Pemandangan Indah di Sudut Terpencil

Ketika saya masih tinggal di Pulau Bali, suami saya dan saya pergi ke sebuah tempat wisata yang dikenal dengan nama Tanah Lot. Letaknya cukup jauh dari tempat tinggal kami, sehingga pagi hari kami berangkat, menjelang siang hari kami baru tiba di Tanah Lot.

Setibanya kami di Tanah Lot, kami melihat posisi dimana seharusnya kami bisa melihat pemandangan yang menarik itu sangat ramai. Ada begitu banyak orang yang berdesak-desakan ingin foto dan bermain air di area tersebut. Akhirnya, kami memutuskan untuk berjalan naik, menuju tempat yang mungkin tidak terpikirkan oleh para pengunjung yang lain, karena hanya kami dan para petugas yang berjalan ke area tersebut.

Sesampainya diatas, kami melihat ada begitu banyak posisi pemandangan yang sangat menarik. Dengan gembira kami foto dan menikmati pemandangan tersebut.

Tak lama kemudian, kami memutuskan untuk turun, dan barulah kami berpapasan dengan para wisatawan yang mungkin melihat kami diatas, sehingga mereka tertarik untuk melihat-lihat juga. Kami melihat mereka juga sangat gembira melihat pemandangan yang tidak terlihat dari bawah.

Beberapa hari yang lalu, seorang teman memasang foto yang diambil ketika dia berlibur ke negeri Tiongkok. Seorang teman ini menuliskan bahwa foto tersebut diambil di sebuah sudut terpencil. Dan foto pemandangan itu benar-benar sangat indah.

Saya berpikir, mungkin tidak banyak orang yang berpikir kalau ada pemandangan yang indah di sebuah sudut terpencil, dan beruntunglah seorang teman ini yang mungkin tadinya iseng mampir ke sudut itu, sehingga dia menemukan sebuah pemandangan yang sangat indah.

Didalam kehidupan ini, biasanya pemikiran atau pendapat yang terbaik adalah pemikiran atau pendapat yang dimiliki oleh sebagian besar orang. Sudut pandang yang terbaik, biasanya adalah sudut pandang yang paling sering dikerumuni oleh kebanyakan orang.

Akibatnya, bila diri kita sendiri atau seseorang yang lain memiliki pemikiran atau pendapat yang berbeda, maka kita takut akan dianggap aneh atau mungkin kita yang akan menganggap orang lain itu yang aneh. Bila diri kita sendiri atau seseorang yang lain memiliki sudut pandang yang berbeda, maka kita takut akan dianggap memiliki selera yang jelek atau mungkin kita yang akan menganggap orang lain itu memiliki selera jelek.

Setiap orang memiliki pendapat, setiap orang memiliki pemikiran, setiap orang bisa menyukai suatu tempat tertentu dengan pemandangan tertentu, dan bila timbul perbedaan, maka bukan berarti ada yang aneh atau ada yang jelek.

Seringkali kita memandang seseorang itu baik hanya karena seleranya sama dengan kita. Dan sebaliknya, kita dengan mudah mentertawakan orang lain hanya karena seleranya berbeda dengan kita. Tidak heran, bila pada akhirnya kita bertengkar dengan seseorang hanya karena beda selera. Dan dengan mudah kita membuat batasan-batasan, hanya karena perbedaan-perbedaan yang timbul.

Realitanya, ada begitu banyak orang yang dipandang sebelah mata oleh kebanyakan orang, ternyata memiliki pemikiran atau ide yang dapat menghasilkan sesuatu yang berguna. Ada begitu banyak orang yang dianggap bodoh oleh kebanyakan orang yang lain, tetapi ternyata memiliki cara berpikir yang luar biasa baiknya.

Seandainya saja, kita mau menerima perbedaan-perbedaan yang ada, maka sebenarnya kita tidak perlu jengkel atau kecewa dengan hal-hal kecil, dan bahkan mungkin kita tidak perlu kehilangan teman. Seandainya saja, kita mau memberikan kesempatan bagi seseorang, maka kita mungkin akan memunculkan sesuatu yang luar biasa didalam diri seseorang itu.

Di dunia ini, ada begitu banyak hal yang indah. Bahkan di sudut-sudut terpencil, yang mungkin tidak pernah terpikirkan oleh kebanyakan orang, justru disana terdapat pemandangan yang sangat indah.

Di dunia ini, ada begitu banyak orang yang berpotensi. Bahkan dengan segala “keanehan” yang menurut kita mungkin ada didalam kehidupan atau diri seseorang, justru ada hal yang luar biasa.

Tuhan memberkati.

20151028-175122.jpg

Batasan yang Menghalangi Pertumbuhan

Batasan-batasan dibuat biasanya untuk menentukan besar kecilnya suatu wilayah sehingga terjadi suatu keteraturan. Misalnya saja bila seseorang ingin membangun sebuah gedung perkantoran, membangun sebuah taman, membangun rumah, maka akan ada ketentuan batasan panjang dan lebar suatu bangunan yang boleh didirikan, agar semuanya menjadi teratur dan adil.

