Selalu Ada yang Lebih


Saat kita bertemu dengan seseorang dan menyapanya, ada kalanya kita bertanya “apa kabar?”. Saat saya di luar negeri, saya terbiasa untuk menyapa dan bertanya kepada seseorang “hi, how are you?”, dan mereka akan menjawab dengan sejujurnya, misalnya saja “headache (pusing)” atau bila mereka memang lagi bahagia maka mereka akan menjawab “I’m very happy (saya sedang sangat bahagia)”. Sedangkan di Indonesia, kebanyakan orang akan selalu menjawab “baik-baik” atau “luar biasa”, walau pun mungkin pada saat itu keadaan mereka sedang sakit flu misalnya, atau masalah sedang bertubi-tubi menerpa.

Saya selalu berkata bahwa realita didalam hidup ini akan selalu ada masalahnya dan akan selalu ada kebahagiaannya. Kita bisa saja selalu berkata “baik-baik saja”, tetapi mungkin hanya untuk mencegah pembicaraan lebih lanjut agar tidak ada orang yang memiliki bahan untuk membicarakan kita, atau tidak ingin membuat orang lain khawatir. Sebaliknya, saat kita bertanya “apa kabar?”, ada kalanya kita hanya sekedar bertanya dan tidak ingin benar-benar tahu tentang keadaan orang lain.

Bagi saya, untuk membicarakan persoalan pribadi, tentu saya akan bercerita dengan orang yang benar-benar dapat saya percayai. Saya pikir semua orang tentu akan jauh lebih terbuka dengan orang-orang yang mereka percayai dan memiliki hubungan yang dekat dengan kita. Kita tidak perlu menceritakan semua masalah yang sedang kita alami dengan orang lain, karena tidak semua orang benar-benar dapat mengerti dan benar-benar dapat menjaga rahasia. Tetapi pada saat kita mendengar seseorang menceritakan masalah yang sedang menimpanya, maka kita harus bisa menjadi seorang pendengar yang dapat benar-benar mau mengerti keadaan orang lain dan dapat menjaga rahasia. Karena itulah salah satu kunci agar kita mendapat kepercayaan orang lain.

Saat kita mendengar seseorang menceritakan kesusahannya, mungkin saja saat kita ingin menghibur seseorang itu, kita juga akan menceritakan sedikit masalah kita, dengan tujuan untuk mengatakan secara tidak langsung bahwa seseorang itu harus kuat, karena ada orang lain yang juga mengalami masalah, bahkan mungkin jauh lebih berat dari masalah yang sedang dia alami. Sebenarnya, didalam sebuah hubungan, kita tidak hanya sekedar memberikan bantuan atau sesuatu yang diinginkan oleh rekan kita, dan kita juga tidak hanya sekedar menerima bantuan atau sesuatu yang sedang kita inginkan dari rekan kita, tetapi salah satu hal yang membuat kita memiliki hubungan yang dekat dengan seseorang adalah berbagi cerita baik dan cerita buruk.

Saat kita memiliki masalah, rasanya dunia ini begitu gelap dan hanya kita seorang diri yang tidak memiliki keberuntungan. Tetapi saat kita mencoba untuk berbagi cerita, atau paling tidak mendengarkan cerita seseorang yang sedang tertimpa masalah, maka kita akan tahu bahwa kita tidak sedang seorang diri. Diluar sana masih ada begitu banyak orang yang berjuang untuk menyelesaikan persoalannya.

peopleDi dunia ini, kita akan selalu bertemu dengan orang-orang yang memiliki kondisi yang ‘lebih’ daripada kita. Jadi kita tidak perlu merasa sombong atau merasa rendah diri dengan segala kondisi yang sedang kita alami. Bila kita merasa kaya secara materi daripada seseorang, maka kita harus segera menyadari bahwa seseorang itu pasti memiliki kekayaan yang lain dan ada begitu banyak orang yang jauh lebih kaya daripada kita. Bila kita merasa pandai didalam pendidikan dibandingkan dengan seseorang, maka kita harus segera menyadari bahwa seseorang itu pasti memiliki kepandaian di bidang yang lain dan ada begitu banyak orang yang tentu jauh lebih pandai daripada kita.

Demikian pula sebaliknya, saat kita mengalami masalah yang berat, misalnya saja masalah ekonomi, ketahuilah bahwa ada begitu banyak orang yang mungkin hari ini tidak bisa makan karena mereka tidak punya uang untuk membeli. Saat kita gagal dalam mengerjakan sesuatu, ketahuilah bahwa ada orang-orang yang bahkan tidak tahu harus melakukan apa bila diperhadapkan dengan pekerjaan kita itu.

Menyadari bahwa didalam hidup ini selalu ada yang ‘lebih’ daripada kita, bukan untuk mensyukuri kesusahan orang lain, melainkan didalam hidup ini kita harus tetap berjuang dengan segala persoalan yang terjadi, dan percaya bahwa Tuhan itu selalu setia berada bersama kita, serta selalu memberikan kita kekuatan untuk menjalani kehidupan ini.

Tuhan memberkati.

**picture taken from:
http://www.google.co.id/imgres?q=picture+of+cartoon+people&um=1&hl=id&tbo=d&biw=1280&bih=707&tbm=isch&tbnid=F63pRPrSshG3KM:&imgrefurl=http://themerrypoppins.blogspot.com/2011/11/hey-ows-wealth-is-not-civil-right.html&docid=AbJWMMyFZ7H9tM&imgurl=http://2.bp.blogspot.com/-bCtUSYeH0nY/TtEs_8aIanI/AAAAAAAACHo/ARJUy6iq7HA/s1600/people.jpg&w=558&h=432&ei=wBfhUIiZCcntrAeqioHIAg&zoom=1&iact=hc&vpx=519&vpy=212&dur=1800&hovh=197&hovw=255&tx=201&ty=131&sig=115066408690274837010&page=1&tbnh=133&tbnw=172&start=0&ndsp=29&ved=1t:429,r:18,s:0,i:135

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s