I Love Monday

Senin adalah hari pertama didalam memulai kembali semua aktifitas, setelah kita melewati hari Sabtu dan Minggu, dimana sebagian besar orang libur pada kedua hari tersebut. Senin selalu menjadi hari yang cukup berat karena hari Senin merupakan hari yang letaknya paling jauh dengan hari Sabtu dan Minggu. Sedangkan hari Jumat merupakan hari yang paling dinanti-nantikan oleh banyak orang karena keesokan harinya mereka akan menikmati hari libur.

Demikian pula, bagi umat Kristiani, bulan Desember adalah bulan yang paling dinanti-nantikan, karena hujan mulai mengguyur sebagian besar kota di Indonesia, memberikan kesejukan tersendiri setelah melewati musim panas yang terasa sangat panjang, dan yang paling penting, suasana Natal akan semakin dapat dirasakan dimana-mana.

Sedangkan, bulan Januari adalah bulan pertama dimana semua perusahaan harus kembali menentukan anggaran untuk setahun kedepan. Semua orang harus kembali pada aktifitasnya masing-masing dan bagi sebagian besar orang mungkin bulan-bulan di awal tahun kembali membuatnya cemas dengan apa yang akan terjadi di tahun yang baru.

Setelah melewati masa-masa pergumulan yang berat, jawaban doa adalah hal yang paling menyenangkan bagi semua orang.

Orang-orang yang selama ini menanti-nantikan waktu dimana bisa membayar lunas semua pinjaman, akhirnya mendapatkan mujizat, dan bisa membayar semua pinjamannya, akan bersukacita karena terbebas dari jerat hutang.

Orang-orang yang selama ini menanti-nantikan kehadiran seorang anak didalam kehidupan rumah tangganya, akhirnya mendapatkan mujizat dengan kabar bahwa sang istri akhirnya mengandung, akan merasa sangat bersyukur karena Tuhan sudah memberikan kepercayaan pada pasangan suami istri untuk menjadi orang tua.

Orang-orang yang selama ini tidak memiliki pekerjaan, atau usahanya mengalami banyak kemunduran, akhirnya mendapatkan mujizat, sehingga bisa mendapatkan pekerjaan, bisa memiliki usaha sendiri, dan usahanya mendapatkan keuntungan yang sangat besar.

Hari-hari menjelang akhir minggu, bulan-bulan menjelang akhir tahun, dan waktu-waktu dimana kita diberkati, selalu menjadi waktu-waktu yang paling menyenangkan didalam hidup kita.

Tetapi, kita bisa berada pada hari-hari di akhir minggu, karena ada hari-hari di awal minggu yang harus kita lewati terlebih dahulu. Kita bisa berada pada bulan-bulan di akhir tahun, karena ada bulan-bulan di awal tahun yang harus kita lewati terlebih dahulu. Kita bisa tahu bahwa kita diberkati, karena ada masa-masa sulit dimana kita harus melewatinya terlebih dahulu.

Kita tidak bisa selalu berada di akhir minggu, karena ada tujuh hari yang memang harus kita lalui. Kita tidak bisa selalu menikmati hari Natal, karena ada hari-hari lain yang mungkin juga dinanti-nantikan oleh orang lain dan kita harus menghargai hari lain tersebut. Kita tidak bisa selalu hidup dengan berkat seperti yang kita inginkan, karena Tuhan ingin kita bisa menghargai berkat-berkat Tuhan yang lain, yang mungkin bagi kita tidak terlalu penting, padahal sebenarnya juga sama pentingnya dengan berkat yang kita inginkan.

Hari-hari yang kita lewati membuat kita mampu menghargai hal-hal kecil. Hari-hari yang kita lewati memberikan kita pengalaman dan pelajaran hidup yang sangat berharga, yang tidak bisa diajarkan oleh siapa pun dan mungkin tidak pernah dialami oleh siapa pun. Masalah-masalah yang kita lewati membuat kita mampu melakukan yang terbaik yang menjadi bagian kita.

Tuhan senang saat melihat kita hidup dalam kelimpahan dan kebahagiaan, tetapi Tuhan akan menjadi sangat bangga pada saat kita mampu melewati masa-masa sulit dan memuliakan nama Tuhan.

Mencintai kehidupan tidak hanya sekedar mencintai hari-hari yang menurut kita baik, tetapi kemampuan untuk menikmati seluruh paket kehidupan, dengan berpikir positif bahwa setiap hari Tuhan selalu baik dengan kita.

Tuhan memberkati!

Iklan

Belajar Dari Proses

Sesuatu tidak terjadi begitu saja, selalu ada proses hingga sesuatu dapat terjadi.