Batasan yang dalam arti sebuah ketentuan dibuat juga untuk membuat segala sesuatunya dapat berjalan dengan teratur dan rapi. Jadi batasan-batasan itu perlu dibuat dan pada dasarnya memiliki niat yang baik untuk diterapkan, intinya hanya untuk sebuah keteraturan, serta tidak melupakan bahwa didalamnya ada sebuah tanggung jawab untuk menjaga dan atau merawatnya, dan ada hak untuk menempati, hak untuk memiliki, juga hak untuk mengelola.

Tetapi ada batasan-batasan yang bisa menghalangi pertumbuhan. Sekedar contoh, bisa kita bayangkan dari saat kita lahir dan seiring berjalannya waktu kita mulai bertumbuh, berat tubuh dan usia semakin bertambah, tetapi orang tua kita selalu melarang kita untuk beranjak dari tempat tidur, selalu menyuapi kita saat makan, tidak mengijinkan kita untuk bergaul dengan orang lain, dan tidak memberikan kita pendidikan yang baik, maka kita yang seharusnya diciptakan Tuhan sebagai manusia yang normal, akhirnya menjadi cacat hanya karena orang tua terlalu membatasi kita untuk bergerak dan akan menjadi bodoh karena orang tua menghalangi kita untuk belajar.

Tentu saja tidak akan pernah ada orang tua yang ingin anak-anaknya menjadi cacat dan bodoh, tetapi realita kehidupan seringkali ada orang-orang, pemimpin-pemimpin, yang lebih suka memberikan begitu banyak batasan, sehingga dirinya sendiri tidak bertumbuh dan orang lain yang berada didekatnya juga tidak mengalami pertumbuhan.

Sebagai salah satu contoh, kita semua ingin menjadi berkat bagi orang lain, tetapi kita tidak mau bergaul dengan orang-orang yang berbeda kepercayaan, lalu bagaimana cara kita bisa memberkati orang lain? Lalu misalnya saja kita hanya boleh menyanyikan lagu-lagu rohani, padahal ada begitu banyak lagu yang diciptakan dengan lirik yang bagus dan kata-katanya positif, tergantung bagaimana dan untuk apa kita menyanyikannya. Sebaliknya, ada juga yang selalu mengatakan tentang isi Alkitab tetapi bertingkah laku suka korupsi dan selingkuh. Sungguh mengerikan.

Tuhan memberikan talenta yang berbeda-beda pada semua orang dan Tuhan memberikan kebebasan bagi semua orang untuk mengembangkannya. Tuhan kita adalah Tuhan yang sangat kreatif, terbukti dengan jawaban doa kita dapat dijawabNya dengan berbagai cara dan melalui siapa saja, yang bahkan tidak pernah kita duga sebelumnya.

batasanAkan amat disayangkan bila kita membuat batasan-batasan yang sedemikian ketat, ini tidak boleh dan itu juga tidak boleh, sehingga talenta-talenta yang luar biasa itu akhirnya terpendam begitu saja, atau dilakukan tetapi tidak mengalami pertumbuhan.

Kita dapat menjadi berkat dimana saja dengan berbagai cara yang kita bisa. Regina, pemenang Indonesia Idol tahun 2012, selama kompetisi tidak pernah terdengar secara spesifik menyanyikan lagu rohani, tetapi talenta menyanyi yang dia miliki dan dia kembangkan bisa memberkati banyak orang. Saykoji dengan gaya musiknya yang unik tetapi sangat disukai dan memberkati banyak orang. Sydney Mohede juga pernah membawakan lagu yang dikenal orang sebagai lagu non-rohani, tetapi memiliki lirik yang bagus dan positif untuk sebuah acara rohani, dan banyak orang bisa menikmati, serta terberkati oleh lagu tersebut. Dan masih ada begitu banyak contoh lainnya lagi.

Batasan itu perlu, tetapi jangan kita membuat batasan-batasan yang berlebihan, yang dapat membelenggu seseorang sehingga membuat diri sendiri dan orang lain tidak bertumbuh, lalu berakhir dengan tidak memberkati! Pastikan batasan-batasan yang dibuat memiliki tujuan yang baik, bukan untuk menghambat pertumbuhan talenta seseorang!

Tuhan memberkati!

**picture taken from:
http://www.google.co.id/search?q=picture+of+batasan&tbo=u&tbm=isch&source=univ&sa=X&ei=KiITUarqIo2qrAfk8IHIBw&ved=0CCsQsAQ&biw=1280&bih=707#imgrc=cFlO5_xI6cQqMM%3A%3Bp2qmzuYz-KIeNM%3Bhttp%253A%252F%252F2.bp.blogspot.com%252F-W49_SgQ1hNU%252FUDmJx-EZT2I%252FAAAAAAAAALw%252FMiokn1BL51I%252Fs1600%252Fbatasan%252Bblogger.jpg%3Bhttp%253A%252F%252Fall4sharing.blogspot.com%252F2012%252F08%252Fbatasan-blogger-yang-wajib-diketahui.html%3B235%3B350