Rendah Hati Membuat Kita Ditinggikan


Di depan sebuah toko buku yang sudah tutup, Richie berdiri dan mengetuk pintunya dengan sangat keras sambil berteriak-teriak memanggil sang empunya toko. Setelah tiga puluh menit lamanya Richie berteriak-teriak, ada seorang Bapak yang membuka pintu toko buku tersebut.

Belum sempat Bapak itu bertanya, Richie dengan nada marah dan sangat kasar berkata “Kenapa lama sekali membuka pintunya?

Dengan sabar, Bapak tersebut menjawab “Maaf Nak, apa yang membuatmu datang kemari dan berteriak-teriak?“.

Richie menjawab tanpa mengurangi nada tingginya, “Saya membutuhkan buku gambar!“.

Bapak tersebut menjawab, “Maaf Nak, toko sudah tutup, bisakah kau kembali esok hari?“.

Dengan rasa tidak sabar, Richie kembali menjawab “Tahukah Bapak, saya adalah seorang anak Presiden, dan toko ini dapat diambil alih oleh Ayah saya bila Bapak tidak bersedia melayani saya!“.

Bapak tersebut tersenyum dan berkata, “Saya hanya penjaga toko ini, dan Sang Pemilik sudah pulang, saya tidak berani ambil barang-barang yang ada didalam toko, selain itu saya juga tidak tahu harganya“.

Tetapi Richie tetap memaksa dan mengancam akan memecat Bapak tersebut bila tidak melayaninya.

Akhirnya, Bapak penjaga toko tersebut berusaha untuk menghubungi Pemilik Toko untuk menanyakan buku gambar yang diinginkan oleh Richie, dan ternyata buku gambar yang dibutuhkan oleh Richie sedang habis, sehingga Richie tetap saja tidak mendapatkan yang dia harapkan.

Mungkin saat ini kita sedang menjadi anak dari seorang Pimpinan dari sebuah perusahaan, atau anak dari seorang Pemimpin Gereja, atau anak dari seorang Pimpinan Sekolah, atau kita sedang mengemban sebuah posisi yang sangat penting, tetapi perlukah kita menyombongkan diri dengan keberadaan Ayah kita atau posisi kita?

Low ProfileSelama saya hidup, seringkali saya melihat dan juga mengalami, saat saya ingin menyombongkan diri, maka semakin mustahil keinginan saya akan terpenuhi, dan semakin sering saya justru hanya akan ditertawakan oleh orang lain.

Tetapi sebaliknya, pada saat saya bersikap biasa saja atau bersikap rendah hati, maka orang lain akan lebih menghargai dan melayani saya dengan sangat baik, sehingga segala sesuatu yang saya butuhkan justru bisa saya peroleh.

Bila kita memiliki seseorang yang bisa dibanggakan, maka kita tidak punya alasan untuk menggunakan kewenangan mereka untuk membuat kita dapat bersikap semena-mena. Mereka diberkati untuk memberkati kita dan orang lain. Tuhan dapat memutar semua keadaan, sehingga tidak ada alasan bagi kita untuk menyombongkan diri.

Kesombongan itu seperti bumerang yang hanya akan kembali untuk melukai diri kita sendiri.

Rendah hati dapat membuat kita semakin ditinggikan dan dapat membuat kita tetap berada pada posisi yang ada diatas, seperti yang diinginkan oleh kebanyakan orang.

Rendah hati sebenarnya berasal dari pengenalan akan Pribadi Tuhan. Saat kita benar-benar mengerti bahwa Tuhan menciptakan kita sebagai pribadi yang mulia dan sebagai pribadi yang indah, maka kita tentu tahu bahwa tanpa kita menyombongkan diri, sebenarnya pribadi kita ini sudah mulia dan indah. Dan orang lain hanya akan mengikuti keyakinan kita itu dan selanjutnya juga akan menghormati kita sebagaimana mereka memang sudah seharusnya menghormati kita.

Pilihlah untuk tetap rendah hati, karena perkenanan Tuhan datang saat Dia melihat kita rendah hati!

Tuhan memberkati!

**picture taken from:
http://www.inspirationalquotes.asia/2012/05/leadership-quotes.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s