Ada proses dibalik sebuah makanan yang kita nikmati, mulai dari pembelian bahan baku, membersihkan bahan baku, memotong bahan baku, dan menyampurnya menjadi satu, hingga menjadi sebuah makanan yang siap untuk dinikmati.

Ada proses dibalik sebuah bangunan indah yang mungkin saat ini menjadi tempat paling menyenangkan untuk kita menghabiskan waktu. Tetapi, ada sebuah proses yang harus dilalui hingga menjadi sebuah bangunan yang indah. Mungkin ada proses jual beli yang cukup rumit, hingga mendapatkan ijin untuk membangun. Kemudian dilanjutkan dengan proses pembangunannya.

Ada proses dibalik sebuah kehidupan seseorang. Seseorang menjadi lebih baik atau menjadi lebih tidak baik menurut pandangan kita, semuanya tidak terjadi dalam sekejab, namun ada proses yang telah dilewati hingga seseorang menjadi seperti yang kita lihat.

Seringkali kita melihat sesuatu hanya berdasarkan hasil atau akhir. Dari sebuah hasil atau akhir yang baik yang kita lihat, membuat kita ingin bisa menikmati akhir yang serupa, atau akhir yang sama, atau akhir yang lebih baik.

Realitanya, tak banyak orang yang benar-benar mau tahu sebuah proses atau perjalanan untuk mendapatkan akhir yang baik yang seperti diinginkan itu. Padahal, tidak semua orang memiliki sebuah peluang untuk melihat sebuah proses yang sedang terjadi sebelum melihat hasilnya.

Saat saya mengagumi seseorang, yang selalu membuat saya penasaran adalah cara seseorang itu melewati berbagai kesulitan hingga dia menjadi seperti yang saya kagumi saat ini. Saya suka dengan hasil atau akhir yang baik, tetapi saya sering bingung saat harus melewati proses. Bagaimana dengan Anda?

Semua orang memiliki kemampuan untuk menikmati sebuah akhir yang baik, tetapi tidak semua orang memiliki kemampuan untuk melewati proses dan akhirnya bisa benar-benar sampai ke tujuan dengan selamat.

Proses itu tidak menyenangkan, tak heran bila semua orang tidak menyukai sebuah proses.

Proses membuat kita mengenal seseorang dengan lebih baik. Jangan pernah mengatakan bahwa kita sudah mengenal seseorang dengan baik bila kita selalu bersamanya hanya di waktu senang! Kemarahan dan kesedihan seseorang akan tampak pada saat dia sedang berada didalam sebuah proses. Kita takkan pernah melihat seseorang memukul sebuah dinding bila dia sedang senang. Itu sebabnya, proses itu tidak menyenangkan karena mampu menunjukkan sifat asli kita, dan akibatnya kita bisa menjadi bahan gosip, atau bahan tertawaan.

Proses itu membuat hidup kita tidak tenang. Mungkin kita memiliki target waktu untuk mencapai sesuatu. Tetapi, ada begitu banyak orang yang gagal untuk mendapatkan hasil tepat waktu sepeti yang diinginkannya. Pada saat proses dan kendalanya sedang berlangsung, kita biasanya sulit untuk mengetahui bagaimana hasil yang akan kita peroleh dan kapan waktunya kita selesai menjalani proses tersebut. Tidak ada orang yang bisa merasa tenang bila tidak ada kepastian.

Proses itu melelahkan. Aktifitas kita setiap hari itu sebenarnya bagian dari sebuah proses. Sebagai contoh yang paling mudah adalah perjalanan kita dari rumah menuju ke tempat kerja, mungkin kita harus melewati kemacetan, dan setibanya di kantor kita masih harus melalui beberapa anak tangga untuk tiba di ruang kerja kita. Berapa banyak orang yang mengeluh dengan aktifitasnya yang dianggap melelahkan ini?

Proses itu penuh dengan pengorbanan. Membuat sebuah masakan untuk keluarga kita mungkin butuh sebuah pengorbanan untuk menyisihkan sebagian waktu dan uang kita. Proses membangun sebuah usaha seringkali membuat kita harus menyisihkan banyak uang, tenaga, dan pikiran. Proses membangun sebuah karier, kadangkala membuat kita kehilangan waktu bersama orang-orang yang kita sayangi. Proses membangun sebuah hubungan, seringkali membuat kita harus menomorduakan kepentingan kita.

Proses itu tidak menyenangkan, tetapi penuh manfaat.

