Jalan Kehidupan


Dahulu saat saya bekerja di bidang perbankan, saya belajar sedikit mengenai reksadana, mulai dari money market yang paling sederhana dan orang biasanya mengatakan yang paling aman, karena pergerakan harganya tidak terlalu cepat, sampai mengenai saham yang return-nya (atau orang biasa mengenalnya sebagai bunga bank) bisa sangat cepat naik dan turun.

 

Bagi orang awam yang kurang mengerti mengenai saham, dan memiliki dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat, tetapi tertarik untuk menempatkan dananya di saham, biasanya akan disarankan untuk membiarkan uangnya dalam jangka waktu lebih dari satu tahun. Biasanya, keuntungan yang diperoleh akan jauh lebih banyak bila dibandingkan dengan bunga deposito. Ada banyak orang yang bahkan bisa mendapatkan hasil dua kali lipat dari modal, selama beberapa tahun penempatan.

 

Kebanyakan orang yang menginvestasikan dananya pada saham, biasanya akan mulai memantau pergerakan harga saham, saat pergerakan saham mulai turun, maka mereka biasanya akan panik dan segera mengeluarkan dananya. Padahal biasanya orang yang mengerti justru akan menambah dananya, bukan menariknya. Karena saat harga saham kembali naik, maka dana yang diinvestasikan justru akan mengalami keuntungan.

 

GambarBila kita melihat grafik harga saham selama beberapa tahun, maka naik turunnya harga saham itu sebenarnya akan tetap mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Sebagai contoh bila harga saham pada sekitar tahun 2009 ada pada kisaran angka 3000 dan tahun 2012 sudah ada pada angka 4000, maka diantara tahun 2009-2012 bukan berarti tidak ada penurunan harga saham, melainkan akan selalu ada penurunan, namun didalam perjalanannya akan selalu mengalami peningkatan.

 

Itulah sebabnya, sang ahli selalu menganjurkan, bila kita ingin mencoba menginvestasikan uang kita pada saham, maka kita harus sabar, tidak mudah panik, dan tidak serakah, bahkan bila memungkinkan kita harus menambahkan dana saat harga saham mulai turun. Bila kita ingin menariknya, maka sebaiknya menunggu waktu disaat harga saham mulai naik. Tak perlu menyesal bila kita menariknya hari ini, tetapi besok harga saham ternyata masih tinggi, karena hari ini pun kita sudah mendapatkan keuntungan.

 

Saat membaca mengenai saham tersebut mungkin ada Pembaca yang mengerti dan ada yang tidak mengerti, karena memang dibutuhkan pengalaman untuk benar-benar dapat memahaminya. Namun jalan kehidupan kita ini sebenarnya mirip dengan pergerakan harga saham. Setiap tahun ada kalanya kita mengalami kesusahan, tetapi bila kita mengingat kehidupan kita pada tahun-tahun sebelumnya, maka kita akan tahu bahwa sebenarnya hidup kita sudah jauh lebih baik.

 

Ada seseorang yang baru saja membeli sebuah rumah, setelah bertahun-tahun ia menabung. Tetapi yang mengherankan, seseorang ini bercerita dengan ekapresi wajah yang sangat sedih sambil mengatakan bahwa dia harus memulai hidupnya dari nol lagi. Seolah-olah seseorang ini baru saja kehilangan uangnya dan harus mulai menabung kembali dari awal.

 

Saat mendengar seseorang itu seolah-olah mengeluh karena harus mulai menabung kembali dari awal, rasanya saya ingin berteriak “hei man, kamu punya rumah sekarang! Dulu kamu harus menabung saat kamu masih harus kontrak rumah, tetapi hidupmu sekarang jauh lebih baik, tidakkah kamu melihat itu sehingga kamu harus bersedih?“. Semua orang yang mendengar cerita seorang teman itu tidak merasa kasihan dan kemudian segera mengumpulkan sumbangan untuk diberikan kepadanya, tetapi justru berpikir betapa bodohnya ia, sesuatu yang seharusnya disyukuri dibuatnya menjadi sebuah beban dan kesedihan.

 

Memang benar, setelah menabung beberapa tahun lamanya dan akhirnya kita bisa membeli sebuah rumah, kita seolah-olah kehilangan uang didalam rekening tabungan kita, tetapi bukankah rumah juga merupakan sebuah investasi? Dan selanjutnya, uang yang kita tabung seharusnya memiliki jumlah jauh lebih banyak, karena uang yang biasa kita sisihkan untuk membayar kontrakan rumah, dapat kita tabung juga. Lalu apa yang harus membuat kita sedih?

 

Salah satu hal yang dapat membuat kita harus bersyukur atas hari ini adalah hari ini pasti jauh lebih baik dari hari-hari yang pernah kita lalui di beberapa tahun yang lalu. Walau pun hari ini kita sedang mengalami kesusahan, namun kesusahan yang kita alami beberapa tahun yang lalu hanya akan membawa kita pada kesuksesan yang sekarang. Sedangkan kesusahan kita hari ini,akan membawa kesuksesan yang jauh lebih baik lagi di hari-hari mendatang.

 

Tuhan memberkati!

 

**picture taken from:

http://www.google.co.id/imgres?q=picture+of+grafik+harga+saham+IHSG+2009-2012&hl=id&tbo=d&biw=1280&bih=707&tbm=isch&tbnid=UoQHPcc-5nd18M:&imgrefurl=http://investasireksadanaindonesia09.blogspot.com/2009/09/perbandingan-ihsg-dan-reksa-dana-saham.html&docid=hGiZEiQzSaRx7M&imgurl=http://2.bp.blogspot.com/_ZPIwFRv2kLM/Sq4xRFIl1NI/AAAAAAAAAF8/NITVUofXgd0/s400/ihsg_tren_281008_110909.JPG&w=400&h=310&ei=qQ71UPvdEsG3kAXCiIGIAg&zoom=1&iact=hc&vpx=356&vpy=201&dur=8996&hovh=198&hovw=255&tx=191&ty=155&sig=115066408690274837010&page=3&tbnh=146&tbnw=188&start=56&ndsp=35&ved=1t:429,r:67,s:0,i:281

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s