Menantikan Dan Bersiap


Sejak di usia saya yang ke-17, orang tua saya memutuskan untuk tidak menggunakan jasa pembantu rumah tangga, karena kami sekeluarga bisa saling bekerjasama untuk menyelesaikan segala pekerjaan rumah.

Demikian pula, saat ini, saya bersama suami saya tidak tinggal di rumah yang besar, dan kami belum dikaruniai anak, sehingga sementara ini kami masih bisa mengatasi pekerjaan rumah.

Tetapi, apabila ada orang-orang yang hendak mengirimkan sesuatu untuk kami, maka ada kalanya mereka harus menginformasikannya kepada kami terlebih dahulu, agar kami dapat menanti dan bersiap, sampai kirimannya datang. Biasanya, kami sudah dapat menduga, perkiraan barang tiba di rumah kami, sehingga kami tidak perlu sepanjang hari menantikannya.

Didalam pekerjaan bidang tertentu, kita mungkin harus memesan barang dan dengan teliti memperkirakan kedatangannya, agar bisa tepat waktu sampai di tangan konsumen. Didalam kerjasama yang jujur, kita tentu memiliki keyakinan bahwa barang akan datang tepat pada waktunya, dan barang akan dikirim dengan jumlah serta kualitas yang sesuai dengan pesanan.

Ilustrasi tersebut diatas, mungkin dapat menggambarkan saat kita memohon berkat-berkat Tuhan atas hidup kita. Pertama-tama, kita harus tahu yang sedang kita butuhkan, agar kita tahu apa yang harus kita minta kepada Tuhan. Firman Tuhan didalam Filipi 4:19 berkata “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaanNya didalam Kristus Yesus“.

Kedua, kita harus tahu dan yakin bahwa kualitas jawaban yang Tuhan berikan bagi kita, tidak hanya seperti yang kita harapkan, tetapi jauh lebih baik dari yang kita harapkan. Sesuai dengan janji didalam Firman Tuhan yang tertulis didalam I Korintus 2:9, yaitu, Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia”.

Dan yang ketiga, kita harus yakin bahwa jawaban yang diberikan Tuhan bagi kita pasti tepat waktu. Seringkali dalam kenyataannya, kita menemukan jawaban Tuhan sudah terlambat, dan mungkin semuanya terasa sudah tak ada harapan lagi, Tuhan sudah melupakan kita. Tetapi Firman Tuhan didalam Pengkotbah 3:11 berkata bahwa “Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir“.

waitingSeperti pada saat kita tahu bahwa akan ada barang yang sedang didalam perjalanan menuju ke rumah kita, sehingga kita harus menantikan kedatangannya, maka selain memohon dan percaya, langkah kita berikutnya adalah menantikan dan bersiap, sehingga pada saat jawaban Tuhan datang, kita dapat menyambutnya dengan sukacita.

Ada begitu banyak orang yang setiap hari selalu memohon berkat Tuhan, tetapi tidak pernah mengambil tindakan untuk menantikan dan bersiap menerima berkat Tuhan itu.

Sebagai contoh, ada dua orang yang berdoa meminta hujan. Setelah berdoa, yang seorang kembali beraktifitas seperti biasa, dan yang seorang lagi bersiap dengan membawa payung. Menurut kita, manakah seseorang yang sudah bertindak didalam iman?

tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru; mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah” Yesaya 40:31

Tuhan memberkati!

**picture taken from:
http://www.lifencanvas.com/2012/04/waiting-for-you.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s