia Atmodjo

**picture taken from:
http://www.google.co.id/imgres?q=picture+of+di+ujung+jalan&hl=id&sa=G&biw=1280&bih=707&tbm=isch&prmd=imvns&tbnid=JLdFVv9_oJQ_CM:&imgrefurl=http://bukan-bunda-bawel.blogspot.com/2012/03/di-ujung-jalan.html&docid=ufw6YxsD1u1PcM&imgurl=http://1.bp.blogspot.com/-6pettVMC_p8/T0827wsd2zI/AAAAAAAAH4Y/epcytH2ehKQ/s1600/jalan6.jpg&w=450&h=611&ei=Gh6bUNPfI8zRrQeE7IBY&zoom=1&iact=hc&vpx=174&vpy=44&dur=1194&hovh=262&hovw=193&tx=105&ty=192&sig=115066408690274837010&page=1&tbnh=141&tbnw=103&start=0&ndsp=24&ved=1t:429,r:6,s:0,i:83

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s