Sukacita Mengikuti Rasa Syukur


Memasuki tahun yang baru, bagi saya secara pribadi sekaligus merupakan pertambahan usia. Hari ulang tahun saya yang dekat dengan hari pergantian tahun ini membuat saya seringkali merasa gembira karena akan menerima banyak hadiah, terhitung sejak hari Natal, dan ditambah pada hari ulang tahun saya.

Tetapi, sejak tahun 2006, yaitu sejak mami saya di vonis sakit breast cancer, saya kurang bisa bersemangat menyambut hari Natal. Walau pun pada tahun 2011 saya menikah dan setiap tahun suami saya selalu bersemangat menyambut hari Natal, namun semangatnya itu tidak pernah berhasil membangkitkan semangat saya untuk menyambut hari Natal.

Dan tidak hanya itu, saya juga semakin merasa waktu berjalan begitu sangat cepat, membuat usia saya juga terasa bertambah dengan sangat cepat, sehingga saya sulit menikmati hari ulang tahun saya. Akibatnya, hadiah pemberian suami saya tidak lagi terasa begitu istimewa dan terlalu dinanti-nantikan. Padahal, saya adalah seseorang yang sangat senang dengan kejutan dan hadiah.

Setiap tahun selalu ada saja yang kurang menurut saya, tetapi didalam hati kecil saya ingin mengakhiri tahun 2013 dengan keadaan yang berbeda dari tahun-tahun belakangan ini. Untuk pertama kalinya saya menikmati hari Natal hanya dengan suami saya, anggota keluarga kecil saya saat ini. Tentunya, hari Natal bagi saya tidak akan lengkap tanpa kehadirannya. Saat saya bersyukur bisa menikmati hari Natal hanya bersama suami saya, saya dapat melihat betapa indahnya hari Natal setelah bertahun-tahun saya tidak bisa benar-benar bersemangat menyambut hari Natal.

Hari Natal yang hanya sehari itu bisa terasa seperti berhari-hari lamanya, karena tiba-tiba saya merasa begitu gembira bisa menikmati hari Natal berdua bersama suami saya. Padahal, sebelumnya kami juga selalu bersama-sama. Tetapi, keadaan terasa begitu berbeda saat saya memutuskan untuk menikmati dan bersyukur.

Selanjutnya, setelah malam pergantian tahun, saya sedikit khawatir menjalani hari menjelang hari ulang tahun saya. Banyak hal yang melintas didalam pikiran saya, beragam kekuatiran akan berbagai hal yang mungkin terjadi di tahun 2014 menyelimuti jam demi jam yang saya lewati. Tetapi, lagi-lagi saya berkata pada diri saya sendiri, saya ingin menyambut hari ulang tahun saya dengan hati yang gembira.

Saya menerima hadiah yang mungkin bagi sebagian orang bisa saja dianggap kurang menarik, tetapi bagi saya hadiah ulang tahun yang terbaik selama beberapa tahun belakangan ini. Bahkan karena terlalu bahagianya, saya mengabadikan semua hadiah tersebut, dan menceritakannya pada orang-orang terdekat di sekitar saya.

Bila dipikir secara logika, hadiah yang diberikan oleh suami saya pada tahun sebelumnya seharusnya berharga lebih mahal. Realitanya, harga tidak menjadi ukuran sukacita saya saat menerima semua hadiah ulang tahun saya di tahun ini.

Setelah saya merenungkannya, ternyata rasa syukur selalu diikuti oleh sukacita yang bahkan mungkin melampui segala akal.

Berapa pun mahalnya harga sebuah barang yang diberikan pada kita, bila kita menerimanya tanpa rasa syukur, maka kita tidak akan pernah bisa merasa senang saat menerimanya. Tetapi, bila kita bersyukur atas setiap pemberian, maka kita dapat dengan mudah menghargai arti sebuah pemberian dan kita tentu akan merasa senang pada saat menerimanya.

Ada begitu banyak orang selalu merasa tidak puas, karena hatinya tidak bisa bersyukur. Tak heran bila pada akhirnya kita sulit disenangkan.

Bersyukur tidak hanya sekedar membuat kita mampu menerima berkat dengan sukacita, tetapi juga membuat kita mampu menghargai berkat yang kita terima. Dan tentu, kita juga akan mampu menghargai orang lain yang sudah bersusah payah mengusahakannya untuk kita.

Biarlah di tahun 2014 ini, kita bersama-sama belajar untuk lebih bersyukur dan menghargai setiap berkat dan setiap keadaan yang kita alami.

Tuhan memberkati!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s