Proses membuat kita kuat. Saya dulu adalah seorang anak yang cengeng. Dalam setiap permainan kalau saya kalah, saya pasti menangis. Sedikit saja kakak saya mengganggu, maka saya akan menangis. Tetapi, proses kehidupan yang harus saya lalui, mulai dari mendengar kabar bahwa mami saya sakit kanker payudara, hingga mami saya meninggal dunia, dan perjuangan saya mendapatkan restu untuk menikah, membuat diri saya menjadi semakin kuat. Sekarang, bila saya menangis, itu berarti saya benar-benar dalam keadaan yang tertekan dan tidak tahu harus berbuat lagi.

Proses membuat kita lebih pandai. Untuk mencapai sesuatu, kita tentu harus belajar untuk melewati tahapan-tahapan tertentu. Sebagai contoh, pada awal seseorang memasak, tentu seseorang itu harus melihat resep atau cara memasak sebuah makanan. Dengan mempelajari sebuah resep dan berusaha mengerjakannya, maka seseorang bisa memasak. Hasil dari sebuah pembelajaran, dalam hal apa pun, membuat kita menjadi lebih pandai.

Proses membuat kita siap untuk menerima. Kita melewati sebuah proses untuk mencapai sebuah hasil atau tiba di sebuah akhir yang baik. Seorang pelajar tidak akan berhasil membangun sebuah usaha apabila dia tidak melewati sebuah proses pembelajaran. Memikirkan sebuah peluang usaha, menghitung biaya yang harus dikeluarkan, menerapkan ide menjadi sebuah realita, mengalami kerugian, dan meyakinkan orang lain mengenai sebuah bisnis, merupakan contoh dari sebuah proses yang harus dilewati oleh seseorang untuk mempersiapkan diri mencapai sebuah kesuksesan.

Proses membuat kita dekat dengan Tuhan. Tidak semua proses dapat kita lalui dengan mengandalkan pengalaman, kepandaian, dan hubungan yang kita miliki. Justru sebagian besar proses seringkali membutuhkan mujizat untuk dapat melewatinya. Proses seringkali meyakinkan kita bahwa kita tidak bisa berjalan sendiri. Tuhan selalu mengantarkan kita pada akhir yang baik. Syaratnya, kita harus menyertakan Tuhan sejak kita melangkah masuk dalam sebuah proses.

Artikel ini terbatas. Masih banyak yang ingin saya tuliskan untuk meyakinkan Pembaca dan diri saya sendiri bahwa proses itu selalu membuat kita menjadi lebih baik. Jangan pernah memandang sebelah mata saat kita tahu seseorang sedang melewati sebuah proses! Karena dia akan menjadi lebih baik setelah berhasil melewati prosesnya itu.

Seandainya kita mendapat kesempatan untuk mendengarkan cerita atau melihat sebuah proses, pergunakanlah kesempatan itu sebagai sebuah pembelajaran, bukan sebagai bahan pembicaraan yang tidak perlu! Dan jangan takut dengan sebuah proses dan jangan pernah menghindari proses! Tetapi, berjalanlah bersama Tuhan untuk mencapai sebuah akhir yang baik.

Tuhan memberkati!

20131017-183258.jpg

Jalan Kehidupan

Dahulu saat saya bekerja di bidang perbankan, saya belajar sedikit mengenai reksadana, mulai dari money market yang paling sederhana dan orang biasanya mengatakan yang paling aman, karena pergerakan harganya tidak terlalu cepat, sampai mengenai saham yang return-nya (atau orang biasa mengenalnya sebagai bunga bank) bisa sangat cepat naik dan turun.

 

Bagi orang awam yang kurang mengerti mengenai saham, dan memiliki dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat, tetapi tertarik untuk menempatkan dananya di saham, biasanya akan disarankan untuk membiarkan uangnya dalam jangka waktu lebih dari satu tahun. Biasanya, keuntungan yang diperoleh akan jauh lebih banyak bila dibandingkan dengan bunga deposito. Ada banyak orang yang bahkan bisa mendapatkan hasil dua kali lipat dari modal, selama beberapa tahun penempatan.

 

Kebanyakan orang yang menginvestasikan dananya pada saham, biasanya akan mulai memantau pergerakan harga saham, saat pergerakan saham mulai turun, maka mereka biasanya akan panik dan segera mengeluarkan dananya. Padahal biasanya orang yang mengerti justru akan menambah dananya, bukan menariknya. Karena saat harga saham kembali naik, maka dana yang diinvestasikan justru akan mengalami keuntungan.

