Standard Menentukan Kehidupan


Standard adalah harapan akan sebuah nilai untuk sesuatu yang hendak kita capai. Sebagai contoh bila kita ingin membangun sebuah rumah, maka kita tentu punya bayangan berapa angka yang ingin kita capai sebagai standard untuk membangun sebuah rumah. Dengan menentukan standard luas tanah dan luas bangun rumah yang kita inginkan, maka kita dapat memiliki sebuah rumah sesuai atau lebih dari standard yang kita tetapkan. Jadi dengan standard yang kita miliki, maka kita dapat membuat langkah-langkah yang harus kita lakukan dan kita akan berjalan untuk mencapai standard yang sudah kita tentukan.

Dengan atau tanpa kita sadari, standard yang ada didalam benak kita, seringkali dibangun dari dalam keluarga atau lingkungan tempat kita setiap hari berada. Selanjutnya, seringkali, standard yang terbentuk itu membuat kita nyaman sehingga kita ingin menerapkannya didalam kehidupan kita. Standard merk pakaian yang kita beli biasanya dibangun dari standard merk pakaian yang biasa dibeli oleh orang tua atau saudara-saudara kita yang setiap hari ada bersama dengan kita. Bila sejak kecil kita merasa nyaman dengan sebuah merk pakaian tertentu, maka selanjutnya minimal kita akan membeli pakaian dengan merk tersebut sebagai standard.

Seiring berjalannya waktu, situasi dan kondisi kehidupan dapat mengubah standard yang kita miliki, mungkin bisa lebih baik, dan mungkin juga bisa lebih buruk, tergantung dari sudut pandang orang-orang yang melihatnya. Sebagai contoh, saat kita melihat teman-teman kita berbelanja pakaian dengan merk yang diluar kebiasaan kita dan kita mencobanya, kemudian kita merasakan merk pakaian teman-teman kita itu membuat kita nyaman, maka selanjutnya kita mungkin saja akan meninggalkan standard kita dan beralih pada standard yang dimiliki oleh teman-teman kita.

Orang-orang yang ingin maju, selalu memiliki standard didalam kehidupannya sebagai acuan untuk meningkatkan kualitas diri. Orang-orang yang ingin maju, tidak hanya sekedar memiliki standard, tetapi ada saat-saat tertentu mereka akan meningkatkan standard yang dimilikinya itu demi pencapaian yang lebih baik. Dengan mengubah standard, berarti ada perubahan pola hidup dan pola pikir. Sebagai contoh, bila kita ingin tampil lebih menarik maka kita harus meningkatkan standard dalam berpakaian, itu berarti kita harus mengadakan perubahan, misalnya dengan belajar memadukan model pakaian dengan kepribadian kita agar kita dapat merasa nyaman, kemudian kita juga perlu belajar untuk memadukan warna, antara warna kulit dan warna kain, termasuk asesoris yang kita ingin gunakan.

bibleBanyak orang berkata bila ingin kehidupan yang baik, maka kehidupan harus berjalan dengan seimbang. Tidak hanya penampilan luar yang selalu terjadi perubahan, tetapi karakter yang ada didalam juga perlu mengalami perubahan. Berbeda dengan standard yang hanya membuat kita lebih baik tampak dari luar, yang mungkin bermula dari rasa nyaman. Firman Tuhan adalah sebuah standard untuk kepribadian, karakter, hati, dan pikiran yang ada didalam bagian diri kita. Dan standard Firman Tuhan itu tidak membuat kita merasa nyaman, karena selalu ada ujian dan tantangan untuk mencapainya. Bila kita ingin sabar, maka dengan atau tanpa sengaja, orang-orang disekitar kita dapat membuat kita menjadi jengkel dan akhirnya marah. Bila kita ingin percaya, maka dunia dapat membuat kita berhadapan dengan realita yang dapat membuat kita ragu.

Standard yang kita tetapkan akan menentukan perjalanan dan pencapaian kehidupan. Bila standard hidup kita tinggi, maka kita akan menempuh perjalanan yang panjang, melewati situasi yang rumit, dan membutuhkan waktu, hingga kita mencapai batasan standard yang kita inginkan. Standard menentukan kehidupan. Kehidupan seperti apa yang kita inginkan? Jawabannya adalah standard hidup kita. Selanjutnya, pikirkan cara untuk mencapai standard tersebut! Kemudian, bersikaplah taat, tetap pada jalur yang benar, dan lakukan perjalanan untuk mencapai standard tersebut (Amsal 20:18a “rancangan terlaksana oleh pertimbangan…“) Dan setelah standard itu tercapai, buatlah standard yang baru, yang jauh lebih baik. Terakhir, berdoalah agar Roh Kudus menemani, menuntun, dan memberikan pertolongan dalam perjalanan kita (Amsal 19:21 “banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana“).

Tuhan memberkati!

**picture taken from:
http://www.google.co.id/imgres?q=picture+of+cartoon+bible&hl=id&tbo=d&biw=1280&bih=707&tbm=isch&tbnid=W-t6JKWlWezchM:&imgrefurl=http://openclipart.org/detail/168244&docid=75NQ9B1KdmTVSM&imgurl=http://openclipart.org/people/brandynne/1329281247.svg&w=256&h=192&ei=l13qUNmtNIWElAW9nIGgDg&zoom=1&iact=hc&vpx=897&vpy=262&dur=29&hovh=153&hovw=204&tx=112&ty=98&sig=115066408690274837010&page=2&tbnh=145&tbnw=204&start=30&ndsp=41&ved=1t:429,r:45,s:0,i:221

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s