Tuhan Menilai Lebih


Sebuah pembicaraan dari seorang Penjual dan Pembeli barang-barang di online shop saat mereka hendak melakukan transaksi:
Tolong uangnya di transfer terlebih dahulu baru akan saya kirimkan barangnya ke rumah Anda!” kata Penjual.
Kirim barangnya terlebih dahulu, setelah saya terima barang baru uang akan saya transfer!” jawab Pembeli.

Demikian seterusnya pembicaraan antara Penjual dan Pembeli, mereka tidak ada yang mau mengalah, sehingga akhirnya transaksi dibatalkan karena tidak ada rasa saling percaya. Penjual khawatir setelah barang diterima, Pembeli tidak mau mengirimkan uangnya. Sebaliknya, Pembeli juga tidak mau mengirimkan uangnya karena khawatir Penjual tidak akan mengirimkan barangnya setelah menerima uangnya.

Orang-orang yang kita kenal saja tidak semuanya bisa kita benar-benar percayai, apalagi orang-orang yang tidak kita kenal.

Trust-in-The-LordMazmur 37:5 berkata “Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan PERCAYALAH kepadaNya, dan Ia akan bertindak“.

Pertanyaannya: seberapa jauh kita percaya kepada Tuhan yang tidak terlihat itu? Melalui Firman Tuhan tersebut, apakah kita yakin bahwa Tuhan akan bertindak untuk kita dalam segala hal? Percayakah kita bahwa Tuhan akan membela kita? Percayakah kita bahwa Tuhan mampu memberkati kita berlimpah-limpah secara materi, mencukupkan kebutuhan kita sehari-hari, membayar sekolah anak-anak, dan memberikan kita kesehatan?

Tidak semua orang yang mengenal Tuhan benar-benar percaya kepada Tuhan. Ada orang-orang yang didalam hati kecilnya akan jauh lebih percaya pada tindakan Tuhan daripada kepada Pribadi Tuhan. Percaya sesudah melihat bukanlah iman. Sedangkan Tuhan menginginkan kita benar-benar memercayaiNya terlebih dahulu sebagai Pribadi yang dapat menolong kita dalam segala hal.

Tuhan itu adalah Tuhan yang Maha Tahu. Tuhan tahu bahwa saat kita minta ampun atau bertobat akan suatu kesalahan, mungkin kita akan mengulanginya lagi atau mungkin kita akan melakukan kesalahan yang lain. Tuhan tahu bila kita berkata ingin memberkati orang lain saat kita diberkati mungkin hanya akan memberkati sedikit atau mungkin akan membatalkan niat kita untuk memberkati saat kita sudah diberkati.

Tuhan tahu semua yang ada didalam hati kita dan yang akan terjadi di kemudian hari. Walau pun seolah-olah kita terlihat bersungguh-sungguh akan melakukan yang baik, mungkin benar kita akan melakukannya, atau mungkin kita akan menundanya, atau mungkin kita tidak akan melakukannya.

Tetapi apa pun niat hati kita, Tuhan tetap memercayai kita! Itulah bedanya Tuhan dengan kita.

Bukti Tuhan memercayai kita adalah berkat-berkatNya setiap hari selalu ada bagi kita. Kita dapat menghitung berkat Tuhan setiap hari. Dia percaya bahwa kita pasti akan melakukan yang baik, walau pun Dia tahu realitanya kita tetap akan mengulangi kesalahan yang sama. Tetapi setiap hari, kita masih saja meragukan bahwa Tuhan akan selalu bertindak untuk memenuhi kebutuhan hidup kita.

Tuhan selalu menilai kita lebih daripada orang-orang disekitar kita. Saat kita melakukan sesuatu yang tidak baik, Dia mengatakan kita sudah melakukan yang baik. Saat kita merasa diri kita jelek, Tuhan berkata kita berharga seperti biji mataNya. Saat kita merasa bodoh, Tuhan mengatakan kita ini makhluk yang mulia.

Tuhan memercayai dan menilai kita lebih daripada kita dan orang-orang di sekitar menilai diri kita sendiri. Lalu, bagaimana penilaian kita terhadap Tuhan? Sampai kapan kita mau bersikap meragukan Tuhan? Sampai kapan kita berhenti bersikap terlalu perhitungan dengan Tuhan?

People will label you not good enough. God labels you strong, talented, valuable, more than a conqueror. Make sure that you’re wearing the right labels!
Joel Osteen

Tuhan memberkati!

**picture taken from:
http://syrophoenicianwoman.blogspot.com/2013/04/divine-mercy-sunday-reflection.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s