Indahnya Hadirat Tuhan


Kebiasaan saya sejak kecil, kalau sedang sedih atau merasa tertekan karena memikirkan sesuatu, biasanya saya akan memilih untuk tidur, karena mungkin sudah kelelahan akibat terlalu banyak menangis, dan atau mendengarkan musik rohani. Setelah menikah, saya melihat suami saya ternyata juga memiliki kebiasaan yang sama. Saat kami bergumul akan sesuatu, biasanya suami saya akan lebih banyak meluangkan waktunya untuk mendengarkan musik atau melihat sebuah konser rohani.

Sebenarnya secara pribadi saya tidak terlalu mengerti apa yang sedang saya lakukan dan belum pernah ada yang menyarankan kepada saya untuk mendengarkan musik di saat hati sedang sedih. Tetapi saya pikir Para Pembaca tentunya mengerti, di saat keadaan hati kita sedang galau, kita mungkin akan kesulitan untuk berdoa dan tidak tahu harus berbuat apa, sehingga hal yang paling bisa saya lakukan saat itu adalah mendengarkan musik.

Sampai pada suatu hari saat saya dan suami melihat sebuah konser tunggal karya Sydney Mohede dan tim, ada kalanya kami juga menyanyi, diikuti dengan ekspresi mengangkat tangan, tiba-tiba saya dapat merasakan hadirat Tuhan. Saya dapat merasakan perkenanan Tuhan atas pujian dan penyembahan kami yang sangat sederhana.

praise GodKeindahan hadirat Tuhan yang saya rasakan pada waktu itu, membuat saya dapat merasakan bahwa masalah saya sungguh terlihat sangat kecil dibandingkan dengan Pribadi Tuhan yang serasa begitu sangat dekat dengan kami. Tak heran bila mendengar kesaksian orang-orang yang terangkat ke Surga dan tak ingin kembali ke dunia, karena hanya dengan pujian dan penyembahan yang biasa-biasa saja saya dapat merasakan betapa nyaman berada didalam hadiratNya, apalagi di Surga, tentu takkan terkatakan sukacita yang akan kita rasakan.

Persoalan tidak selesai begitu saja saat kita masuk dalam penyembahan. Keinginan dan harapan kita tidak akan terkabul dalam sekejab saat kita memuji Tuhan. Tetapi penyembahan yang membawa kita masuk didalam indahnya hadirat Tuhan dapat mengubah fokus kita yang tadinya mungkin hanya mengenai persoalan kita saja, berubah menjadi pada Tuhan.

Tanpa kita sadari, fokus kita pada persoalan seringkali membuat kita bersikap tinggi hati di hadapan Tuhan hingga berdampak membuat doa-doa kita berubah menjadi sebuah upaya untuk mengatur Tuhan dengan rencana-rencana kita sendiri. Tetapi saat fokus kita hanya pada Tuhan, maka kita akan benar-benar menyadari bahwa kita ini bukan siapa-siapa di hadapan Tuhan. Saat kita dapat bersikap rendah hati di hadapan Tuhan, maka selanjutnya kita akan memiliki sebuah kemampuan untuk benar-benar berserah dan percaya bahwa Tuhan sanggup membuat mujizat.

Tuhan tahu bahwa kehadiranNya itu sungguh indah, dan Dia ingin semua orang dapat merasakan, serta menikmatiNya. Sesungguhnya, setiap waktu adalah saat yang tepat bagi kita untuk dapat menikmati indahnya hadirat Tuhan.

Tuhan memberkati!

**picture taken from:
http://www.google.co.id/search?q=picture+of+cartoon+praise+God&noj=1&tbm=isch&tbo=u&source=univ&sa=X&ei=Js4uUY-FDpDorQe-uID4CA&ved=0CC4QsAQ&biw=1280&bih=707#imgrc=z-iM1qFHnD1_RM%3A%3BYk6WwWuzTn7QQM%3Bhttp%253A%252F%252F3.bp.blogspot.com%252F-QBu3MSRt4us%252FTWaAfrMtZVI%252FAAAAAAAAGaM%252FHlXcBK3yQiM%252Fs1600%252Fs24.jpg%3Bhttp%253A%252F%252Fshinecbth.blogspot.com%252F2011%252F02%252Fbible-cartoon-drawing-girl-worship-god.html%3B960%3B720

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s