Forgive and Forget


Menjelang akhir tahun, mungkin dapat membuat kita kembali merenungkan setiap detail kejadian yang pernah kita alami selama setahun ini, sebelum kita memulai ‘kehidupan yang baru’, melakukan sesuatu yang baru atau melanjutkan pekerjaan yang belum selesai sebelumnya, dan berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik di tahun yang baru.

Kalau kita mengingat-ingat, tentu ada begitu banyak kejadian yang sudah kita alami dari awal tahun hingga menjelang akhir tahun. Ada kejadian-kejadian yang menyenangkan atau sangat lucu, yang membuat kita tertawa. Ada kejadian-kejadian yang sangat menyedihkan atau ada sebuah kabar buruk misalnya, yang membuat kita sampai tidak bisa tidur, tidak bisa menikmati makanan, dan menangis berhari-hari. Ada kejadian-kejadian yang membuat kita menjadi sangat marah, kecewa, dan sakit hati, yang membuat wajah kita muram dan kata-kata kita selalu menyakitkan bagi orang yang mendengar.

Masa-masa yang menyenangkan akan selalu dirindukan dan membuat kita tersenyum saat mengingatnya. Misalnya saja saat kita mengadakan sebuah acara liburan bersama seluruh anggota keluarga, dan mungkin tidak seperti biasanya, sepertinya seluruh anggota keluarga sedang dapat bersikap manis, sehingga membuat suasana liburan menjadi sangat menyenangkan. Suasana liburan yang harmonis tentu membuat kita tersenyum saat mengingatnya.

Tetapi masa-masa yang tidak menyenangkan, pasti akan membuat kita ingin segera melupakannya dan seandainya bisa, mungkin ada orang-orang tertentu yang didalam hatinya ingin mengubahnya menjadi suatu masa yang menyenangkan. Misalnya saja saat kita menyelenggarakan sebuah acara dan pada saat itu, kita tahu persiapannya kurang matang sehingga acara tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Seandainya bisa, tentu didalam hati kecil kita rasanya ingin mengulangi masa-masa persiapan pada waktu itu, dengan harapan acara akan berjalan dengan jauh lebih baik dari yang sudah pernah dilakukan.

Sayangnya, hari-hari dalam satu tahun ini sudah berlalu, setiap kejadian yang sudah terjadi, baik kejadian yang menyenangkan dan kejadian yang tidak menyenangkan, tidak dapat kita ulangi kembali dan tidak dapat kita perbaiki. Setiap hari, segala sesuatu dapat terjadi dan dapat berubah dengan sangat cepat. Orang-orang yang ada disekitar kita bisa datang mengisi hari-hari bersama kita dan juga bisa pergi untuk mengejar mimpinya. Setiap orang dan termasuk diri kita sendiri juga dapat berubah tampak menjadi lebih buruk atau lebih baik dalam waktu sekejab. Dan itulah realita kehidupan!

Satu hal yang pasti, kita akan selalu mendapatkan pengalaman yang berharga didalam setiap kejadian. Seringkali kejadian yang buruk atau yang biasa kita sebut dengan konflik itu yang dapat membuat kita belajar jauh lebih banyak karena biasanya kejadian yang buruk itu sulit untuk dilupakan. Sebagai bukti, ada begitu banyak orang yang sering lupa pada kebaikan yang pernah diterimanya, tetapi sulit untuk melupakan kata-kata kotor, kata-kata kasar, atau penolakan yang pernah ditujukan untuknya.

forgiveBukanlah sesuatu hal yang asing bagi kita, bila kita mendengar nasehat untuk saling mengampuni (Kolose 3:13 “Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian”), melainkan hal yang paling sulit untuk dilakukan adalah melupakan kesalahan orang lain. Bahkan saat diri kita sendiri yang bersalah, seringkali kita justru yang menaruh dendam pada orang lain.

Satu tahun telah berlalu, itu berarti kita akan semakin dekat dengan waktu kedatangan Tuhan. Paling tidak, kita tentu menyadari bahwa saat satu hari berlalu itu berarti usia kita sudah berkurang juga selama satu hari. Tidak ada orang yang tidak akan berusaha untuk berbuat kebaikan saat mengetahui bahwa hidupnya tidak akan lama. Oleh karena itu, untuk mengakhiri tahun ini, tidak ada salahnya bila kita mengkoreksi diri, dan bersikap mau saling memaafkan, juga melupakan segala kejadian yang buruk atau konflik yang pernah terjadi.

Sakit hati akan membuat langkah kita terhenti karena sebenarnya sakit hati adalah beban yang sangat berat untuk dapat kita bawa kemana-mana. Kita tidak akan pernah bisa melangkah maju, menjadi orang yang sukses, dapat meraih cita-cita, dan mendapatkan jawaban doa, selama kita membiarkan diri kita mengalami sakit hati dan selalu mengingat kesalahan diri kita sendiri dan kesalahan orang lain.

Tidak semua orang dapat kita senangkan, dan kita sendiri seringkali tidak puas dengan usaha yang sudah dilakukan oleh orang lain. Tidak semua orang dapat memahami kita, dan kita juga tidak dapat selalu memahami orang lain. Tidak semua orang dapat mengikuti kemauan kita, dan kita juga tidak dapat selalu mengikuti kemauan orang lain.

Semua orang memiliki kepentingan, semua orang memiliki keinginan, dan semua orang memiliki tanggung jawabnya masing-masing. Segala sesuatu yang sudah terjadi di tahun ini seharusnya dapat membuat kita mengerti akan kekurangan diri kita. Dan di tahun yang akan datang, berdasarkan segala sesuatu yang pernah terjadi, kita bisa melakukan yang lebih baik, diikuti dengan hati yang tulus.

Tuhan memberkati!
forgiveness1

**taken picture1 from:
http://www.google.com/imgres?hl=en&sa=X&tbo=d&biw=1280&bih=707&tbm=isch&tbnid=ebKrSk37ZGr6aM:&imgrefurl=http://creatinggrace.blogspot.com/2010_07_01_archive.html&docid=PuYxVGbY6KyAxM&imgurl=http://2.bp.blogspot.com/_8nEUV0H5IRc/TD0C8e79QrI/AAAAAAAAAKw/ph0D95Kb2hI/s1600/forgive.jpg&w=432&h=288&ei=1APQUJnmMsbTrQec5YCwAQ&zoom=1&iact=hc&vpx=772&vpy=142&dur=395&hovh=143&hovw=239&tx=127&ty=96&sig=107957396561600604684&page=1&tbnh=143&tbnw=239&start=0&ndsp=32&ved=1t:429,r:5,s:0,i:105

**taken picture2 from:
http://www.google.com/imgres?hl=en&sa=X&tbo=d&biw=1280&bih=707&tbm=isch&tbnid=LCmRDxzlsy0T7M:&imgrefurl=http://www.psychologytoday.com/blog/dont-delay/201002/forgive-yourself-stop-procrastinating&docid=hEyTuGtgc0kO3M&imgurl=http://www.psychologytoday.com/files/u45/forgiveness.jpg&w=250&h=247&ei=1APQUJnmMsbTrQec5YCwAQ&zoom=1&iact=hc&vpx=881&vpy=109&dur=332&hovh=197&hovw=200&tx=112&ty=108&sig=107957396561600604684&page=1&tbnh=138&tbnw=140&start=0&ndsp=32&ved=1t:429,r:14,s:0,i:132

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s