Maksimal Dalam Satu Langkah


Candy CrushAkhir-akhir ini, saya senang dengan satu permainan yang bernama Candy Crush. Hampir dalam setiap level selalu ada tantangan yang baru, sehingga tidak membosankan. Tetapi dalam permainan ini dibutuhkan kerjasama dengan teman-teman yang lain, yang juga sama-sama suka memainkannya, untuk naik ke level yang lebih tinggi atau untuk menambah nyawa.

Pada awal permainan, saya hanya memainkannya asal-asalan, karena masih baru coba-coba, dan saya pikir yang terpenting naik level. Tetapi di level-level berikutnya, sembari menunggu bantuan teman-teman untuk naik ke level yang lebih tinggi, biasanya saya suka mengulangi beberapa level yang sebenarnya sudah terlewati untuk meningkatkan angka agar bisa jadi lebih baik.

Beberapa kali saya melakukan hal itu, mengulangi level yang sudah terlewati hanya untuk memperbaiki angkanya, membuat saya berpikir, “Mengapa saya tidak melakukan yang terbaik untuk setiap level sehingga saya tidak perlu mengulanginya lagi?“.

Seandainya saja, kita dapat mengulangi setiap kejadian didalam kehidupan kita, atau seandainya kita bisa kembali ke waktu yang sebelumnya, maka mungkin ada kalanya kita akan berusaha mengulangi kembali, mungkin agar kita dapat memperbaiki kesalahan yang kita lakukan, atau mungkin agar kita dapat menarik kata-kata kita kembali.

Intinya, bila kita diijinkan untuk mengulangi kejadian yang sudah terlewati atau waktu yang sudah terlewati, maka kita pasti mau, dengan tujuan hanya karena kita ingin dapat menjalani kehidupan dengan cara yang lebih baik.

Penyesalan selalu ada di akhir perjalanan, setelah kita melewati semuanya, dan pada saat kita merasa semuanya sudah terlambat.

Berita buruknya, kita tak dapat mengulangi kembali kejadian yang sudah berlalu dan waktu-waktu yang sudah terlewati tidak bisa dikembalikan lagi.

Jadi satu-satunya cara untuk menjalani kehidupan ini adalah harus menjalani setiap langkah dengan cara sebaik-baiknya agar tidak ada lagi yang kita sesali. Lebih tepatnya, kita harus dapat berkata-kata dengan baik, melakukan segala sesuatu, dan menjadi maksimal hanya dalam satu langkah saja.

Memang tidak mudah, karena emosi seringkali lebih cepat membakar hati dan pikiran kita. Tetapi kabar baiknya, selama kita masih diberi kesempatan Tuhan untuk hidup, maka akan selalu ada kesempatan untuk memperbaiki langkah kita berikutnya, dengan cara melupakan kesalahan yang kita perbuat dan kesalahan orang lain, dan selalu berusaha untuk menjadi lebih baik.

Kedekatan dan ketergantungan kita dengan Tuhan juga memengaruhi setiap langkah kita. Jadi melibatkan Tuhan selalu dalam kehidupan kita adalah cara terbaik untuk menjadi lebih baik dan maksimal dalam satu langkah kita.

Tuhan memberkati!

**picture taken from:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s