Apa yang Tuhan Mau?


Pada saat kita sedang mengalami masalah, mungkin terlintas didalam pikiran kita bahwa Tuhan sedang menghukum kita atas suatu kesalahan, atau mungkin juga terlintas didalam pikiran kita bahwa ada sesuatu rencana yang tidak disukai oleh Tuhan, sehingga kita harus segera bertobat atau kita harus segera mencari tahu sesuatu yang Tuhan ingini, agar kita tidak berlarut-larut dalam masalah.

Tetapi setelah kita bertobat mungkin masalah tidak juga selesai. Ada begitu banyak orang yang akhirnya berusaha untuk bertemu dengan Hamba Tuhan untuk mencari tahu kehendak Tuhan, tetapi tidak juga menemukan jawaban. Masalah menjadi terasa semakin berat dan mungkin masalah semakin bertambah. Masalah membuat kita frustasi dan bertanya-tanya “sebenarnya mau Tuhan itu apa?“.

matureSebenarnya jawabannya sangat sederhana, yaitu Tuhan ingin kita menjadi dewasa.

Pepatah mengatakan “usia bertambah, belum tentu kedewasaan bertambah” itu ternyata benar, karena ada begitu banyak orang yang mungkin secara usia sudah lebih tua daripada kita, tetapi sikapnya tidak dewasa.

Ada begitu banyak contoh sikap seseorang yang tidak dewasa, salah satu contohnya adalah masih selalu memikirkan kenyamanan untuk dirinya sendiri dan tidak peduli pada kesulitan yang dialami oleh orang lain, tidak mau belajar, tidak dapat membedakan antara keinginan dan kebutuhan, dan masih ada begitu banyak contoh yang lain, yang mungkin dapat kita ambil dari kehidupan sehari-hari.

Semua orang memiliki sisi ketidakdewasaannya masing-masing, sehingga Tuhan mengijinkan kita mengalami masalah agar kita menjadi lebih dewasa.

Masalah ekonomi adalah masalah yang paling sering dialami. Dari masalah ekonomi kita dapat belajar untuk meghitung pemasukan dan pengeluaran, sehingga kita menjadi lebih dewasa didalam menggunakan uang kita. Pada saat kita kaya, peluang untuk bersikap merendahkan orang lain itu selalu ada. Tetapi pada saat kita pernah mengalami kekurangan, minimal kita tahu bagaimana perasaan kita pada saat dipandang rendah oleh orang lain, sehingga di kemudian hari kita tidak mudah bersikap merendahkan orang lain.

Pada saat kita ‘diatas’ mungkin kita ingin orang lain selalu mendengarkan dan melaksanakan segala perintah kita. Tetapi saat kita ‘dibawah’ tentu kita tahu bahwa ada saatnya kita ingin suara kita juga didengar karena ada hal penting yang ingin kita katakan, sehingga pada saat kita berada ‘diatas’, kita mengerti bahwa ada waktu dimana kita juga harus mendengarkan apa kata hati orang-orang, yang barangkali penting artinya bagi kita.

Pada saat kondisi tubuh kita sehat, mungkin kita merasa bahwa segala sesuatu itu mudah untuk dilakukan dan semua makanan itu enak rasanya untuk dinikmati sepuasnya. Tetapi pada saat sakit, kita akan belajar untuk mengerti bahwa makan itu secukupnya saja dan istirahat itu penting bagi tubuh kita.

Rata-rata kebanyakan orang akan belajar sesuatu saat mengalami kesulitan. Oleh karena itu, Tuhan sering mengijinkan masalah terjadi agar kita belajar sesuatu dan menjadi lebih dewasa.

Bertobat, mengakui dan memperbaiki kesalahan itu sangat perlu, tetapi menjadi lebih baik dan menjadi lebih dewasa itu juga sangat perlu bagi hidup kita.

Tuhan memberkati!

**picture taken from:
http://taylorswift.com/forum/taylor_s_music/2320863?h=2013-01-18+18%3A26%3A09&p=6&d=prev

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s