Kualitas Dan Nilai Hidup


Bila kita memiliki barang-barang bekas, yang kiranya masih layak pakai, misalnya saja pakaian, bila ukurannya sudah tidak cocok lagi dengan ukuran kita, atau modelnya yang sudah tidak sesuai dengan selera kita, maka kita bisa memberikannya kepada orang-orang yang masih menginginkannya dan membutuhkannya.

goldBerbeda dengan perhiasan emas yang kita miliki misalnya, bila kita sudah bosan dengan modelnya atau ukurannya dirasa sudah tidak pas lagi, maka kita dapat menjualnya di toko emas dan kita dapat membeli perhiasan emas dengan model terbaru yang kita sukai. Harga perhiasan emas yang kita jual itu bahkan bisa memiliki nilai jual yang lebih tinggi bila dibanding pada saat kita membelinya.

Intinya, bila kita ingin mengetahui kualitas dan nilai barang-barang milik kita, maka setelah membeli, selama beberapa waktu kemudian kita dapat mencoba untuk menjualnya kembali. Bila orang lain berebut dan berani membayar harga untuk membelinya, maka itu berarti kualitas dan nilai barang itu baik. Sebaliknya, bila orang lain tak menginginkannya, maka itu berarti masih ada barang lain atau yang serupa yang memiliki kualitas dan nilai yang lebih tinggi atau lebih baik.

Kehidupan kita tidak untuk diperjualbelikan, tetapi kualitas dan nilainya dapat kita ukur dengan cara melalui kacamata atau sudut pandang orang lain. Mungkin orang lain hanya menilai dari sisi luarnya saja, tetapi saat kehidupan atau kesaksian hidup kita mampu memengaruhi, mampu menyentuh hati orang lain, mampu menjadi contoh atau menjadi teladan bagi orang lain, kisahnya dapat diingat orang lain, dan mampu memberkati orang lain, maka itu berarti kualitas dan nilai hidup kita baik.

Kita juga dapat mengukur kualitas dan nilai kehidupan melalui segala sesuatu yang kita lakukan selama ini. Apakah pekerjaan yang kita lakukan setiap hari dapat membuat perusahaan tempat kita bekerja menjadi lebih baik? Apakah kita memiliki pengetahuan dan kepandaian yang baru saat melakukan atau mempelajari sesuatu? Apakah yang kita lakukan selama ini bermanfaat? Apakah kita sudah mengajarkan sesuatu yang lebih baik sehingga orang lain juga dapat mengalami kemajuan dalam hidupnya?

Misalnya saja dalam pekerjaan kita, apakah kita sudah melakukan bagian kita dengan baik untuk kemajuan perusahaan? Atau yang terpenting kita mendapatkan cukup uang untuk kebutuhan hidup dan masalah pekerjaan apakah sikap kita hanya menyerahkan tugas begitu saja kepada rekan kerja?

Selanjutnya, kita dapat mengukur kualitas dan nilai kehidupan kita melalui buah-buah yang kita hasilkan. Buah-buah Roh yang tertulis didalam Galatia 5:22-23 yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri, dapat menjadi sebuah ukuran bagi kita untuk menilai kekurangan dan kelebihan yang kita miliki.

Kita bukan manusia sempurna. Tidak akan ada orang yang secara sempurna memiliki semua buah-buah Roh yang tertulis didalam Firman Tuhan tersebut. Tetapi kita memiliki Roh Kudus yang akan memberikan kita kemampuan untuk mengasihi, untuk bersukacita, untuk merasakan kedamaian, untuk bersabar, untuk bermurah hati, untuk berbuat baik, untuk tetap setia, untuk bersikap lemah lembut, dan untuk menguasai diri kita sendiri.

Kualitas dan nilai hidup kita sebenarnya tidak ada harganya. Segala hal yang kita perbuat, yang kita pikirkan, dan yang kita rencanakan, bisa saja merupakan sebuah dosa yang tidak terampuni. Tetapi Tuhan sudah mengangkat derajat kita dengan memberikan AnugerahNya setiap hari bagi kita, agar kita tetap bisa hidup dan terus menerus diperbaharui menjadi lebih baik.

Kualitas dan nilai hidup akan menjadi sangat berharga saat kita mau melewati proses kehidupan.

Ada begitu banyak orang yang berusaha menghindari atau keluar dari proses karena tidak ingin merasa susah, tidak ingin merasa menderita, ingin semuanya langsung selesai dan segera mendapatkan jawabannya. Akibatnya kualitas dan nilai hidupnya hanya dipandang sebagai orang yang kekanak-kanakan, orang yang manja, egois, dan selalu mengecewakan.

Kualitas dan hidup seseorang yang bernilai sangat baik biasanya dihasilkan dari proses kehidupan yang rumit, yang susah, yang tidak enak, dan yang tidak menyenangkan, tetapi seseorang itu berhasil melaluinya dengan cara mau belajar, mau merendahkan dirinya, mau bersabar, tetap tekun, dan meletakkan kepercayaannya hanya kepada Tuhan, Sang Empunya Hidup.

Semua orang menyukai kemudahaan. Tetapi kualitas dan nilai hidup yang baik dan sangat berharga nilainya, siapa yang tidak menyukainya?

Tuhan memberkati!

**picture taken from:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s