 

GambarBila kita melihat grafik harga saham selama beberapa tahun, maka naik turunnya harga saham itu sebenarnya akan tetap mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Sebagai contoh bila harga saham pada sekitar tahun 2009 ada pada kisaran angka 3000 dan tahun 2012 sudah ada pada angka 4000, maka diantara tahun 2009-2012 bukan berarti tidak ada penurunan harga saham, melainkan akan selalu ada penurunan, namun didalam perjalanannya akan selalu mengalami peningkatan.

 

Itulah sebabnya, sang ahli selalu menganjurkan, bila kita ingin mencoba menginvestasikan uang kita pada saham, maka kita harus sabar, tidak mudah panik, dan tidak serakah, bahkan bila memungkinkan kita harus menambahkan dana saat harga saham mulai turun. Bila kita ingin menariknya, maka sebaiknya menunggu waktu disaat harga saham mulai naik. Tak perlu menyesal bila kita menariknya hari ini, tetapi besok harga saham ternyata masih tinggi, karena hari ini pun kita sudah mendapatkan keuntungan.

 

Saat membaca mengenai saham tersebut mungkin ada Pembaca yang mengerti dan ada yang tidak mengerti, karena memang dibutuhkan pengalaman untuk benar-benar dapat memahaminya. Namun jalan kehidupan kita ini sebenarnya mirip dengan pergerakan harga saham. Setiap tahun ada kalanya kita mengalami kesusahan, tetapi bila kita mengingat kehidupan kita pada tahun-tahun sebelumnya, maka kita akan tahu bahwa sebenarnya hidup kita sudah jauh lebih baik.

 

Ada seseorang yang baru saja membeli sebuah rumah, setelah bertahun-tahun ia menabung. Tetapi yang mengherankan, seseorang ini bercerita dengan ekapresi wajah yang sangat sedih sambil mengatakan bahwa dia harus memulai hidupnya dari nol lagi. Seolah-olah seseorang ini baru saja kehilangan uangnya dan harus mulai menabung kembali dari awal.

 

Saat mendengar seseorang itu seolah-olah mengeluh karena harus mulai menabung kembali dari awal, rasanya saya ingin berteriak “hei man, kamu punya rumah sekarang! Dulu kamu harus menabung saat kamu masih harus kontrak rumah, tetapi hidupmu sekarang jauh lebih baik, tidakkah kamu melihat itu sehingga kamu harus bersedih?“. Semua orang yang mendengar cerita seorang teman itu tidak merasa kasihan dan kemudian segera mengumpulkan sumbangan untuk diberikan kepadanya, tetapi justru berpikir betapa bodohnya ia, sesuatu yang seharusnya disyukuri dibuatnya menjadi sebuah beban dan kesedihan.

 

Memang benar, setelah menabung beberapa tahun lamanya dan akhirnya kita bisa membeli sebuah rumah, kita seolah-olah kehilangan uang didalam rekening tabungan kita, tetapi bukankah rumah juga merupakan sebuah investasi? Dan selanjutnya, uang yang kita tabung seharusnya memiliki jumlah jauh lebih banyak, karena uang yang biasa kita sisihkan untuk membayar kontrakan rumah, dapat kita tabung juga. Lalu apa yang harus membuat kita sedih?

 

Salah satu hal yang dapat membuat kita harus bersyukur atas hari ini adalah hari ini pasti jauh lebih baik dari hari-hari yang pernah kita lalui di beberapa tahun yang lalu. Walau pun hari ini kita sedang mengalami kesusahan, namun kesusahan yang kita alami beberapa tahun yang lalu hanya akan membawa kita pada kesuksesan yang sekarang. Sedangkan kesusahan kita hari ini,akan membawa kesuksesan yang jauh lebih baik lagi di hari-hari mendatang.

 

Tuhan memberkati!

 

**picture taken from:

http://www.google.co.id/imgres?q=picture+of+grafik+harga+saham+IHSG+2009-2012&hl=id&tbo=d&biw=1280&bih=707&tbm=isch&tbnid=UoQHPcc-5nd18M:&imgrefurl=http://investasireksadanaindonesia09.blogspot.com/2009/09/perbandingan-ihsg-dan-reksa-dana-saham.html&docid=hGiZEiQzSaRx7M&imgurl=http://2.bp.blogspot.com/_ZPIwFRv2kLM/Sq4xRFIl1NI/AAAAAAAAAF8/NITVUofXgd0/s400/ihsg_tren_281008_110909.JPG&w=400&h=310&ei=qQ71UPvdEsG3kAXCiIGIAg&zoom=1&iact=hc&vpx=356&vpy=201&dur=8996&hovh=198&hovw=255&tx=191&ty=155&sig=115066408690274837010&page=3&tbnh=146&tbnw=188&start=56&ndsp=35&ved=1t:429,r:67,s:0,i:281