Aku Bisa MengandalkanNya


Sebuah cerita dari sebuah teman yang baru saja keluar dari perusahaan, tempat dia bekerja, untuk membuka usaha sendiri. Selain sebuah usaha yang sesuai dengan bidangnya selama ini, seorang teman ini juga mencoba untuk beternak sapi. Sebagai langkah awal, seorang teman ini hanya membeli dua ekor sapi. Oleh karena dia juga harus bekerja dikantornya setiap hari, maka dia harus menyerahkan sapi yang dibelinya itu pada seseorang yang dikenalnya untuk dipelihara.

Sesekali seorang teman ini melihat kondisi dua ekor sapi yang dibelinya. Setelah beberapa bulan berlalu, seorang teman ini mendengar kabar kalau salah satu sapinya meninggal karena sakit. Kesibukan membuat seorang teman ini membuatnya hanya bisa memilih untuk percaya dan menerima kenyataan bahwa kini dua ekor sapi yang dimilikinya hanya tinggal satu ekor saja.

Beberapa bulan setelah kejadian tersebut, seorang teman ini kembali mendengar kabar bahwa seekor sapi yang dimilikinya juga meninggal, karena terserang virus. Walau pun sudah merasa dirugikan, seorang teman ini tetap tidak berdaya dan harus menerima kenyataan bahwa dia sudah kehilangan dua ekor sapi yang belum sempat dijualnya kembali untuk mendapatkan keuntungan.

Tanpa berniat untuk menuduh, tetapi mungkin yang ada di benak kita semua saat mendengar cerita ini, bisa saja seseorang yang dipercaya untuk memelihara sapi itu telah berbohong atau mungkin memang benar sapi itu meninggal tetapi karena tidak dipelihara dengan baik.

Demikianlah kenyataan yang kadangkala terjadi didalam perjalanan kehidupan kita, saat kita memerlukan bantuan seseorang, ternyata seseorang itu tidak dapat diandalkan untuk memberikan yang terbaik, yang sesuai dengan harapan kita.

Firman Tuhan didalam Yeremia 17:7 mengatakan “diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan!“. Ternyata, saat kita tak dapat mengandalkan orang-orang yang ada disekitar kita, kita dapat mengandalkan Tuhan.

Kita tak dapat berada di berbagai tempat sekaligus dalam waktu yang bersamaan. Bagaimana pun juga, seringkali dengan terpaksa kita harus memercayai seseorang untuk membantu kita, misalnya saja untuk menjaga rumah, untuk menjaga anak-anak, untuk menjaga toko, atau memercayakan sebuah barang untuk diperbaiki.

Didalam hati kecil kita mungkin ada kekhawatiran bila orang-orang yang kita percayai itu ternyata berbuat jahat, tetapi sesuai dengan Firman Tuhan, kita dapat mengandalkan Tuhan untuk membantu kita membuat hati orang-orang itu bahkan tidak sampai berniat atau berbuat yang jahat pada kita.

Demikian pula saat kita harus menyelesaikan sebuah tugas pekerjaan, kita menyadari bahwa besar kemungkinan kita tidak dapat membuatnya dengan sempurna. Tetapi kita bisa mengandalkan Tuhan yang bisa menyertai kita sejak awal pengerjaannya dan membantu kita untuk menyempurnakan hasilnya.

andalkan TuhanKita selalu dapat mengandalkan Tuhan dalam segala hal. Sikap mengandalkan Tuhan tak hanya sekedar percaya pada Tuhan, tetapi juga merupakan salah satu sikap dimana kita benar-benar menyadari bahwa kita tidak akan pernah bisa menjadi sempurna, karena hanya Tuhan yang sempurna dan hanya Tuhan yang dapat menyempurnakan seluruh aspek kehidupan kita.

Tuhan memberkati!

**picture taken from:
http://www.google.co.id/search?q=gambar+mengandalkan+Tuhan&tbm=isch&tbo=u&source=univ&sa=X&ei=jvcqUaSDK4P9rAeqq4CYBQ&ved=0CCsQsAQ&biw=1280&bih=707#tbm=isch&sa=1&q=gambar+mengandalkan+Tuhan&oq=gambar+mengandalkan+Tuhan&gs_l=img.3…28262.28262.2.28574.1.1.0.0.0.0.0.0..0.0…0.0…1c.1.4.img._IbN3L42nNg&bav=on.2,or.r_gc.r_pw.r_qf.&bvm=bv.42768644,d.bmk&fp=12661c94d5f691ab&biw=1280&bih=707&imgrc=KnUddwrr_RXB_M%3A%3BJl_ITw339qMURM%3Bhttp%253A%252F%252Fi276.photobucket.com%252Falbums%252Fkk28%252Frenunganharianonline%252Fandalkan-Tuhan-1.jpg%3Bhttp%253A%252F%252Frenungan-harian-online.blogspot.com%252F2010%252F01%252Fmengandalkan-tuhan.html%3B150%3B131

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s